News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral! TikToker Asal Lampung Awbimax yang Dilaporkan ke Polisi Karena Kritik Lampung, Kini Dapat Protection Visa Australia?

Nama TikToker @awbimaxreborn baru-baru ini menjadi pembicaraan yang hangat setelah membuat konten 'Alasan Lampung Enggah Maju-maju' di akun TikTok pribadinya.
Kamis, 13 April 2023 - 13:46 WIB
TikTokers @awbimax
Sumber :
  • TikTok

Jakarta, tvOnenews.com - Nama TikToker @awbimaxreborn baru-baru ini menjadi pembicaraan hangat usai membuat konten 'Alasan Lampung Enggah Maju-maju' di akun TikTok pribadinya.

Diketahui, Bima merupakan konten kreator asal Lampung yang saat ini tengah kuliah di Australia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam kontenya itu, Bima menyebutkan banyaknya proyek pemerintah yang mangkrak salah satunya tentang jalanan di Lampung.

"Jalan itu kayak infrastruktur yang paling umum dan untuk mobilisasi ekonomi di Lampung. Tapi jalan-jalan di Lampung tuh kayak 1 km bagus, 1 km rusak, terus jalan ditempel-tempel doang, ini apa sih? Ini pemerintah main ular tangga atau apa? ucapnya.

TikTokers @awbimax

Tak hanya mengkritik soal jalan, Bima Yudho juga menyinggung soal sistem pendidikan yang ada di Lmapung. Menurutnya Lampung memiliki sistem pendidikan yang lemah.

Padahal Bima menyebut banyak orang pintar dan sukses yang berasal dari lampung. Ia menyebut beberapa nama seperti Erick Thohir dan Sri Mulyani.

"Penyaringan peserta didik yang ada di Lampung itu sendiri itu banyak banget kecurangan. Bahkan orang-orang yang berkontribusi itu adalah orang-orang yang bekerja di sektor pendidikan, kayak dosen nitipin anaknya, rektor nitipin keponakannya," lanjutnya.

Setelah kontennya yang mengkritik pemerintah tentang kondisi Lampung diunggah, konten tersebut menadapatkan tanggapan positif dari warganet. Bahkan warganet berlomba-lomba membenarkan pernyataan Bima itu dengan membuat konten serupa. Atas hal itu, Bima dilaporkan ke Polda Lampung oleh Ghinda Ansori

Tak berselang lama tentang kabar Bima dilaporkan ke polisi, ia kembali mengunggah konten tentang protection visa. Konten itu kembali viral dan mendapatkan dukungan dari netizen agar Bima menetap di Australia saja.

Menanggapi pernyataan warganet, Bima kembali mengunggah konten tentang konten protection visa yang diunggahnya.

"Well perlu diklarifikasi sampai detik ini gua masih memegang student visa subclass 500 kok. Di video gua yang trending itu solusi terbaik bagi gua untuk ambil protection visa kalau memang di negara sendiri keselamatan gua enggak aman," ujar Bima dalam akun TikToknya, Rabu (12/4/2023).

"So gua bisa langsung apply protection visa pastinya. Apalagi ditambah gua punya bukti yang kuat sebetulnya. Cuma karena gua juga masih pengen main-main ke Uluwatu ya kita tunda dulu ya bestie, toh gua juga di sini sebenernya aman-aman aja kok enggak ada orang-orang toxic di lingkungan gua dan hidup gua di sini damai-damai aja."

"Hanya di sosmed aja marah-marah karena kesel tiap pulang kok Lampung enggak maju-maju dan ditambah kesel lagi ada SDMnya yang enggak sadar dan malah mengkasuskan kritik gua. So, thank you yang udah ngikutin trendingnya. Jangan lupa follow, kena lo!" sambungnya.

Reksi Warganet usai Konten Bima

Keberanian pemilik akun Awbimaxreborn yang bernama asli Bima Yudho Saputro, yang kini menjadi sorotan besar di Twitter, TikTok dan Instagram atas kritikanya yang tajam dan menggelitik disertai fakta-fakta yang ia sampaikan lewat video presentasi dengan judul 'Alasan Kenapa lampung gak Maju-maju' mendapat dukungan dari warganet, khusunya mereka yang berasal dari Lampung.

Bahkan, keberanian TikTokers Bima Yudho Saputra, memancing warga lampung lainya berani menyuarakan kritikan serupa. Tak sedikit para nitizen pun mengapresiasi pria asal lampung yang kini tengah melanjutkan studi di Australia tersebut.

"Geh! Ancur bgt ditiktok semua org lampung speak up wkwkwkw, makasih mas bima akhirnya satu indonesia tau jalanan lampung tuh separah ini, ayo freen tunjukin jalanan atau infrastuktur kita yg rusaknya gk masuk akal!!." Tulis akun @lampungbase

"tuh lihat. Udah bener anak muda mau speak up membuka mata para pejabat laknat tak layak hidup bernafas a.k.a mati aja pun tak cukup dan tak layak. malah lu laporin polisi. Bukannya didukung. Busuk." Tulis akun @gindha_ansori.

"Apa ga malu ya pejabat pemerintahan di lampung, kena sindir terus sama warganya. Udah bebal kali #miris." Tulis akun @baims86

"Astagfirullah..itu duit pajak rakyat, duit tender, pada dikemanain?ngeri bgt pemerinthnya." tulis akun @bidaara_id

"pemerintahnya dikritik bukannya sadar diri, malah laporin orang ke polisi." tulis akun @nabastala01_

"Sebagai warga lampung, sya gak tuh gubernur skrng siapa saking gak keliatan dia kerja wkwkwk.. Ada nya cuma walikota nya doang bunda epaa itu pun kmrn pas covid lampu jalan mati smua dia gak byr PLN 3bln smpe bnyak kecelakan mlm" krna lampu jalan pda matii." ungkap akun @mrth_a.

Tak hanya berani menyuarakan apa yang menjadi keresahanya selama ini, para warganet pun ramai-ramai mengirimkan foto dan video sejumlah infrastruktur terutama sejumlah jalan yang tidak pernah diperbaiki.

Dalam postingannya di akun media sosial pribadinya Awbimaxreborn atau Bima membeberkan beberapa alasan yang menyebabkan Provinsi Lampung tidak pernah bisa maju.

"Di video kali ini  gua mau presentasi tentang alasan kenapa Lampung tidak maju-maju. Kenalin nama gue Bima, gue berasal dari provinsi yang satu ini, Dajjal. Dan gue sekarang lagi menjalani proses studi gue di Australia," kata Bima, dikutip dari akun TikTok miliknya, Rabu (11/4/2023).

Lebih lanjut Bima menjelaskan dalam unggahan di akun TikTok pribadinya, alasan pertama mengapa Lampung tidak maju karena infrastruktur yang terbatas dan banyak proyek pembangunan di Lampung yang mangkrak. Ia mencontohkan proyek pembangunan Kota Baru yang dikerjakan sejak ia SD hingga sekarang tidak kunjung selesai dan mangkrak.

"Ini banyak banget di Lampung proyek-proyek pemerintah mangkrak. Contohnya Kota Baru. Itu dari zaman gue SD sampai sekarang gue nggak pernah dengar kabarnya lagi," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan, Ia menyebutkan bahwa dana dari pemerintah pusat hingga ratusan miliar untuk membangun kota baru, tapi sangat disayangkan pembangunannya mangkrak dan terhenti begitu saja.

"Itu aliran dana dari pemerintah pusat itu ratusan miliar ya bestie, dan gua nggak tahu sekarang udah jadi tempat jin buang anak kali," timpalnya. (mii/ree)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

DPRD Jabar Ungkap Penyebab Asli Banjir di Bandung, Dedi Mulyadi Siapkan Strategi 'Tanaman Keras'

Fenomena banjir dan tanah longsor yang kian kerap menghantui wilayah Bandung dan sekitarnya mendapat sorotan tajam dari parlemen. 
Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Mobil Listrik Mati Mendadak Saat Lintasi Rel Kereta Api, Pakar Otomotif Ungkap Penyebabnya

Gangguan pada sistem kelistrikan dan proteksi menjadi faktor utama yang yang membuat mobil listrik mati mendadak saat melintasi rel kereta api.
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Dapat Dukungan dari Kalangan Pengusaha Muda, Achmad Fadhil Maju Kontestasi Pemilihan Ketum HIPMI Gowa

Dapat Dukungan dari Kalangan Pengusaha Muda, Achmad Fadhil Maju Kontestasi Pemilihan Ketum HIPMI Gowa

Pemilihan calon Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menghadirkan dinamika tersendiri.
Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya

Medsos Lokal Ini Tawarkan Pengalaman Baru Bagi Penggunanya

Masyarakat termasuk Pemerintah Indonesia tengah fokus membenahi konten di platform media sosial (medsos) yang berdampak negatif bagi anak-anak maupun remaja.
Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Cerita Umroh Suleha, Lompat dari Jendela saat Tragedi Maut Tabrakan Kereta di Bekasi: Badan Saya Gemetaran

Umroh Suleha (50) menceritakan kejadian Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek tabrakan dengan KRL yang sedang berhenti di Stasiun Bekasi Timur, beberapa hari lalu.

Trending

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan Hukum Dorong Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Jaga Keseimbangan Investasi dan Kearifan Lokal

Bantuan hukum dorong pertumbuhan ekonomi daerah, jaga keseimbangan investasi asing dan kearifan lokal, DNT Lawyers hadir di Bali dukung iklim bisnis.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Viral, Rekaman Video Call Wartelsuspas di Lapas Padangsidimpuan, Penyebaran Disebut Akibat Kelalaian Keluarga WBP

Terkait beredarnya rekaman video call Wartelsuspas yang viral di media sosial Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan memberikan klarifikasi bahwa kejadian tersebut
Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Warga Bandung Jangan Terkecoh, Dedi Mulyadi Pastikan Plang Penutupan Jalan Diponegoro Tak Berlaku

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Diponegoro, Bandung, dipastikan tetap berjalan normal meski sempat beredar kabar akan adanya penutupan akses jalan tersebut. 
Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Oknum ASN Dinas Lingkungan Hidup Lumajang Diciduk Polisi, Diduga Kuat Jadi Pengedar Sabu

Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lumajang berinisial HP (44) diringkus Satresnarkoba Polres Lumajang atas dugaan keterlibatan dalam peredaran narkotika.
Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

Dirujuk ke RS Tipe A, RSUD Bekasi Ungkap Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Alami Penyumbatan Pembuluh Darah

RSUD Kota Bekasi merujuk dua pasien korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL ke rumah sakit tipe A.
Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi Ungkap Sopir Taksi Green SM Baru Tiga Hari Bekerja Sebelum Tertemper KRL di Bekasi

Polisi mengungkap hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir taksi Green SM berinisial RRP yang mobilnya tertemper KRL dan diduga sebagai pemicu kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT