News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

5 Fakta Mencengangkan Saat Sidang Vonis Hukuman Mati Ferdy Sambo, Ternyata Sang Mantan Jenderal Tunjukkan Gestur ini

Saat persidangan vonis hukuman mati Ferdy Sambo diketahui ada beberapa hal yang menyita perhatian publik. Berikut ini adalah 5 yang cukup fenomenal dan....
Selasa, 14 Februari 2023 - 17:05 WIB
Ferdy Sambo di persidangan
Sumber :
  • TvOne/Muhammad Bagas

tvOnenews.com – Setelah melewati babak panjang, akhirnya Ferdy Sambo mendapatkan vonis atas tindak pidana pembunuhan berencana yang dilakukannya terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Diketahui Ferdy Sambo dinyatakan bersalah karena melanggar Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Selain itu, Ferdy Sambo juga dinyatakan bersalah karena melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ada beberapa fakta yang perlu disoroti dalam persidangan vonis Ferdy Sambo, berikut ini di antaranya.

Hasilnya lebih tinggi dari tuntutan

Diketahui Ferdy Sambo mendapatkan vonis yang jauh lebih tinggi dibandingkan tuntutan yang diberikan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum dituntut penjara seumur hidup untuk Ferdy Sambo.

Namun ketika sudah memasuki sidang vonis, Ferdy Sambo justru dituntut lebih tinggi yakni hukuman mati.

"Mengadali, menyatakan terdakwa Ferdy Sambo telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pidana turut serta melakukan tindakan pidana turut serta melakukan pembunuhan berencana dan tanpa hal melakukan tindakan yang berakibat sistem elektronik tidak bekerja sebagaimana mestinya yang dilakukan secara bersama-sama, menjatuhkan pidana kepada terdakwa tersebut (Ferdy Sambo) oleh karena itu dengan pidana mati," ujar Majelis Hakim Wahyu Iman Santoso.

Euforia Ibu Yosua saat mendengar sidang vonis Ferdy Sambo

Tangis Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak, langsung pecah sesaat setelah mendengarkan vonis hukuman mati terhadap Ferdy Sambo. Sembari membawa potret Brigadir J yang telah dibingkai, Rosti Simanjuntak terus menangis.

Tampak juga sang anak perempuan, Yuni Hutabarat menenangkan sang ibunda. Bukan hanya itu ibunda Brigadir Yosua, Rosti Simanjuntak, juga mengungkapkan dirinya puas dengan vonis hukuman mati untuk Ferdy Sambo dan 20 tahun penjara untuk Putri Candrawathi.

Vonis dilaksanakan 4 hari setelah Ferdy Sambo Ulang Tahun

Salah satu fakta yang cukup fenomenal adalah Ferdy Sambo ternyata berulang tahun 4 hari sebelum sidang vonis dilangsungkan. Diketahui Ferdy Sambo lahir pada 9 Februari 1973 di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Merujuk pada tanggal tersebut, Ferdy Sambo diketahui memasuki usia 50 tahun tepat 4 hari sebelum sidang vonis dilangsungkan.

Hal-hal yang memberatkan vonis

Jatuhnya vonis mati pada Ferdy Sambo karena ada beberapa hal yang diketahui memberatkan perbuatan terdakwa. Salah satunya menyatakan bahwa ada unsur perencanaan pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J).

"Unsur dengan rencana terlebih dahulu telah nyata terpenuhi," ucap Wahyu.

Wahyu menjelaskan bahwa perencanaan tersebut didasari rasa sakit hati Ferdy Sambo setelah mendengar aduan dari istrinya, Putri Candrawathi, mengenai pelecehan seksual yang ia alami.

Sebagaimana yang diketahui, Putri Candrawathi yang saat itu berada di Magelang, Jawa Tengah, menghubungi Ferdy Sambo yang berada di Jakarta dan menceritakan bahwa Yosua telah berlaku kurang ajar terhadapnya

Atas dasar tersebut, perencanaan pembunuhan pun dimulai setelah Ferdy Sambo mengetahui Ricky Rizal mengamankan senjata api HS milik Yosua.

"Yang meskipun atas inisiatif sendiri, akan tetapi diperoleh fakta sampai di Jakarta, senjata api HS masih di dashboard. Harusnya, Ricky Rizal bisa mengembalikan senjata tersebut ke Yosua, tetapi tidak dilakukannya," ucap Wahyu.

Wahyu menilai, hal lainnya yang menunjukkan bahwa Ferdy Sambo telah merencanakan pembunuhan terhadap Brigadir J perintah Ferdy Sambo kepada Richard Eliezer atau Bharada E untuk menambahkan peluru dalam senjatanya, serta meminta Eliezer untuk mengambil senjata HS milik Yosua dan memberikannya kepada Ferdy Sambo.

"Hal ini diartikan bahwa terdakwa telah memikirkan segala sesuatunya yang sangat rapi dan sistematis," ucap Wahyu.

Berdasarkan berbagai pertimbangan, Wahyu mengungkapkan bahwa majelis hakim meragukan keterangan Ferdy Sambo yang menyatakan bahwa dirinya hanya menyuruh Richard untuk menjadi back-up dirinya dan mengatakan, "Hajar, Chad" ketika mereka telah berhadapan dengan Yosua.

"Menurut Majelis Hakim, hal itu merupakan keterangan atau bantahan kosong belaka," tuturnya.

Ferdy Sambo tetap duduk tegap hingga akhir

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama agenda persidangan vonis, Ferdy Sambo terlihat duduk dengan tegap mengenakan baju kemeja berwarna putih serta masker hitam. Sebelum akhirnya vonis keluar posisi duduk Ferdy Sambo ini disoroti oleh publik sebagai bentuk keberanian dan kepercayaan diri tinggi.

Posisi duduk Ferdy Sambo ini berbanding terbalik dengan ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak, yang tampak sesekali menunduk karena menangis. Dari belakang, Rosti Simanjuntak terlihat memeluk erat potret mendiang Brigadir J semasa hidup. (Lsn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemendiktisaintek Berencana Tutup Prodi Keguruan, DPR Tegas Menolak: Daerah Masih Kekurangan Guru

Kemendiktisaintek Berencana Tutup Prodi Keguruan, DPR Tegas Menolak: Daerah Masih Kekurangan Guru

Wacana penghapusan Program Studi (Prodi) Keguruan menuai penolakan di DPR. Komisi X menilai langkah itu tak masuk akal karena masalah kekurangan guru di daerah.
Terungkap, Sosok Tersangka Pemerkosa Puluhan Santriwati di Pati

Terungkap, Sosok Tersangka Pemerkosa Puluhan Santriwati di Pati

Terungkap, sosok tersangka pemerkosa puluhan santriwati di Pati. Ternyata, seorang pengasuh pondok pesantren (ponpes), inisial AS, dan pelaku merupakan pendiri
Mendag Sebut Nilai Ekonomi Burung Kicau Bisa Tembus Rp2 T, Perputaran Uang Kicau Mania Sentuh UMKM hingga Industri

Mendag Sebut Nilai Ekonomi Burung Kicau Bisa Tembus Rp2 T, Perputaran Uang Kicau Mania Sentuh UMKM hingga Industri

Mendag menyebut aktivitas lomba burung berkicau tidak hanya berkaitan dengan hobi, melainkan punya potensi perputaran ekonomi besar yang menyentuh UMKM hingga industri.
Pascainsiden Bekasi Timur, KAI Fokus Pemulihan dan Penguatan Keselamatan Perjalanan Kereta

Pascainsiden Bekasi Timur, KAI Fokus Pemulihan dan Penguatan Keselamatan Perjalanan Kereta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengatakan pihaknya fokus melakukan pemulihan operasional pascainsiden KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Bima Arya: Indonesia Berpeluang Jadi 5 Ekonomi Terbesar, Anak Muda Harus Siapkan Diri

Bima Arya: Indonesia Berpeluang Jadi 5 Ekonomi Terbesar, Anak Muda Harus Siapkan Diri

Wamendagri Bima Arya Sugiarto mengajak generasi muda untuk mempersiapkan diri secara serius dalam menyambut peluang Indonesia menjadi negara maju. Kesiapan itu
Media Belanda Lagi-lagi ‘Cemooh’ Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia itu Disebut Disebut Terlalu Pasif

Media Belanda Lagi-lagi ‘Cemooh’ Maarten Paes, Kiper Timnas Indonesia itu Disebut Disebut Terlalu Pasif

Maarten Paes kembali jadi sorotan media Belanda usai dinilai tampil pasif saat Ajax ditahan PSV. Kiper Timnas Indonesia itu dapat kritik tajam atas performanya.

Trending

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Diizinkan FIFA Bela Timnas Indonesia Tanpa Naturalisasi, Raja Assist Championship Ini Bisa Dipanggil John Herdman untuk Piala AFF 2026

Tampil memukau sebagai raja assist kasta Championship, salah satu pemain veteran ini layak dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia buat ajang Piala AFF 2026.
Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate Beri Sinyal Positif untuk Megawati Hangestri, Kang Sung-hyung Komentari Aksi Megatron di Grand Final Proliga 2026

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung memberikan pernyataannya usai menyaksikan aksi Megawati Hangestri secara langsung, saat membela Jakarta Pertamina Enduro di Grand Final Proliga 2026.
Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Warga Belanda Berbondong-bondong Girang NAC Breda Selangkah Lagi Resmi Didegradasi: Semoga Tak Lekas Promosi

Banyak warga Belanda yang mengutarakan rasa gembiranya setelah NAC Breda hampir dipastikan terdegradasi dari kasta tertinggi Liga Belanda. 
Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Top 3 Timnas Indonesia: Jay Idzes-Maarten Paes Diizinkan Main, Erick Thohir Bertemu Sekjen KNVB, hingga Raja Assist yang Eligible Dinaturalisasi

Ada tiga berita terpopuler seputar Timnas Indonesia yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com, mulai dari turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 hingga isu naturalisasi.
Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Jadi Bintang Persib Bandung, Siapa Sangka Beckham Putra Dulu Sempat Mengidolakan Sosok Ini Sejak Kecil

Beckham Putra mengungkap sosok yang menjadi inspirasinya sejak kecil untuk bermain bola hingga akhirnya berhasil menjadi salah satu bintang di Persib Bandung.
Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Kirain Langsung ke Korea, Ternyata Ini Agenda Megawati Hangestri Seusai Main di Proliga 2026

Setelah tampil gemilang di Proliga 2026 bersama JPE, Megawati Hangestri ternyata tidak langsung ke Korea. Sebelumnya, ia dirumorkan isi kuota Asia Hillstate.
Pelatih Hyundai Hillstate Berharap Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea Musim Depan, Minta Megatron Persiapkan Diri

Pelatih Hyundai Hillstate Berharap Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea Musim Depan, Minta Megatron Persiapkan Diri

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, memberikan pesan khusus kepada Megawati Hangestri setelah bertemu langsung di Indonesia usai tampil di Grand Final Proliga 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT