GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Daftar 15 Jenis Hukuman Mati Paling Kejam dan Tidak Biasa di Dunia Sepanjang Sejarah Manusia

Hukuman mati dengan cara paling kejam pernah ada di dunia. Daftar 15 Jenis Hukuman Mati Paling Kejam dan Tidak Biasa di Dunia Sepanjang Sejarah Umat Manusia
Selasa, 7 Maret 2023 - 01:00 WIB
Daftar 15 Jenis Hukuman Mati Paling Kejam dan Tidak Biasa di Dunia Sepanjang Sejarah Manusia
Sumber :
  • pixabay.com

Tikus yang lapar atau sakit ditempatkan ke dalam kandang, kemudian tikus-tikus ini akan dibuat marah atau gelisah.

Di bawah kandang tikus terdapat lubang yang di letakkan diatas tubuh manusia, seperti di atas perut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian tikus yang marah atau gelisah akan mencakar-cakar tubuh terdakwa secara tidak sengaja, karena mereka berusaha keluar dari kandang.

7. Merebus Tubuh

Metode hukuman ini dilakukan dengan cara merebus tubuh manusia hidup-hidup. Hukuman ini dahulu umum dilakukan di wilayah Asia Timur hingga ke Inggris. 

Hal yang paling kejam dan mengerikan, terdakwa juga bisa dimasukkan ke dalam cairan dingin kemudian dipanaskan hingga mendidih. 

8. Mazzatello

Mazzatello adalah jenis eksekusi mati yang diterapkan oleh Papal States, sebuah wilayah yang berada di Italia

Masyarakat Papal States biasa menghukum mati para pendosa gereja menggunakan palu kayu yang besar. Palu tersebut kemudian akan diayunkan sekali ke arah kepala terdakwa. 

Karena palu ini tidak bisa menghilangkan nyawa, maka para pelaku eksekusi kemudian akan menggorok leher terdakwa. 

Hukuman Mazzatello memang bertujuan untuk menyiksa dan memberikan pelajaran kepada orang lain agar tidak melakukan dosa.

9. The Blood Eagle

The blood eagle adalah metode hukuman mati yang biasa diterapkan oleh para prajurit Norse Kuno (Jerman Utara).

Metode hukuman ini yaitu tubuh terdakwa akan diubah sedemikian mungkin hingga menyerupai elang.

Punggung mereka akan dibuka, kemudian tulang rusuknya dipatahkan hingga mencuat keluar seperti sayap elang. 

Kemudian para eksekutor akan melumuri paru-paru terdakwa dengan garam. Penyebab kematian ini biasanya karena terdakwa akan kekurangan darah, oksigen, dan rasa sakit yang luar biasa. 

10. Catherine Wheel

Catherine wheel atau dikenal sebagai breaking wheel adalah cara hukuman mati yang biasa digunakan di Jerman pada abad pertengahan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Para terdakwa akan diikat ke sebuah roda besar, diputar tanpa henti dan ditempatkan di pusat keramaian.

Selagi roda berputar, algojo akan memukul tubuh terdakwa dengan keras berkali-kali. Lebih parahnya lagi, proses hukuman Catherine Wheel tersebut ditonton oleh semua orang, termasuk anak kecil.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

‎Usung Misi Bangkit, Ricky Nelson Sebut Persija Jakarta Siap Curi Poin Penuh dari Markas Bali United

‎Usung Misi Bangkit, Ricky Nelson Sebut Persija Jakarta Siap Curi Poin Penuh dari Markas Bali United

Persija Jakarta bertekad bangkit saat bertandang ke Bali United meski tanpa Mauricio Souza. Ricky Nelson optimistis skuad lengkap bisa mencuri poin dan putus tren buruk.
Polisi Ungkap Alasan Pria Brutal Aniaya Balita 2,5 Tahun di Kamar Hotel Karawang

Polisi Ungkap Alasan Pria Brutal Aniaya Balita 2,5 Tahun di Kamar Hotel Karawang

Polisi meringkus IP (30), seorang pria yang diduga kuat melakukan penganiayaan brutal terhadap balita berusia 2,5 tahun berinisial NA.
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Gebrakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Larang Keras Ormas "Sweeping" Warung Makan Saat Ramadan

Gebrakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung: Larang Keras Ormas "Sweeping" Warung Makan Saat Ramadan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara instruksional melarang keras organisasi kemasyarakatan (ormas) melakukan razia atau sweeping terhadap rumah makan.
Demi Hadapi Timnas Indonesia, Saint Kitts and Nevis Resmi Tunjuk Pelatih Baru Asal Brasil Jelang FIFA Series 2026

Demi Hadapi Timnas Indonesia, Saint Kitts and Nevis Resmi Tunjuk Pelatih Baru Asal Brasil Jelang FIFA Series 2026

Debut resmi John Herdman bersama Timnas Indonesia akan langsung diuji dalam atmosfer kompetitif FIFA Series 2026 yang digelar di Jakarta pada 23–31 Maret 2026.
Meriah! 750 Peserta Ambil Bagian dalam Tri-Sport Series 2026 di Taman Impian Jaya Ancol

Meriah! 750 Peserta Ambil Bagian dalam Tri-Sport Series 2026 di Taman Impian Jaya Ancol

Ajang multisport triathlon bertajuk Tri-Sport Series 2026 resmi bergulir dengan meriah. Total sebanyak 750 peserta memeriahkan kompetisi tersebut.

Trending

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Tekan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Ramalan Zodiak 14 Februari 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, hingga Virgo

Simak ramalan zodiak 14 Februari 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Prediksi lengkap soal cinta, karier, dan keuangan di Hari Valentine.
Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Suporter Australia Ikhlas Jika Luke Vickery Pilih Bela Timnas Indonesia: Kami Punya Banyak Pemain di Posisinya

Luke Vickery kabarnya sudah jalin komunikasi dengan pelatih John Herdman, publik Australia ikhlas jika sang striker memilih untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Purbaya Pastikan Ketersediaan Anggaran Rp59 T untuk BPJS, PDIP: Jangan Ada Alasan Lagi RS Menolak!

Buntut Menkeu Purbaya menyatakan 3 bulan ke depan BPJS masih bisa berjalan normal, karena anggarannya ada Rp 59 T. Ternyata menyita perhatian PDIP
Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Bayi Tertinggal Pesawat Usai Delay 5 Jam, Tangis Ibu Pecah: Susu Anak Saya Ada di Bagasi!

Viral bayi tertinggal usai delay 5 jam Super Air Jet. Susu di bagasi ikut terbang, orang tua protes keras, maskapai akhirnya beri klarifikasi resmi.
Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Pakar Nilai Investigasi Digital Forensik Bisa Bongkar Niat Jahat Pelaku Investasi

Ruby juga menegaskan hal tersebut terjadi dipicu juga oleh fakta bahwa regulasi belum selaras dengan teknologi yang ada.
Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Fakta-fakta Penemuan Koper Berisi Narkoba Milik Kapolres Bima Kota AKBP Didik, Dititip di Rumah Polwan 

Saat penyidik mendatangi lokasi, koper tersebut telah lebih dahulu diamankan oleh anggota Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT