News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Dato Sri Tahir Sang Konglomerat, Siapa Sangka Dulunya Ternyata Melarat Jadi Anak Tukang Becak, Rahasianya....

Siapa yang tak kenal dengan Dato Sri Tahir? Pendiri Mayapada Group ini menjadi inspiratif banyak orang. Tak disangka, dia adalah anak dari seorang tukang becak.
Jumat, 5 Mei 2023 - 11:56 WIB
Dato Sri Tahir
Sumber :
  • Kolase tim tvonenews.com

tvOnenews.com – Siapa yang tak kenal dengan Dato Sri Tahir? Sosoknya merupakan pendiri Mayapada Group dan menjadi inspiratif banyak orang. Tak disangka, ternyata dia adalah anak dari seorang tukang becak.

Dilansir dari kanal Youtube Grace Tahir, Dato Sri Tahir memiliki latar belakang keluarga yang jauh dari kemewahan. Sang ayah harus menyewa becak demi meraih pundi-pundi uang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sang konglomerat Indonesia itu bahkan mengakui dirinya memiliki insecurity complex lantaran Dato tumbuh besar melihat orang tuanya menghadapi banyak tekanan.

“Kita berasal dari keluarga kurang mampu dan kita hidup hanya dari setoran tukang becak. Lalu, semakin dewasa dan tumbuh saya melihat bagaimana orang menginjak, menekan dan menghina orang tua saya,” kata Dato Sri Tahir.

“Itu memperberat rasa tidak percaya diri serta menumbuhkan rasa insecurity complex,” lanjutnya.

“Saya tidak bisa melihat ada kejadian-kejadian orang susah ditekan oleh orang-orang kaya. Saya selalu merasa habitat saya adalah orang lemah,”

Kesuksesannya menjadi sosok pendiri Mayapada Group tentunya bukan tanpa hambatan. Dato Sri Tahir mengungkapkan kisah masa lalunya bahwa sejak berusia 10 tahun, dia telah diajarkan sang ayah untuk berjualan gantungan cangkir. Kala itu, sang konglomerat menjajakan dagangannya di Solo.

Diketahui, Dato Sri Tahir menikahi Rosy Riady yang merupakan anak dari pemilik Lippo Group, Mochtar Riady. Ketika menikahi pujaan hatinya, pekerjaan Dato bahkan belum jelas.

“Waktu saya menikahi putri dari Mochtar Riady, saya dalam keadaan orang biasa. Pekerjaan juga belum jelas,” kata Dato Sri Tahir.

Dia bahkan sempat dilarang untuk bekerja dan masuk ke dalam Group bisnis di bawah naungan Riady. Namun, tidak menyerah di depan mertua Dato menantang suatu saat akan mengalahkan sang mertua.

“Dari minggu pertama saya menikah sudah dipanggil oleh pak Mochtar yang mengatakan ‘you tidak boleh bekerja di grup saya,’ dan saya jawab ‘it’s okay why not’, lalu pak Mochtar tanya lagi ke saya second question: what are you going to do? Saya bilang ke pak Mochtar secara jelas, one day i'll beat you,” lanjutnya.

Kata pantang menyerah tak ada di dalam kamusnya, Dato Sri Tahir pernah mencoba peruntungan di bisnis garmen. Diketahui, di usia 20 tahun, dia pernah mendapat beasiswa di Nanyang Technological University Singapura untuk sekolah bisnis.

Saat itu, Dato mengambil peluang berjualan pakaian wanita hingga sepeda dari Singapura ke Surabaya demi menambah penghasilan.Masih belum puas di usia ke-35, sang konglomerat kembali mengenyam pendidikan di Golden Gates University, Amerika Serikat mengambil jurusan keuangan.

Kerja kerasnya pun menuai hasil, bisnis garmennya membuahkan hasil hingga pada tahun 1986 dia pun memutuskan untuk mendirikan Mayapada Group yang juga merambah ke bidang lain yakni dealer mobil, perbankan dan kesehatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata, bisnis perbankannya justru lebih maju dibandingkan bisnis garmennya. Pada tahun 1990, Bank Mayapada menjadi andalan.

Bahkan, pada krisis moneter 1998, bisnis perbankan Dato Sri Tahir masih berdiri kokoh hingga berhasil mengembangkan investasi asing ke berbagai negara asing. Bank Mayapada sendiri sempat mendapatkan penghargaan sebagai bank umum terbaik kedua.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026, Pelatih JPE Ungkap Rahasia Taklukan Gresik Phonska Plus Indonesia

Jadi Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026, Pelatih JPE Ungkap Rahasia Taklukan Gresik Phonska Plus Indonesia

Juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro berhasil mengakhiri putaran pertama final four Proliga 2026 dengan manis setelah mereka dipastikan keluar sebagai juara
‎Drama Passpoortgate Resmi Berakhir, Justin Hubner Ikuti Jejak 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia untuk Kembali Aktif di Liga Belanda ‎

‎Drama Passpoortgate Resmi Berakhir, Justin Hubner Ikuti Jejak 3 Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia untuk Kembali Aktif di Liga Belanda ‎

Adalah Justin Hubner, yang akhirnya mengikuti jejak Dean James, Tim Geypens, dan Nathan Tjoe-A-On, untuk kembali aktif bermain di Liga Belanda.
Viral Penumpang Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, Terekam CCTV hingga Kereta Terlambat

Viral Penumpang Tahan Pintu Whoosh di Padalarang, Terekam CCTV hingga Kereta Terlambat

Aksi penumpang menahan pintu Whoosh di Padalarang viral. Terekam CCTV, keberangkatan terganggu dan kereta terlambat 2 menit.
Hasil Piala AFF Futsal 2026: Tumbangkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final

Hasil Piala AFF Futsal 2026: Tumbangkan Vietnam, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Final

Timnas Futsal Indonesia melaju ke final Piala AFF Futsal 2026 usai kalahkan Vietnam 3-2. Andarias Kareth cetak dua gol kunci di Nonthaburi, Thailand.
DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Enak-enaknya Saja, Suruh Orang Berebut

DPR Sentil Wacana ‘War Tiket’ Haji: Enak-enaknya Saja, Suruh Orang Berebut

Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang menyentil wacana 'war tiket' atau berburu tiket haji yang digulirkan pemerintah.
IBSW Soroti Pentingnya Kelancaran Program Sertifikasi Halal Gratis

IBSW Soroti Pentingnya Kelancaran Program Sertifikasi Halal Gratis

Indonesia Bureaucracy and Service Watch (IBSW) soroti pentingnya kelancaran program sertifikasi halal gratis tanpa adanya gangguan.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Percuma Lebih Kuat dari Thailand dan Vietnam, Timnas Indonesia Tetap Bakal Kesusahan di Piala Asia 2027

Timnas Indonesia dinilai lebih unggul dari Thailand dan Vietnam, namun masih menghadapi kendala skuad jelang Piala Asia 2027 dan sulit bersaing di level Asia.
Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April: Kesempatan Emas Dua Tim Putri Menjaga Asa Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Jumat 10 April yang akan menyajikan dua laga dari sektor putri dan putra pada hari kedua seri Solo.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Timnas Indonesia U-17 Bernuansa Eropa, Kurniawan Dwi Yulianto Bakal Terapkan Ilmu dari Liga Italia di Piala AFF 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, bertekad bawa sentuhan baru ke dalam tim yang ia tangani. Ia mengaku ingin terapkan pengalaman dan ilmu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT