GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi Mesir Kuno, Masturbasi di Sungai Nil Jadi Ritual Keagamaan

Raja berperan penting mensejahterakan rakyat dan menjaga kelangsungan kekuasaannya dengan berbagai cara. Hingga ada cara-cara dan tradisi aneh yang dilakukan
Selasa, 11 Juli 2023 - 06:00 WIB
Tradisi Mesir Kuno
Sumber :
  • YouTube past_history

Jakarta, tvOnenews.com - Raja yang berperan penting dalam mensejahterakan rakyat dan menjaga kelangsungan kekuasaannya. Berbagai cara digunakan untuk mencapai hal tersebut. Namun, di antaranya cara-cara tersebut terdapat tradisi aneh yang dilakukan oleh para raja. 

Di Mesir Kuno, seorang raja melakukan ritual aneh. Ritual kesuburan ini dikaitkan dengan Sungai Nil

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mesir adalah wilayah Afrika Utara yang dilalui Sungai Nil. Selain Mesir, sungai sepanjang 6.650 km ini juga dapat membelah beberapa negara lain seperti Tanzania, Burundi, Rwanda, Kongo, Kenya, Uganda, Sudan, dan Ethiopia.

Sungai Nil adalah anugerah bagi Mesir Kuno karena merupakan sumber air utama bagi penduduknya. Tanah subur yang terbentuk di sepanjang sungai ini membawa kemakmuran bagi masyarakat setempat.

Namun, situasi ini dapat berubah dengan dimulainya musim kemarau. Sebuah sungai kering dapat memiliki konsekuensi bencana. Oleh karena itu, orang Mesir kuno menjaga tradisi kesuburan di tepi Sungai Nil agar tidak mengering. 

Dalam tradisi ini, Firaun melakukan ritual yang bisa dibilang aneh. Di tepi Sungai Ni, yang dipadati orang, raja memulai ritual dengan membuka baju lalu masturbasi.

Kemudian dia menuangkan benihnya ke sungai untuk menangkap arus. untuk menenangkan para dewa agar kekayaan, kehidupan, dan air tetap datang. Setelah firaun menyelesaikan ritualnya, orang-orang lain mengikuti teladannya.

Orang Mesir Kuno percaya bahwa sperma yang memiliki sifat memberi kehidupan. Mereka mengadopsi tentang pemahaman ini, seiring dengan sifat sungai yang memberi kehidupan yang memainkan peran penting dalam peradaban Mesir, Sungai Nil. 

Raja Kartanegara di Kerajaan Kediri

Selain Firaun, terdapat juga tradisi aneh yang dilakukan oleh Raja Kertanegara.

Raja Kertanegara dianggap sebagai raja terbesar dari kerajaan Singasari. Putra Raja Wisnuwardhana itu naik tahta pada tahun 1268. 

Di bawah pemerintahannya, Kerajaan Kediri memperluas wilayahnya. Wilayah yang berhasil ditaklukkan kerajaan Kediri antara lain, Bali (1284), Pahang, Sunda, Bakulapura (Kalimantan Barat Daya) dan Maluku.

Kertanegara pun mengirimkan rombongan dalam ekspedisi ke Sumatera bagian tengah untuk memperluas wilayah. Ekspedisi Pamalayu, yang dimulai antara tahun 1275 dan 1292, juga dimaksudkan untuk mencegah perluasan Kekaisaran Mongol Kubilai Khan.

Ketika Raja Kertanegara berhubungan dengan orang-orang Mongolia, dia mengenali aliran Tantrayana sayap kiri dalam ajaran Buddha mereka. Ritual Tantrayana sayap kiri meliputi minum dan seks untuk mencapai pencerahan atau kesempurnaan (nirwana).

Ritual dianggap sebagai salah satu alasan kebesaran kaisar Mongol Kubilai Khan yang mampu menaklukkan sebagian Eropa dan Asia. Kubilai Khan mempelajari ritual tantra dari seorang biksu Tibet. Raja Kertanegara kemudian mempercayainya dan mulai melakukan ritual tersebut.

Dia membawa spiritualis tantra dalam bentuk gadis-gadis muda yang cantik dari negara Champa (sekarang Kamboja). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di bagian wanita keraton, Kertanegara dan rakyatnya melakukan ritual secara berpasangan, baik pria maupun wanita. Mereka minum alkohol yang dibagikan dalam gelas. Untuk menyamarkan identitasnya, siapa pun yang mengikuti ritual seks itu memakai topeng. 

Kertanegara melakukan ritual tersebut karena alasan spiritual, yaitu untuk mendapatkan pencerahan demi kemakmuran negeri untuk menghalau serangan musuh. Namun, pemerintahan Raja Kertanegara justru berakhir dengan penyerangan Jayakatwang saat dia dan para pembantunya sedang melakukan ritual.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Jadi Peserta ASCN 2026 di Filipina, Indonesia Tekankan Pengembangan Smart City

Indonesia bakal mengikuti forum The 9th ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting di Cebu, Filipina, pada Juli 2026.
Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Menkomdigi Meutya Hafid Minta Orangtua Tidak Kasih Pinjam Akun Sosmed ke Anak, Bahaya Judi Online Mengintai

Peran keluarga kini menjadi benteng utama dalam melindungi anak generasi muda dari ancaman judi online (judol) dan penipuan digital. 
Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Diminta Usut Dugaan Pengelolaan APBD, BPK Sulsel Terima Masa Pendemo

Massa yang mengatasnamakan Himpunan Mahasiswa Penyelamat Luwu Timur (HMPLT) mengelar aksi unjuk rasa di Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Dewan Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar Enggan Berikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Ketua MPR Turun Tangan

Lomba Cerdas Cermat yang diadakan MPR RI jadi sorotan publik setelah dewan juri menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak. Ketua MPR sikapi permohonan maaf juri
Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler Kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR, KDM Hapus Pajak Kendaraan, Alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung

Terpopuler kemarin: Nasib MC Lomba Cerdas Cermat MPR Kalbar, Dedi Mulyadi wacanakan hapus pajak kendaraan, hingga alumni SMAN 3 dan 5 Bandung Sekolah Maung.
Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Wacana Konvensi LPG ke CNG Dinilai Positif, Hidupkan Kembali Ekonomi Rakyat Madura

Pemerintah berencana melakukan konversi energi dari Liquefied Petroleum Gas (LPG) ke Compressed Natural Gas (CNG).

Trending

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Diundang Imbas Polemik Juri LCC Empat Pilar MPR RI di Kalbar, Ocha Ungkap Diberi Tips Public Speaking oleh Gibran

Josepha Alexandra dan murid SMAN 1 Pontianak, peserta Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar dikasi tips penting oleh Gibran Rakabuming Raka.
Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Sebelum Jadi Pembawa Acara Lomba Cerdas Cermat MPR RI, Shindy Lutfiana Ternyata Sempat Ikut Kompetisi Bakat MC

Shindy Lutfiana Al Aziz, MC babak final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar pernah menjadi peserta ajang Tangerang MC Competition 2025.
Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Shindy Lutfiana Kena Teguran Keras 2 MC Senior Usai Salah Ucap saat Lomba Cerdas Cermat Kalbar: Saya Pikir Tidak Lucu!

Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) tingkat Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan MPR RI berbuntut panjang. MC Senior beri teguran untuk Shindy Lutfiana
Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Nasib Siswi SMAN 1 Pontianak Usai Viral Diduga Dicurangi Juri LCC: Dipanggil Wapres Gibran ke Istana, Isinya Mengejutkan

Istana Wakil Presiden mendadak menjadi lokasi pertemuan spesial bagi sepuluh pelajar SMAN 1 Pontianak, Rabu (13/5). 
Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Masyarakat Tagih Permohonan Maaf Pribadi Juri Lomba Cerdas Cermat Kalbar, Begini Jawaban Setjen MPR

Persoalan sanksi bagi dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat dipastikan belum berakhir. 
Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Enggan Sampaikan Permohonan Maaf Secara Terbuka, Dewan Juri LCC 4 Pilar MPR RI Justru Salahkan Sound

Ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI terus menuai polemik di publik usai aksi dewan juri yang menganulir jawaban siswi SMAN 1 Pontianak.
Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

Gegara Salah Ucap, MC Lomba Cerdas Cermat MPR di Kalbar Curhat Kehilangan Pekerjaan, Netizen: Perasaan Kakak Saja

MC pada Lomba Cerdas Cermat yang bernama Shindy Lutfiana mengungkapkan permohonan maaf kepada masyarakat atas pernyataan yang telah menyinggung banyak pihak.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT