Wanara Alas Roban Jadi Magnet Baru Wisata Budaya di KEK Industropolis Batang, Ubah Stigma Kelam Jalur Pantura
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com – Legenda Alas Roban kembali dihidupkan melalui Sendratari Wanara Alas Roban yang dipentaskan di Taman Tematik, KEK Industropolis Batang, pada 20 September 2026.
Pertunjukan ini mengangkat kembali legenda dan kearifan lokal Alas Roban melalui sajian wisata budaya yang atraktif. Perpaduan seni, budaya, kreativitas, dan lanskap alam itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan wajah baru pariwisata Batang.
Tokoh Wanara dalam pertunjukan tersebut menjadi simbol kesetiaan, keberanian, kebijaksanaan, serta keharmonisan manusia dengan alam. Kisahnya dikemas melalui pendekatan seni yang mempertemukan nilai-nilai budaya dengan kreativitas masa kini.
Konsep tersebut sekaligus menjadi cara untuk mengenalkan kembali cerita lokal kepada generasi saat ini melalui pertunjukan yang lebih dekat dan menarik.
Pementasan di gerbang barat Batang itu juga mendapat dukungan dari berbagai pihak. Direktur Utama Danareksa, Kementerian Pariwisata, Kementerian Ekonomi Kreatif, Kementerian Kebudayaan, Anggota DPR RI Komisi VII, Bupati Kabupaten Batang, hingga Badan Standardisasi Nasional (BSN) hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut.
Kehadiran berbagai pemangku kepentingan itu menunjukkan dukungan terhadap pengembangan pariwisata berbasis budaya di kawasan gerbang barat Batang.
Sendratari Wanara Alas Roban tidak hanya disajikan sebagai pertunjukan seni. Pementasan ini juga menjadi upaya untuk melihat kembali potensi Alas Roban melalui perspektif kebudayaan.
Semangat tersebut sejalan dengan peran Komite Ekonomi Kreatif dalam mempertemukan potensi lokal dengan pengembangan ekosistem seni pertunjukan. Melalui karya ini, Alas Roban dibawa ke dalam narasi baru yang lebih inspiratif untuk menggeser stigma kelam yang selama ini melekat pada jalur Pantura.
Pesan utama yang dibawa melalui tokoh Wanara adalah bahwa kebaikan pada akhirnya akan menundukkan keangkaramurkaan. Pertunjukan itu juga menyimpan doa dan harapan agar geliat seni di gerbang barat Batang terus berkembang dan memberikan keberkahan bagi ekosistem KEK Industropolis Batang.
Suasana pementasan semakin kuat ketika pertunjukan berlangsung di bawah langit senja KEK Industropolis Batang. Seni pertunjukan berpadu dengan lanskap Taman Tematik dan Bukit Srawung yang menjadi bagian dari kawasan tersebut.
Melalui pementasan itu, Taman Tematik dan Bukit Srawung sekaligus diperkenalkan sebagai fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seni, apresiasi budaya, hingga rekreasi masyarakat.
Load more