News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Jam dari Jakarta Bisa Lihat Waduk Jatiluhur, Parang Gombong Purwakarta jadi Tempat Wisata Rasa New Zealand

Lokasi Parang Gombong terletak di Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Daya tarik tempat wisata ini melihat pemandangan Waduk Jatiluhur.
Senin, 5 Januari 2026 - 02:16 WIB
Parang Gombong Purwakarta, tempat wisata rasa New Zealand-nya Indonesia menawarkan pemandangan Waduk Jatiluhur
Sumber :
  • Instagram/@paranggombong_pwk

Purwakarta, tvOnenews.com - Liburan ke tempat wisata alam telah populer di tengah kalangan wisatawan maupun traveler. Kebanyakan menganggap destinasi wisata alam memberikan suasana tenang.

Banyak tempat wisata bernuansa alam di Indonesia terutama di Jawa Barat. Untuk itu traveler tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, cukup pergi ke Purwakarta telah mendapatkan pengalaman terindah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu wisata terpopuler dari Purwakarta apalagi kalau bukan Parang Gombong. Tempat wisata ini tidak jauh dari Jakarta, hanya cukup melakukan perjalanan selama tiga jam sudah bisa santai menghilangkan penat.

Lanskap alam Parang Gombong Purwakarta memberikan pesona terbaik. Wisatawan bisa melihat luasnya Waduk Jatiluhur yang dikelilingi dengan perbukitan.

Merujuk dari jurnal Universitas Katolik Soegijapranata, bertajuk "Analisis Ketersediaan Air Waduk Jatiluhur Sebagai Dasar Penerapan Pola Operasi Pembangkit Listrik Tenaga Air" karya Rumboko Kalbuardhi dan Djoko Suwarno, Waduk Jatiluhur merupakan salah satu waduk tertua dan serbaguna pertama di Indonesia. Luas waduk ini sekitar 8.300 Ha hingga 10.000 Ha.

Daya Tarik Parang Gombong Purwakarta

Are perkemahan di tempat wisata Parang Gombong Purwakarta
Are perkemahan di tempat wisata Parang Gombong Purwakarta
Sumber :
  • Instagram/@paranggombong_pwk

Parang Gombong merupakan salah satu destinasi wisata bernuansa alam terpopuler di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Lokasi Parang Gombong terletak di Desa Kutamanah, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Lokasi Parang Gombong cukup strategis. Wisatawan sangat mudah menjangkau wisata terbaik dimiliki oleh Purwakarta ini.

Berdasarkan hasil survey Tim tvOnenews di lapangan, akses menuju Parang Gombong bisa menggunakan kendaraan motor hingga mobil. Bahkan jalan menuju wisata ini telah mulus karena saking populernya.

Bagaimana yang berangkat dari DKI Jakarta? Wisatawan hanya membutuhkan waktu perjalanan sekitar lebih dari 3 jam. Hal ini mencakup Jakarta-Bekasi (1 jam), lanjut dari Bekasi-Purwakarta (2 jam).

Jika berangkat dari pusat Kota Purwakarta, traveler hanya membutuhkan perjalanan sejauh 20,7 kilometer atau setara 40 menit untuk tiba ke Parang Gombong. Nantinya bisa melewati akses Jalan Raya Jatiluhur dibalut dengan panorama indah hamparan Waduk Jatiluhur.

Akses menuju Parang Gombong juga bisa melalui Karawang. Jakarta menuju kawasan Loji, Karawang Selatan sekitar dua jam, kemudian lanjut ke Parang Gombong kurang lebih satu jam.

Apabila ingin mendapat kesan perjalanan, bisa melewati Cariu dan Jonggol, Kabupaten Bogor untuk menuju Tegalwaru, Karawang Selatan. Selama di jalan, traveler menikmati suasana pemandangan sawah dan perbukitan dibalut udara sejuk.

Daya tarik utama Parang Gombong terletak pada pemandangan alam yang memukau diselimuti udara sejuk. Di wisata ini, wisatawan akan melihat perbukitan hijau di sekelilingnya.

Di pinggiran area hamparan padang rumput hijau yang luas, terdapat tebing bebatuan yang menjulang tinggi. Hal ini membawa suasana semakin candu sambil melihat panorama Bendungan Jatiluhur.

Dahulu belum banyak yang berkemah di hamparan padang rumput Parang Gombong. Karena semakin populer, area wisata ini bisa menjadi tempat camping ground didukung dengan fasilitas musholah hingga toilet.

Dari depan tenda bisa saling bercengkrama dengan teman maupun keluarga. Parang Gombong sangat mendukung bagi yang menyukai suasana sunrise (matahari terbit) dan sunset (matahari terbenam).

Area Parang Gombong juga bisa menjadi tempat pemancingan. Bagi yang memiliki hobi memancing dapat menyalurkannya di wisata tersebut sambil santai dan seruput kopi.

Karena panorama alamnya yang memukau, banyak spot foto Instagramable. Sebab banyak pemandangan indah dari sudut berbeda.

Pengunjung juga bisa menyewa perahu. Sebab warga lokal menyediakan fasilitas perahu untuk menjelajahi Waduk Jatiluhur.

Kelebihan dari Parang Gombong karena pengelola tidak mengenakan biaya harga tiket masuk (HTM). Namun bagi yang membawa kendaraan, akan dikenakan biaya parkir.

Biaya parkir untuk sepeda motor sebesar Rp10.000. Sementara biaya parkir mobil sebesar Rp20.000.

Tak heran Parang Gombong menjadi wisata favorit di Purwakarta. Wisata ini dijuluki sebagai New Zealand-nya Indonesia.

Julukan terhadap Parang Gombong sebagai lanskap New Zealand lantaran menjadi tempat piknik menawarkan hamparan padang rumput hijau yang luas. Latar pegunungan dan danau yang luas disamakan dengan New Zealand.

Sementara Parang Gombong terakhir kali berhasil menarik puluhan ribu wisatawan pada momen libur Nataru 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada Jumat, 2 Januari 2026, di sepanjang jalan menuju wisata ini, dipadati puluhan ribu kendaraan dari warga lokal maupun luar kota yang ingin menikmati suasana alam tenang dan memanjakan pikiran.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Sanjungan Striker Liga Belanda: Pemimpin yang Baik

Gantikan Jay Idzes Jadi Kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks Dapat Sanjungan Striker Liga Belanda: Pemimpin yang Baik

Kevin Diks mendapat pujian dari Ole Romeny setelah memimpin Timnas Indonesia melawan Singapura. Romeny menilai Diks mampu menjadi sosok pemimpin yang baik.
Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Diakui Rival, Pelatih Singapura Tak Segan Puji Kualitas Skuad Garuda Usai Dipermalukan 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia mendapat pengakuan dari pelatih Singapura, Gavin Lee. Ia menilai skuad Garuda tampil sangat baik saat kedua tim bertemu di FIFA ASEAN Cup 2026.
Gerak Cepat Bawa Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Kuda 27 September 2026 di Sini!

Gerak Cepat Bawa Cuan, Cek Ramalan Keuangan Shio Kuda 27 September 2026 di Sini!

Karakter dasar shio Kuda yang dikenal lincah, mandiri, berjiwa petualang, serta pantang menyerah akan menemukan ritme yang pas untuk melipatgandakan pendapatan.
Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Ungkapan Hati Indra Kenz 'Crazy Rich Medan' setelah Bebas Bersyarat dari Lapas Cibinong Akibat Kasus Binomo

Kreator konten atau sosok mantan "Crazy Rich Medan, Indra Kesuma alias Indra Kenz menyampaikan surat terbuka usai bebas bersyarat dari Lapas Kelas IIA Cibinong.
Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

Pesan Tegas John Herdman: Tidak Ada Perbedaan Pemain Lokal dan Diaspora, Semua Bagian Timnas Indonesia!

John Herdman menegaskan tidak ada sekat pemain lokal dan diaspora. Menurutnya, semua pemain yang mengenakan seragam Garuda adalah bagian dari Timnas Indonesia.
Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Araghchi: Iran Bisa Buka Selat Hormuz Dalam Sepekan Jika AS Sepakat

Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengatakan pihaknya dapat membuka kembali Selat Hormuz dalam waktu tujuh hari jika Amerika Serikat mau menerima rencana yang disampaikan Iran lewat Qatar.

Trending

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Muncul Fenomena "Blue Fire" di Kawah Gunung Papandayan, Begini Penjelasan Badan Geologi

Badan Geologi menerjunkan timnya untuk memeriksa kemunculan fenomena blue fire atau api biru di kawasan Kawah Gunung Papandayan, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Jamintel Kejagung Tekankan Peran Aslinmas-Abpednas di Lampung

Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Satuan Perlindungan Masyarakat (Aslinmas) dan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (Abpednas) Provinsi Lampung resmi dilantik.
Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September: Bulu Tangkis Tunggal Mulai Hari Ini dan Perebutan Medali di Kano dan Marathon

Jadwal Asian Games 2026, Sabtu 26 September yang merupakan hari ke-8 penyelenggaraan multi event terbesar se-Asia ini.
Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

Kata-kata Berkelas John Herdman usai Timnas Indonesia Sukses Balas Dendam Atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026

John Herdman mengungkap perjuangan Timnas Indonesia saat mengalahkan Singapura 2-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Ia juga memuji Ole Romeny dan catatan clean sheet.
Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Hari Sial Tidak Ada di Kalender, Seorang Pria Kehilangan Motor saat Apel ke Rumah Kekasihnya di Jakarta Barat

Seorang pria kehilangan sepeda motornya saat apel ke rumah kekasihnya di kawasan Jelambar Utama 4, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis (24/9/2026) malam.
Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita Bercadar Diduga Hendak Culik Bocah, Aksinya Langsung Kepergok hingga Jadi Bulan-bulanan Warga

Wanita bercadar berinisial I diamuk warga setelah aksi penculikan anak diketahui ibu korban di Kelurahan Mawang, Somba Opu, Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT