News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Habib Bahar Pernah Emosi Berapi-api Pada Panji Gumilang yang Berani Hina Al Quran? Habib Bahar Bahar: Tunggu Tanggal Mainnya!

Habib Bahar bin Smith pernah emosi berapi-api pada Panji Gumilang. Pasalnya, mantan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun itu pernah mengatakan bahwa Al Quran itu
Selasa, 16 April 2024 - 15:34 WIB
Masih Ingat Habib Bahar Pernah Emosi Berapi-api Pada Panji Gumilang yang Berani Hina Al Quran? Habib Bahar Bahar: Tunggu Tanggal Mainnya!
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews

tvOnenews.com - Masih ingat kontroversi dedengkot Al Zaytun, Panji Gumilang karena menghina Al Quran?

Bahkan kala itu, sampai membuat Habib Bahar bin Smith emosi berapi-api karena Panji Gumilang juga dinilai telah melanggar syariat Islam. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal tersebut diungkapkan Habib Bahar bin Smith di media sosial, bahkan sampai menyebut jika Panji Gumilang sudah murtad. 

Penyebutan ini bukan tanpa sebab, melainkan karena mantan pimpinan ponpes Al Zaytun itu menyebutkan Al Quran adalah karangan Rasulullah.

Mendengar pernyataan itu, Habib Bahar bin Smith geram dan meminta pemerintah tak tunggu lama untuk menindak tegas Panji Gumilang. 

Sebab, Habib Bahar bin Smith menganggap bahwa Panji Gumilang telah menghina Rasulullah SAW dan Al Quran.

"Karena Panji Gumilang ini menghina Rasulullah, ketika dia mengatakan Al Quran itu karangan Rasulullah, itu sudah menghina Rasul," kata Habib Bahar bin Smith dilansir dari kanal YouTube Halo Pengacara Official, Selasa (16/4/2024).

Habib Bahar bin Smith juga menambahkan jika pernyataan Panji Gumilang itu dianggap paling sesat dan bisa menyesatkan umat.

Yakni saat Panji menyebutkan jika Al Quran merupakan kitab karangan Rasulullah. 

Padahal, menurut Bahar, dalam Islam diyakini bahwa Al Quran adalah wahyu Allah SWT yang diturunkan ke dunia dan disebarkan melalui Rasulullah SAW. 

Sehingga sangat keliru jika menyebut bahwa Al Quran merupakan kitab suci karangan Rasul, bukan wahyu Allah. 

Habib Bahar bin Smith lantas memberikan pandangan tegas karena apa yang dilakukan oleh Panji Gumilang termasuk perbuatan menghina Rasulullah SAW dan hukumannya bukan main-main.  

Selain itu, Bahar juga mengatakan bahwa jika seorang muslim berani menghina Rasulullah, berdasarkan banyak kitab ulama sudah termasuk tindakan murtad alias keluar dari ajaran Islam.  

"Kalau saya bilang murtad! menurut kitab-kitab para ulama, mau saya ambilin kitabnya?" ujar Habib Bahar bin Smith menegaskan.

"Banyak kitab-kitab lengkap di situ, imam 4 madzhab, belum lagi pendapat para ulama," sambungnya seraya emosi.

Menurut Habib Bahar, Panji Gumilang merupakan orang yang sesat dan bahkan dapat menyesatkan orang yang mengikutinya karena kekeliruan ini.

Sebab, pernyataan Panji Gumilang sudah termasuk penghinaan kepada Rasulullah SAW.

Sebagai informasi, Habi Bahar bin Smith adalah sosok paling keras yang mengecam tingkah Panji Gumilang dari berbagai videonya yang viral di sosial media.

Bahkan, Habib Bahar bin Smith selalu mengungkapkan pandangan kerasnya terhadap Panji Gumilang yang ia anggap telah sesat dan menyesatkan umat.

Tak hanya itu, Habib Bahar bin Smith juga mengajak para pengikutnya untuk diam sembari menunggu komando darinya soal mantan pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun tersebut. 

Habib Bahar juga akui jika dirinya memiliki kekuatan untuk menindak Panji Gumilang jika dedengkot Al Zaytun itu tak segera ditindak oleh pihak yang berwajib. 

"Mangkanya saya sampaikan kepada para aparat kepolisian, khususnya Bareskrim Polri," kata Habib Bahar bin Smith.

"Bareskrim Polri, saya Habib Bahar bin Smith, kami umat Islam, ormas Islam, mushola, majelis ta'lim, kami masih percaya kepada kalian sebagai polisi untuk menangani kasus ini," sambungnya.

Dengan kepercayaan tersebut, Habib Bahar bin Smith mengaku belum memberikan arahan gerakan apa pun.

Kendari demikian, dia mengingatkan kepada pihak kepolisian agar tidak menyalahgunakan kepercaan yang sudah ia berikan.

"Mangkanya saya tidak memimpin gerakan apa pun, karena saya masih percaya dengan kepolisian," ungkap Habib Bahar bin Smith. 

"Tapi kepercayaan kami jangan disalahgunakan, ini udah berapa minggu, udah hampir sebulan kok belum ditahan juga, kok belum ditangkap juga, jangan sampai ada lobi-lobi politik, jangan sampai ada lobi-lobi hukum," imbuhnya. 

Habib Bahar bin Smith juga menegaskan bahwa dirinya tak peduli siapa pun orang yang melindungi Panji Gumilang.

Sehingga dia siap melakukan apa pun untuk menindak dedengkot Al Zaytun itu karena sudah keterlaluan.

Meski begitu, tetap Habib Bahar bin Smith berusaha menahan diri karena masih percaya dengan pihak kepolisian untuk menindak tegas. 

"Jangan, jangan, jangan, kita masih percaya sama kepolisian, mangkanya kita masih kasih kepada polisi, ini urusannya polisi," ujar Habib Bahar bin Smith. 

"Tapi ingat, jangan salah gunakan kepercayaan kami," sambungnya seraya berapi-api. 

Bahkan tak tanggung-tanggung, dengan nada tinggi, Habib Bahar bin Smith menyatakan jika dirinya siap mengerahkan pendukungnya jika Panji Gumilang akhirnya tak kunjung ditangkap. 

"Panji Gumilang enggak ditangkap, kalian tunggu tanggal mainnya, Habib Bahar bin Smith yang atur," tegas Habib Bahar bin Smith. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(udn)

Baca artikel tvOnenews.com terkini dan lebih lengkap, klik google news.
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Diperiksa 8 Jam, Anggota BPK Bobby Rizaldi Dicecar KPK Soal Audit Muara Enim yang Disulap Jadi WTP

Pemeriksaan Senin merupakan pemeriksaan kedua terhadap Bobby dalam penyidikan perkara tersebut. KPK sebelumnya memeriksa Bobby sebagai saksi pada 16 Juli 2026.
Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

Kisah Agen Polisi yang Lolos di Tragedi G30S PKI 1965, Sukitman Beri Kesaksian saat Temukan Lubang Buaya

AKBP (Purn) Sukitman, agen polisi yang menjadi saksi mata dalam Tragedi Gerakan 30 September 1965 PKI (G30S PKI) cerita saat menemukan sumur tua Lubang Buaya.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Korban Pelecehan Abah Bertambah Jadi 16 Santriwati, Diduga Ada Ustaz Lain yang Terlibat

Jumlah korban yang melaporkan dugaan kekerasan seksual di Ponpes Abul Barokat Wannafahat, di Lombok Tengah, bertambah menjadi 16 orang.

Trending

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Hanya Imbang Lawan 10 Pemain Timnas Indonesia, Pelatih Akui Malaysia Buang-buang Peluang 

Bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (28/9/2026), Malaysia harus puas dengan hasil imbang 0-0 dari Timnas Indonesia.
Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Menang Susah Payah, Pemain Singapura Akui Determinasi Tinggi Bangladesh Sulit Diatasi

Singapura menang susah payah dengan skor akhir 1-0 atas Bangladesh di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Hubungan Augusz Dewanggara dengan Internal BPK Tengah Didalami KPK Lewat Bobby Rizaldi

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan penyidik juga mendalami mekanisme penentuan opini hasil pemeriksaan, mulai dari BPK Perwakilan hingga BPK RI.
Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Modus Tawarkan Jadi Istri Kedua "Abah" Pimpinan Ponpes di Lombok Lecehkan Belasan Santriwati

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Mataram Joko Jumadi mengatakan Abah menawarkan para korban pelecehan seksual untuk menjadi istri kedua sang ustaz.
‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

‎Timnas Indonesia Imbang 0-0 dengan Malaysia, Maarten Paes Puji Pengorbanan Elkan Baggott hingga Calvin Verdonk

Sejumlah penyelamatan Maarten Paes dan koordinasinya bersama barisan pertahanan membuat gawang Indonesia tetap aman meski harus bermain dengan 10 orang.
Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Momen Kevin Diks Salah Fokus Sorakan Shin Tae-yong di Stadion GBK Saat Bela Thom Haye Viral di Sosial Media

Kevin Diks menjadi wakil pemain dalam wawancara yang digelar broadcast usai hasil imbang tanpa gol antara Timnas Indonesia melawan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (28/9/2026). 
Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Detik-detik Tiga Maling Gotong Dua Motor Curian dari Kontrakan di Probolinggo

Aksi pencurian baru diketahui pemilik pada Senin subuh, dimana daat itu, gerbang kontrakan telah terbuka dan gemboknya ditemukan dalam kondisi rusak. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT