GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Libur Lebaran Seru di Swiss van Java, Gunung yang Tertidur 24 Tahun Ramah Jadi Tempat Wisata Alam Keluarga

Di kota dijuluki Swiss van Java, kawasan wisata alam Gunung Papandayan di Garut, Jawa Barat, cocok menjadi tempat wisata alam untuk keluarga saat libur Lebaran.
Minggu, 22 Maret 2026 - 05:51 WIB
Objek wisata hutan mati di Gunung Papandayan
Sumber :
  • tvOnenews.com/Hilal Aulia Pasya

Kenapa Daya Tarik Gunung Papandayan Cocok Jadi Tempat Wisata Ramah Keluarga?

Gunung Papandayan dikenal sebagai destinasi yang ramah untuk semua kalangan usia. Ini juga termasuk untuk keluarga hingga anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan hasil penelusuran tvOnenews.com, jalur trekking pendakian Gunung Papandayan relatif landai ketimbang gunung lainnya di Jabar.

Banyak pendaki membawa anak-anaknya menjajaki sekaligus belajar langsung tentang fenomena alam di Gunung Papandayan, terutama di sekitar kawah belerang. Meski begitu untuk melewati kawah, tetap harus membutuhkan persiapan ekstra mengingat bau belerang dapat mengganggu kesehatan tubuh.

Selain itu, anak-anak dan keluarga yang menjajaki berbagai wisata di gunung ini juga dapat menikmati keindahan bunga edelweiss. Letak hamparan bunga ini berada di Tegal Alun.

Untuk menikmati sensasi libur Lebaran lebih dalam, para keluarga bahkan pendaki bisa mengajak anak-anak camping. Di momen ini, pengunjung dapat menikmati suasana sejuk dan udara dingin dibalut pemandangan hijau dan bisa melihat beragam jenis hewan langka.

Kawasan wisata Gunung Papandayyan kebetulan dikelola PT Astri Indah Lestari (AIL). Pada 2016, pihak pengelola tidak hanya menyediakan destinasi wisata berbasis pendakiian, tetapi juga membuat secara khusus tempat perkemahan di dekat parkiran.

Bagi keluarga yang berlibur ke Garut atau Gunung Papandayan, bisa berkemah menikmati udara sejuk dan pemandangan hijau di tanpa perlu camping di kawasan Hutan Pondok Saladah.

Menariknya di tempat perkemahan di dekat parkiran, pengelola semakin membuat wisatawan nyaman. Sebab, ada hamparan bunga edelweiss yang dapat dilihat selama berkemah.

Berdasarkan hasil penelusuran tvOnenews.com, terdapat sejumlah objek wisata memantik wisatawan maupun pendaki, di antaranya Kawah Baru, Kawah Emas, Kawah Pengantin, Kawah Nangklak, Pondok Salada, Hutan Mati, serta ghober hoet camping area.

Adapun harga tiket masuk (HTM) kawasan TWA Gunung Papandayan cenderung bervariatif. Hal membedakan dari segi harga yakni pengunjung dari nusantara maupun mancanegara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berikut rincian lengkap HTM kawasan wisata Gunung Papandayan:

  • Wisatawan Nusantara: Rp20 ribu untuk hari kerja & Rp30 ribu untuk hari libur.
  • Wisatawan mancanegara: Rp200 ribu untuk hari kerja & Rp300 ribu untuk hari libur.
  • Parkir kendaraan roda dua: Rp12 ribu untuk hari kerja & Rp17 ribu untuk hari libur.
  • Parkir kendaraan roda empat: Rp 25 ribu untuk hari kerja & Rp35 ribu untuk hari libur.
  • Parkir kendaraan roda enam: Rp110 ribu untuk hari kerja & Rp150 ribu untuk hari libur.
Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Followers Instagram Hillstate Tembus Lebih dari 100 Ribu Kurang dari 24 Jam Setelah Umumkan Kedatangan Megawati Hangestri

Followers Instagram Hillstate Tembus Lebih dari 100 Ribu Kurang dari 24 Jam Setelah Umumkan Kedatangan Megawati Hangestri

Kurang dari 24 jam setelah umumkan kedatangan Megawati Hangestri, jumlah followers Instagram Hyundai Hillstate meroket tajam hingga tembus 100 ribu pengikut.
Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Bela Kebijakan Pemerintah yang Dikritisi Sudirman Said, Ketua Relawan Jarnas Pasang Badan

Nasarudin selaku Ketua Relawan Jarnas for Prabowo-Gibran menilai kritik Sudirman Said perlu dipahami secara objektif dengan mempertimbangkan situasi gejolak geopolitik saat ini.
Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Mengapa Advertising Tradisional Mulai Tertinggal di Era AI-Driven Growth?

Banyak bisnis masih memisahkan fungsi advertising dengan sistem operasional yang menangani pelanggan setelah iklan berjalan. Akibatnya, banyak potensi transaksi hilang
Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Children of Heaven Versi Indonesia: Film Legendaris Iran yang Pernah Masuk Nominasi Oscar

Secara garis besar, Children of Heaven versi Indonesia tetap mempertahankan inti cerita dari film aslinya. Film ini berkisah tentang dua kakak beradik, Ali dan Zahra, yang hidup dalam
Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

Lantik Pengurus PAC, PDIP Banten Tekankan Aktivitas Sosial Kemasyarakatan

DPD PDIP Provinsi Banten terus melakukan konsolidasi internal dalam agenda politiknya hingga kerja-kerja partai yang bersinggungan langsung dengan masyarakat.
OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

OSO hingga Mahfud MD Kompak soal Wacana Ambang Batas Parlemen: Demokrasi Jangan Jadi Arena Eksklusif Partai Besar

Sejumlah tokoh menyoroti serius soal wacana kenaikan ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold (PT) yang kini mulai ramai di kalangan partai parlemen.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT