GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mengenal Kampoeng Djadhoel Semarang, yang Dulu Kumuh Kini Didukung Puan Maharani Menjadi Wisata Unggulan

Kampong Djadhoel Semarang, Jawa Tengah, destinasi wisata yang menarik perhatian Ketua DPR RI, Puan Maharani. Desa wisata ini cocok untuk sasaran liburan Nataru 2025.
Senin, 1 Desember 2025 - 17:37 WIB
Potret mural di dinding bangunan di Desa Wisata Kampoeng Djadhoel Semarang
Sumber :
  • Instagram/@kampoeng_djadhoel_semarang

tvOnenews.com - Kampong Djadhoel Semarang, Jawa Tengah, destinasi wisata yang menjadi pusat perhatian Puan Maharani. Ketua DPR RI itu belum lama ini melakukan kunjungan ke desa wisata unggulan tersebut pada Sabtu (29/11/2025).

Dalam kesempatan kunjungan tersebut, Puan Maharani sangat antusias menyapa warga Kampoeng Djadhoel. Sebab desa wisata terletak di Semarang, Jawa Tengah sedang menyedot perhatian publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkat kunjungan itu, Puan Maharani sangat mendukung penuh aktivitas usaha mikro kecil menengah (UMKM). Ia melihat kegiatan perekonomian di Kampong Djadhoel sangat potensi dimanfaatkan warganya.

Puan Maharani menginginkan Desa Wisata Kampoeng Djadhoel semakin unggul. Hal ini bentuk keseriusannya terus mempromosikan potensi destinasi wisata dan tempat wisata alam lokal.

"Ini kampung harus dilestarikan karena jajanan dan produk-produk lainnya susah didapat, langka. Harus diceritakan juga proses memperoleh tanaman, bahan kue-kue jadul ini," ujar Puan Maharani dalam keterangan resminya dikutip, Senin (1/12/2025).

Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengunjungi Desa Wisata Kampoeng Djadhoel, Semarang, Jawa Tengah
Ketua DPR RI Puan Maharani saat mengunjungi Desa Wisata Kampoeng Djadhoel, Semarang, Jawa Tengah
Sumber :
  • Humas Pemkot Semarang

Puan selama di sana tampak menikmati suasana, ia sembari berkeliling menyapa warga sekitar. Ia juga mencicipi makanan hasil produksi masyarakat di Kampoeng Djadhoel.

Puan terkejut kebanyakan warga Kampoeng Djadhoel meminta pelatihan UMKM, pemasaran, dan produksi produk. Puan menyambut antusias mereka dan menyarankan promosi produk sebagai hal utama.

"Sesuatu yang jadul ini dipromosikan, dijadikan nilai tambah. Jadi, harus dikencengin dulu promosinya," tukasnya.

Mengenal Desa Wisata Kampoeng Djadhoel Semarang

Desa Wisata Kampoeng Djadhoel, Semarang, Jawa Tengah
Desa Wisata Kampoeng Djadhoel, Semarang, Jawa Tengah
Sumber :
  • Instagram/@kampoeng_djadhoel_semarang

Merujuk dari laman Jadesta Kemenparekraf, lokasi Kampoeng Djadhoel berada di Kampung Batik Tengah RT 04 RW 02 Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Nama Kampoeng Djadhoel atau Kampung Batik Tengah memiliki arti. Istilah namanya adalah "Zaman Dulu-Belanja dan dhoelan-dhoelan, ide kreatifnya selalu Djadhoel".

Pada umumnya, Kampoeng Djadhoel dikenal sebagai kampung penghasil batik. Bagi wisatawan yang berkunjung ke Semarang bisa belajar membatik di kampung tersebut.

Untuk yang ingin belajar membatik, wisatawan pasti akan mendapat panduan secara langsung oleh para pembatiik. Sebab mereka memiliki stand atau tempat mempromosikan produk batik-batiknya kepada para pengunjung.

Sebagaimana diketahui, kampung ini telah menjadi tempat wisata. Meski begitu, dulu kawasan ini sangat rawan karena terlihat begitu kumuh dan kotor.

Seiring berjalannya waktu, kampung ini dikenal dengan keunikannya. Yang dulunya sangat rawan kini menjadi nyaman.

Keunikan lain dari Kampoeng Djadoel, yakni banyak lukisan mural yang warna-warni. Banyak mural menghiasai dinding bangunan rumah.

Tak hanya itu, gang-gang juga memiliki mural begitu indah, padahal hanya memiliki ukuran tak terlalu lebar. Tetapi perkembangan zaman membuat banyak gang di kampung ini digambar menggunakan cata dengan tema-tema khusus.

Kebanyakan mural menempel di dinding dan gang-gang kampung ini memberikan cerita sendiri. Khususnya mengenai sejarah berdirinya Kota Semarang sejak abad ke-8.

Selain itu, kampung ini juga menawarkan pemandangan mural menceritakan relief sejarah batik nusantara. Kemudian mural sebagai ciri khas Kampoeng Djadhoel tentunya bergambar batik nusantara disertakan dengan filosofinya.

Kemudian banyak pameran foto berbasis jadul. Pameran di kampung ini memiliki pameran dengan nuansa tempo doeloe.

Tidak hanya gambar saja, permainan tradisional dihadirkan kampung ini semakin bikin wisatawan betah.

Referensi Sasaran Libur Nataru 2025

Karena Desa Wisata Kampoeng Djadhoel menjadi daya tarik Puan dan publik, tempat wisata ini bisa untuk momentum refresh otak saat libur Nataru 2025 (Natal dan Tahun Baru).

Merujuk dari Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang tanggal merah pada bulan Desember 2025. Hari libur ini berkaitan dengan Hari Natal dan Tahun Baru 2026.

Dari ketetapan tersebut, pemerintah menetapkan hari cuti bersama selama satu hari, tepatnya pada Jumat, 26 Desember 2025.

Selain itu, dalam kalender Desember 2025, Hari Natal jatuh pada Kamis, 25 Desember 2025. Kemudian, Sabtu, 27 Desember hingga Minggu, 28 Desember 2025 masuk akhir pekan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya, para pekerja bisa mendapatkan kesempatan menikmati sensasi waktu libur di momentum Nataru 2025. Pekerja yang ingin liburan ke Semarang, pokoknya wajib mampir ke Kampoeng Djadhoel ya!

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Ngaku-ngaku Anaknya Kerja di Pemprov Jabar tapi Gak Digaji-gaji, Ibu-ibu Ini Langsung Disemprot Dedi Mulyadi

Dedi Mulyadi memberikan jawaban tegas ketika dihampiri seorang ibu-ibu yang mengaku anaknya bekerja di Pemprov Jabar tetapi tidak menerima gaji, apa kata KDM?
Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT