News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Desa Medanglayang: Surga Kopi, Alam, dan Budaya, Desa Kecil Penghasil Kopi Dunia yang Siap Jadi Destinasi Wisata Hits

Desa Medanglayang punya komoditas unggulan seperti kopi, jamur, dan talas. Perkebunan kopi arabika seluas 90 hektar, menghasilkan sekitar 16.000 kg biji kopi
Sabtu, 16 Agustus 2025 - 23:24 WIB
Ilustrasi Tahukah Kamu Desa Medanglayang? Surga Kecil Penghasil Kopi Arabika kelas Dunia yang Siap Jadi Destinasi Wisata Alam dan Budaya
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Di kaki perbukitan Kecamatan Panumbangan, Kabupaten Ciamis, ada sebuah desa kecil bernama Medanglayang, menyimpan potensi besar yang bisa membuatnya bersinar di kancah nasional bahkan internasional. 

Dari udara sejuk, alam hijau yang menawan, hingga kekayaan budaya yang masih terjaga, Medanglayang seolah punya semua bahan untuk menjadi destinasi unggulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Potensi utamanya ada di sektor pertanian. Desa ini punya komoditas unggulan seperti kopi, jamur, dan talas. Yang paling mencuri perhatian adalah perkebunan kopi arabika seluas 90 hektar. 

Setiap tahun, kebun ini menghasilkan sekitar 16.000 kilogram biji kopi yang diekspor ke berbagai belahan dunia. Bayangkan, dari desa yang tenang ini, aroma kopi berkualitas bisa dinikmati para penikmat kopi di luar negeri.

Tapi Medanglayang tidak hanya soal pertanian. Alamnya menyimpan pesona luar biasa. Ada Puncak Jamiaki dengan view spektakuler dua kota sekaligus, Tasikmalaya dan Ciamis, plus spot sunset yang memanjakan mata. Puncak ini juga jadi lokasi favorit untuk berkemah. 

Belum lagi Puncak Puspa dan Curug Jami, yang menawarkan udara segar, air jernih, dan suasana damai. Keindahan ini makin lengkap dengan kekuatan budaya lokal seperti kesenian Sisingaan dan Calung yang mampu memikat wisatawan dengan irama dan gerakannya.

Melihat potensi yang begitu besar tersebut, pada 14–17 Agustus 2025, selama empat hari, 10 relawan terjun untuk membantu warga mengembangkan sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata.

Kegiatan yang dilakukan cukup beragam: pelatihan pembukuan untuk UMKM, pengolahan kopi, budidaya jamur, literasi keuangan untuk anak SD, renovasi sekolah, penghijauan, hingga mempercantik Jembatan Karsa Mekar (Sekardana). 

“Relawan Bakti merupakan komitmen untuk memberikan kontribusi langsung melalui transfer pengetahuan dan keterampilan. Program ini juga memberi pengalaman berharga bagi mereka yang terjun langsung dan berinteraksi dengan masyarakat,” jelas Avianto Istihardjo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan menggandengn Universitas Galuh, Pemerintah Desa Medanglayang, dan komunitas lokal, mereka mencanangkan konsep “Medanglayang Berdaya”. Sebuah strategi mengintegrasikan sektor pertanian, industri rumah tangga, dan pariwisata berkelanjutan.

Implementasinya jelas: menguatkan kapasitas petani kopi dan jamur, mendampingi pelaku UMKM agar naik kelas, sekaligus mempromosikan potensi wisata alam dan budaya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Modus Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin yang Berhasil Digagalkan Tim Operasi Gabungan di Perairan Natuna

Operasi gabungan BNN, TNI AL, Bea Cukai, Polri, BIN, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan penyelundupan 1,3 ton ketamin dari kapal King Sun di Perairan Natuna.

Trending

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Tangan Kanan Erick Thohir di PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026: Jangan Hujat Pemain

Hasil imbang kontra Singapura di Stadion Jalan Besar, Jumat (7/8/2026), membuat Timnas Indonesia gagal mengamankan tiket ke semifinal Piala AFF 2026.
Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Timnas Esports Indonesia Tembus Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh, Ini 16 Negara yang Lolos

Indonesia memastikan tiket langsung ke Grand Final Mobile Legends Esports Nations Cup 2026 di Riyadh. Simak daftar 16 negara yang mendapat direct
Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Drama Mees Hilgers di FC Twente Belum Usai, Rekan Satu Tim Bek Timnas Indonesia Buka Suara: Kedua Pihak Saling Kecewa

Kompetisi Liga Belanda dimulai, namun ujung hidung Mees Hilgers tak kunjung terlihat bersama FC Twente. Situasi tersebut tidak lepas dari persoalan kontrak yang membuat hubungan Hilgers dan klub asal Belanda itu memanas.
Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan Kaki Korban Mutilasi Depok Belum Ditemukan, Polisi Hadapi Dua Kendala: Titik Pasti Tersangka Membuangnya dan Aliran Air

Potongan kaki korban mutilasi Depok belum ditemukan hingga saat ini. Kendalanya, yakni titik pasti di mana tersangka membuangnya dan aliran air.
KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

KNPS Resmikan Taman Belajar di Huntara Senen, Anak-Anak Sampaikan Terima Kasih ke Prabowo

Sebuah cara sederhana dilakukan anak-anak penghuni Huntara di Senen, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto,
Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Alasan Satu JPO "Love-Hate Relationship" yang Viral di Rasuna Said Dibongkar: Tidak Ramah Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pembongkaran salah satu JPO di Jalan HR Rasuna Said, yakni karena tidak ramah disabilitas.
Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Detik-detik Menegangkan Bea Cukai Semarang Gagalkan Peredaran 3,2 Juta Batang Rokok Ilegal

Baru-baru ini beredar kabar detik-detik menegangkan Bea Cukai Semarang menggagalkan penyelundupan 3,28 juta batang rokok ilegal, di Gerbang Tol Banyumanik,
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT