GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar 15 Jenis Hukuman Mati Paling Kejam dan Tidak Biasa di Dunia Sepanjang Sejarah Manusia

Hukuman mati dengan cara paling kejam pernah ada di dunia. Daftar 15 Jenis Hukuman Mati Paling Kejam dan Tidak Biasa di Dunia Sepanjang Sejarah Umat Manusia
Selasa, 7 Maret 2023 - 01:00 WIB
Daftar 15 Jenis Hukuman Mati Paling Kejam dan Tidak Biasa di Dunia Sepanjang Sejarah Manusia
Sumber :
  • pixabay.com

Kemudian, kantong itu akan dilempar ke dalam air. Jika, seseorang itu tidak mati karena dibunuh oleh para hewan tadi, maka ia akan mati tenggelam dalam air. 

3. Penyiksaan Putih 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penyiksaan Putih adalah hukuman menggunakan penyiksaan secara psikologi. 

Penyiksaan putih ini adalah jenis hukuman perusak sensorik di mana sel tahanan, pakaian, dan bahkan seluruh makanan akan diberikan atau di setting berwarna putih. 

Tak hanya itu, para penjaga tahanan juga menggunakan pakaian serba putih. Lampu akan menyala selama 24 jam sehari, tidak ada kata-kata yang terucap, tidak ada warna lain yang terlihat selain putih. 

Hukuman Penyiksaan Putih ini terjadi dalam kasus yang menyeret Amir Fakhravar. Ia ditangkap di negara Iran dan menjadi sasaran penyiksaan putih selama kurang lebih 8 bulan pada tahun 2004 silam. 

Kerusakan psikologi yang ditimbulkan berakibat sangat fatal. Bahkan saat Fakhravar dibebaskan, ia tidak dapat lagi mengingat hal apapun bahkan wajah orang tuanya sendiri. 

4. Strappado 

Strappado adalah hukuman yang berasal dari abad pertengahan hingga abad ke-21.

Hukuman Strappado adalah hukuman kejam yang menyiksa seseorang dengan cara menggantung pergelangan tangan di belakang kepala.

Hukuman Strappado akan menyebabkan dislokasi bahu yang sangat menyakitkan. Namun jika tidak terjadi hal itu, maka beban dapat ditambahkan.

5. Drawing and Quarteting

Hukuman drawing and quarteting adalah salah satu jenis hukuman mati yang paling kejam, tidak biasa, dan paling terkenal. 

Metode hukuman Drawing and Quarteting yaitu terdakwa akan ditarik, tubuhnya diikat ke kuda, dan diseret ketiang gantungan. 

Ada juga yang mengikatnya menjadi 4 bagian, kemudian dikaitkan ke kuda yang akan dipaksa berlari ke arah berlawanan. Hal ini yang kemudian akan menyebabkan tubuh terdakwa terbelah menjadi 4 bagian. 

Hukuman Drawing and Quarteting pertama kali dilakukan di Inggris pada abad ke-13, untuk mereka yang bersalah karena pengkhianatan terhadap kerajaan Inggris. 

Pada 1867, metode hukuman Drawing and Quarteting kemudian dihapuskan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

6. Penyiksaan Tikus 

Hukuman ini menggunakan tikus yang lapar atau sakit untuk membunuh manusia secara hidup-hidup. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bernardo Silva Sindir Arsenal Jelang Juara Liga Inggris, Sebut Man City Pasti Menang kalau Tak Alami Hal Ini

Bernardo Silva Sindir Arsenal Jelang Juara Liga Inggris, Sebut Man City Pasti Menang kalau Tak Alami Hal Ini

Bernardo Silva menyindir Arsenal di tengah perebutan gelar Liga Inggris. Ia menilai Man City bisa juara jika tak menjalani musim transisi.
Bruno Fernandes Terus Terang Sakit Hati, Bintang Arsenal Ini Ternyata Pernah Sangat Diinginkan Manchester United

Bruno Fernandes Terus Terang Sakit Hati, Bintang Arsenal Ini Ternyata Pernah Sangat Diinginkan Manchester United

Bruno Fernandes mengaku sedih Manchester United gagal merekrut Declan Rice yang kini bersinar bersama Arsenal dan jadi salah satu pemain terbaik Liga Inggris.
Sulit Pecat Allegri dari AC Milan, Ini Alasan RedBird Bakal Pertahankan Sang Allenatore Musim Depan Meski Rossoneri Terpuruk

Sulit Pecat Allegri dari AC Milan, Ini Alasan RedBird Bakal Pertahankan Sang Allenatore Musim Depan Meski Rossoneri Terpuruk

Masa depan Massimiliano Allegri bersama AC Milan menjadi sorotan lagi. Meski rumor perpisahan terus bermunculan, pelatih asal Italia tersebut disebut bertahan.
Kemampuan Vanja Bukilic Sempat Membuat Pelatih Hyundai Hillstate Terpukau: Seperti Orang Jenius di Bola Voli!

Kemampuan Vanja Bukilic Sempat Membuat Pelatih Hyundai Hillstate Terpukau: Seperti Orang Jenius di Bola Voli!

Kemampuan receive Vanja Bukilic pernah mendapat pujian besar dari pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung. Hubungan Megawati dan Bukilic selama membela Red Sparks
Hasil Thailand Open 2026: Leo/Daniel Amankan Satu Tempat di Semifinal Usai Bungkam Wakil Tuan Rumah

Hasil Thailand Open 2026: Leo/Daniel Amankan Satu Tempat di Semifinal Usai Bungkam Wakil Tuan Rumah

Hasil Thailand Open 2026 dari sektor ganda putra yang menyuguhkan duel antara Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin vs wakil tuan rumah Peeratchai Sukphun/Pakkapon.
IHSG Ambles 3,53% Sepekan, Investor Dibayangi Efek Trump-Xi  Jinping hingga Rupiah Rp17.500

IHSG Ambles 3,53% Sepekan, Investor Dibayangi Efek Trump-Xi Jinping hingga Rupiah Rp17.500

IHSG melemah 3,53 persen dalam sepekan dipicu sentimen global, geopolitik, dan pelemahan rupiah. Bursa Asia juga kompak tertekan.

Trending

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Diminta Gantikan Posisi Mauricio Souza, Legenda yang Bawa Persija Juara Era 2001 Beri Respons Berkelas

Luciano Leandro, legenda Persija Jakarta di era 2001 menjawab permintaan suporter Jakmania untuk menggeser Mauricio Souza dari kursi pelatih Macan Kemayoran.
MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

MPR akan Ulang Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Netizen Soroti Unggahan SMAN 1 Sambas Rayakan Kemenangan

Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diadakan MPR RI masih menjadi perhatian publik. Kini SMAN 1 Sambas menjadi sorotan
AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

AFC Larang Mathew Baker Bela Timnas Indonesia U-17 Lagi, Bek Liga Australia Bakal Naik Kelas ke Garuda Muda Buat Piala AFF U-19 2026

Mathew Baker tidak lagi bisa bela Timnas Indonesia U-17 setelah usianya melewati batas. Bek muda yang berkarier di Australia itu kini resmi naik kelas ke U-19.
Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Viral Dugaan Child Grooming Kepala Sekolah ke Siswi di Tangsel, Langsung Dinonaktifkan Yayasan

Dugaan child grooming oleh kepala sekolah SMK swasta di Pamulang viral di media sosial. Yayasan langsung menonaktifkan kepala sekolah tersebut.
Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Kapten Timnas Indonesia Era Shin Tae-yong Resmi Abroad, Bek Garuda Muda Gabung Klub Juara Liga Timor Leste dan Siap Tampil di AFC Challenge League

Bek muda Timnas Indonesia buat kejutan dengan melanjutkan karier di luar negeri. Adalah Barnabas Sobor yang resmi bergabung dengan klub juara Liga Timor Leste.
2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

2 Nama Sudah Bocor, 3 Pemain Keturunan Ini Masuk Daftar yang akan Dinaturalisasi untuk Bela Timnas Indonesia di Piala Asia 2027?

Teka-teki lima calon naturalisasi Timnas Indonesia makin panas, dua nama mulai bocor dan tiga sosok lain disebut punya profil tak biasa untuk Garuda masa depan.
Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Sosok Indang Maryati, Kepala SMAN 1 Pontianak yang Tegas Tolak Ikut Final Ulang Cerdas Cermat MPR, Aktif Jadi Pembicara Forum Anak dan Pendidikan

Indang Maryati menjelaskan, sejak awal pihak sekolah tidak pernah berniat menggugurkan hasil kompetisi yang telah diumumkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT