News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kampung Bunga Dukuh di Kabupaten Semarang, Surga Pecinta Tanaman Hias

Berkunjung ke kawasan wisata Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tak lengkap rasanya jika tidak singgah di kampung bunga Dusun Dukuh.
Senin, 7 November 2022 - 11:22 WIB
Wisatawan memilih aneka tanaman hias di Kampung Bunga Dusun Dukuh, Getasan, Kabupaten Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Berkunjung ke kawasan wisata Kopeng, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah tak lengkap rasanya jika tidak singgah di kampung bunga Dusun Dukuh.

Lokasi ini menjadi surga bagi para pecinta tanaman hias dimana puluhan warga dusun Dukuh, membuka kios tanaman hias aneka rupa yang bisa dipilih oleh wisatawan yang mengunjungi kampung bunga Dukuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kampung bunga Dukuh boleh dikatakan tidak pernah tutup dan buka 7 hari dalam sepekan mulai pagi hingga petang, serta bisa melayani wisatawan yang berkunjung setiap saat.

Saat akhir pekan kampung bunga Dukuh menjadi salah satu lokasi favorit bagi para wisatawan yang ingin mencari aneka tanaman hias. Namun Jika anda merupakan pecinta tanaman hias dan memiliki waktu luang di hari biasa, anda bisa mengunjungi lokasi ini selain Sabtu dan Minggu. Karena di akhir pekan bisa dipastikan lokasi ini cukup penuh oleh para wisatawan.

Saat ini setidaknya ada 140 kepala keluarga di Dusun yang menjadi pedagang tanaman hias di Kampung Tanaman Hias Kopeng. Sehingga jangan heran jika saat tiba di pintu gerbang dusun, Anda akan melihat aneka tanaman hias berjejer cantik di sepanjang jalan.  

Bagi wisatawan yang ingin mencari aneka bunga namun bingung memilih, tidak perlu khawatir karena tak hanya kalangan orangtua, bahkan anak-anak muda di sana juga sudah hapal dan bisa memberitahu Anda koleksi bunga-bunga yang bagus.

Melani, salah seorang wisatawan dari Kota Semarang mengatakan bahwa ia terpesona dengan suasana di kampung bunga dukuh. Selain menawarkan aneka jenis bunga, masyarakat di kamoung bunga juga sangat ramah.

" Kami tadi ke tempat ini beramai ramai. Awalnya kami lihat lihat saja, namun setelah semakin masuk ke dalam kampung bunga akhirnya kita tertarik untuk beli dan menambah koleksi tanaman hias di rumah," ujarnya.

Hal yang sama juga dikatakan Riyani, wisatawan dari Semarang.

" Disini harga aneka tanaman hiasnya sangat terjangkau. Jadinya belinya tidak cuma satu atau dua, tapi bisa beberapa dengan aneka jenis tanaman yang berbeda beda," imbuhnya.

Endang salah satu warga setempat mengatakan, para penjual bunga di kampungnya biasanya menamai tanaman hias yang dijual sesuai nama umum di masyarakat, tidak dengan nama ilmiah atau nama latin.

" Tanaman hias yang kita jual disini pakai nama umum saja, agar lebih mudah disebut dan diingat. Sebagai salah satu contoh yaitu Monstera adansonii, merupakan spesies tumbuhan berbunga dari keluarga Araceae yang banyak tumbuh di Amerika Selatan dan Amerika Tengah. Monstera adansonii sendiri disebut warga atau kebanyakan masyarakat umum sebagai janda bolong atau tanaman bolong lima," jelasnya.

Ditambahkan oleh Endang, harga tanaman hias disini cukup bervariatif sesuai dengan jenisnya. 

" Untuk yang murah ada aneka kaktus hias. Harganya mulai dari Rp. 3 ribu. Seperti kaktus klepon atau Sekulen. Kaktus disini cukup digemari karena bentuknya yang unik dan perawatan yang mudah," ujarnya.

Selain kaktus ada juga jenis tanaman hias lainnya seperti seperti Aglaunema atau sri rejeki, Begonia, Peperomia, anggrek, Wijaya Kusuma, Miyana, lampion dan masih banyak lagi.

" Kalau yang tadi saya sebutkan harganya mukai puluhan ribu damlai ratusan ribu rupiah. Namun jangan khawatir karena harga ini sudah termasuk pot yang cantik dan masih lrbih murah jika dibandungkan dengan harga tanaman hias di tempat lain," imbuhnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di kampung bunga Dukuh, tidak hanya menyajikan aneka tanaman hias yang cantik, namun juga ada aneka jenis pot, pupuk dan media tanam. Hal ininyang mrnjafikan wisatawan menyukai kamoung bunga dukuh, karena menyajikan semua kebutuhan berkebun.

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Terima Kasih FIFA! Timnas Indonesia Bisa Dapat Hadiah Spesial Ini Jika Berhasil Kalahkan Kamboja di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia tak hanya memburu tiga poin saat hadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. Skuad Garuda berpeluang meraih tambahan poin FIFA.
Yusril Tanggapi Polemik Sayembara Begal Rp10 Juta Dedi Mulyadi, Singgung Peran Polda Jabar

Yusril Tanggapi Polemik Sayembara Begal Rp10 Juta Dedi Mulyadi, Singgung Peran Polda Jabar

Yusril meminta Polda Jabar untuk meningkatkan patroli sebagai tindak lanjut polemik sayembara penangkapan begal tersebut. Sementara sayembara kata Yusril...
BREAKING
NEWS
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur dari Jabatannya

Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur dari Jabatannya

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengundurkan diri dari jabatannya.
Timnas Day Hari Ini! Jadwal Piala AFF 2026 Timnas Indonesia vs Kamboja Nanti Malam: Menanti Debut Mitchell Baker

Timnas Day Hari Ini! Jadwal Piala AFF 2026 Timnas Indonesia vs Kamboja Nanti Malam: Menanti Debut Mitchell Baker

Timnas Indonesia akan memulai perjuangannya di Piala AFF 2026. Skuad Garuda dijadwalkan menghadapi Kamboja pada laga pembuka Grup A, Senin (27/7/2026) malam.
Gubernur Khofifah dan Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi BI Bangun Sinergitas Lewat Budaya Hidup Sehat

Gubernur Khofifah dan Deputi Bank Indonesia Lepas Gowes Nusantara 2026 HUT ke-73 BI, Apresiasi BI Bangun Sinergitas Lewat Budaya Hidup Sehat

Gubernur Khofifah dan Deputi BI lepas peserta Gowes Nusantara 2026, HUT ke-73 Bank Indoneia dengan mengambil start dan finish di Tugu Pahlawan, Surabaya.
DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka pun merespons soal video viral anak terduga pelaku pencurian ayam yang menangis histeris di Tabanan Bali.

Trending

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Imbas Bentrokan di Jalan Tambak, Massa dari Kelompok Korban Tewas Mendatangi Polsek Menteng Malam-malam

Sekelompok massa mendatangi Polsek Metro Menteng pada Minggu malam usai terjadinya bentrokan di Jalan Tambak. Polisi memastikan bahwa kondisi dapat dikendalikan.
Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Kronologi Pria Tewas Dihakimi Massa Usai Kepergok Maling Ayam di Bali

Warga yang mengetahui aksi KD langsung mengamankannya. Kabar adanya maling ayam yang tertangkap basah langsung tersebar hingga warga terus berdatangan.....
Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Viral! Beredar Tampang Diduga Para Pelaku Pengeroyokan Maling Ayam hingga Tewas di Bali, Benarkah?

Kasus tewasnya seorang pria yang diduga mencuri ayam di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, terus menjadi sorotan publik.
Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Rieke Diah Pitaloka Minta Diusut Tewasnya Terduga Maling Ayam: Jangan Ada Kesan Kasus Bule Cepat, Kasus Rakyat Sendiri Lambat

Anggota Komisi XIII DPR RI, Rieke Diah Pitaloka, angkat bicara terkait tewasnya pria yang diduga mencuri ayam setelah menjadi korban pengeroyokan massa di Bali.
Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada Laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Ada laga Timnas Indonesia Vs Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Polres Bogor menyiapkan rekayasa lalu lintas. 
Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Kronologi Bentrokan Maut di Menteng, Bermula dari Aksi Geber Motor hingga Berujung Amuk Massa dan Hilangnya Nyawa

Polisi mengungkap kronologi bentrokan di Menteng yang diduga dipicu aksi geber motor di dekat gerobak nasi uduk. Tiga orang diamankan, satu korban meninggal dunia diamuk massa.
DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

DPR: Negara Wajib Pulihkan Trauma Anak Terduga Pelaku Maling Ayam di Bali

Anggota Komisi XIII DPR RI Rieke Diah Pitaloka pun merespons soal video viral anak terduga pelaku pencurian ayam yang menangis histeris di Tabanan Bali.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT