News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terawangan Jeng Nimas, Ngaku Lihat Dedi Mulyadi Bakal Blunder karena Malah Bela Pegi Setiawan Ketua Moonraker Cianjur: Rival-rivalnya Pasti Akan...

Jeng Nimas melihat bahwa tindakan Dedi Mulyadi yang membela Pegi Setiawan, Ketua Moonraker Cianjur, akan menjadi sebuah kesalahan besar yang berpotensi pada el-
Jumat, 19 Juli 2024 - 18:36 WIB
Terawangan Jeng Nimas, Ngaku Lihat Dedi Mulyadi Bakal Blunder karena Malah Bela Pegi Setiawan Ketua Moonraker Cianjur: Rival-rivalnya Pasti Akan...
Sumber :
  • Antara / YouTube Jeng Nimas

tvOnenews.com - Seorang paranormal kondang bernama Jeng Nimas memberikan pandangan mengejutkan mengenai kasus yang melibatkan Dedi Mulyadi dan Pegi Setiawan.

Melalui penerawangannya, Jeng Nimas melihat bahwa tindakan Dedi Mulyadi yang membela Pegi Setiawan, Ketua Moonraker Cianjur, akan menjadi sebuah kesalahan besar yang berpotensi mempengaruhi elektabilitasnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterlibatan Dedi Mulyadi dalam kasus Vina Cirebon, yang difasilitasi untuk tes DNA bagi Pegi Setiawan, ternyata menimbulkan keraguan di kalangan netizen.

Banyak netizen yang meragukan hasil tes DNA tersebut, bahkan ada yang menyebut bahwa Pegi Setiawan adalah anak angkat, bukan anak kandung. 

Dalam penerawangannya, Jeng Nimas mengungkapkan bahwa langkah ini bisa menjadi bumerang bagi Dedi Mulyadi, terutama dalam konteks pencalonannya sebagai Gubernur Jawa Barat.

Jeng Nimas mengatakan, "Netizen sangat jeli dalam melihat kejanggalan. Apa yang dilakukan Kang Dedi Mulyadi terkait memfasilitasi tes DNA dan hasilnya yang meragukan ini pasti akan mempengaruhi elektabilitasnya. Ini bukan masalah kecil, ini bisa menjadi kesalahan besar."

Kasus ini bukan hanya sekedar masalah pribadi antara Dedi Mulyadi dan Pegi Setiawan, tetapi juga menyangkut nama baik dan kepercayaan publik terhadap Dedi Mulyadi. 

Menurut Jeng Nimas, dalam penerawangannya, ia melihat simbol-simbol yang menunjukkan bahwa kepercayaan publik bisa merosot jika Dedi Mulyadi tidak segera mengambil langkah untuk memperbaiki situasi.

"Di sini ada simbol harga diri dan kedudukan. Kedudukan Kang Dedi Mulyadi sangat terpengaruh oleh kasus ini. Jika tidak segera dijelaskan kepada publik tentang hasil tes DNA yang sebenarnya, maka dukungan untuknya bisa menurun drastis," jelas Jeng Nimas dilansir dari YouTube Jeng Nimas, Jumat (19/7).

Lebih lanjut, Jeng Nimas juga memperingatkan bahwa rival-rival politik Dedi Mulyadi akan memanfaatkan situasi ini untuk menjatuhkannya. 

"Rival-rivalnya pasti akan menggunakan kesempatan ini untuk menggembosi suara-suara Kang Dedi. Jadi, Kang Dedi harus berhati-hati dan segera mengambil langkah untuk memulihkan nama baiknya," tambahnya.

Kasus ini juga memunculkan berbagai spekulasi dan asumsi di kalangan netizen. Banyak yang berkomentar di media sosial, meragukan hasil tes DNA dan bahkan ada yang mengklaim bahwa Pegi Setiawan adalah anak angkat. 

Seorang netizen berkomentar, "Saya tetangganya Pegi Setiawan, dia anak angkat. Hasil tes DNA itu meragukan."

Penerawangan Jeng Nimas juga mengungkapkan bahwa Dedi Mulyadi harus lebih bijak dalam menghadapi kritik dan masukan dari masyarakat. 

"Ada simbol keangkuhan, jangan terlalu percaya diri dan tidak mau mendengarkan orang lain. Ini bisa menjadi penghalang besar dalam upaya memulihkan nama baik dan perolehan suaranya," kata Jeng Nimas.

Dalam konteks pencalonannya sebagai Gubernur Jawa Barat, Jeng Nimas menyarankan agar Dedi Mulyadi lebih terbuka dan transparan dalam menjelaskan hasil tes DNA Pegi Setiawan kepada publik. 

Menggandeng ahli medis yang kredibel untuk memberikan klarifikasi juga bisa menjadi langkah strategis.

"Dedi Mulyadi harus bisa menjelaskan dengan detail kepada netizen tentang hasil tes DNA tersebut. Paling tidak, ini bisa menjawab kecurigaan dan keraguan netizen," tambahnya.

Namun, Jeng Nimas juga mengingatkan bahwa kepercayaan publik yang sudah terlanjur jatuh akan sulit untuk dipulihkan sepenuhnya. 

Jeng Nimas menunjukkan kartu tarot yang menyimpulkan hasil ramalannya pada Dedi Mulyadi. Source: YouTube Jeng NimasJeng Nimas menunjukkan kartu tarot yang menyimpulkan hasil ramalannya pada Dedi Mulyadi. Source: YouTube Jeng Nimas

"Ada simbol persepsi dan pemikiran. Masyarakat yang sudah kecewa akan sulit untuk percaya kembali. Tapi setidaknya, dengan menjelaskan secara detail dan menggandeng ahli medis, bisa membantu memulihkan sebagian kepercayaan publik," jelasnya.

Dengan situasi yang semakin memanas, langkah-langkah yang diambil Dedi Mulyadi dalam waktu dekat akan sangat menentukan. 

Upaya untuk memulihkan nama baik dan perolehan suaranya harus dilakukan dengan segera dan tepat. Jeng Nimas menekankan bahwa Dedi Mulyadi harus tetap fokus dan tidak membuang waktu.

"Kang Dedi harus berusaha keras untuk memulihkan nama baiknya dan mendapatkan kembali simpati masyarakat. Ini bukan hanya tentang pencalonannya sebagai Gubernur, tetapi juga tentang kepercayaan publik yang harus dijaga," tutup Jeng Nimas.

Profil Jeng Nimas

Jeng Nimas, yang dikenal sebagai peramal kondang, memiliki latar belakang yang cukup unik. 

Pemilik akun Jeng Nimas Tarot ini memulai karirnya sebagai peramal setelah mempelajari berbagai ilmu mistik dan spiritual dari berbagai guru dan ahli. 

Beberapa nama seperti Harvey Moeis, Alshad Ahmad, Putri Delina, hingga Thariq pernah diramal olehnya.

Dengan kemampuan penerawangannya yang sering kali terbukti akurat, Jeng Nimas berhasil membangun reputasi sebagai salah satu peramal paling dihormati di Indonesia. 

Tidak hanya menangani kasus-kasus pribadi, Jeng Nimas juga sering diminta memberikan pandangan dalam berbagai isu publik dan politik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Profilnya yang karismatik dan penerawangannya yang mendalam membuatnya menjadi sosok yang selalu dinantikan pendapatnya oleh banyak orang. (udn)

Baca berita terkini dan lebih lengkap, klik google news tvOnenews.com
Ikuti juga sosial media kami;
twitter @tvOnenewsdotcom
facebook Redaksi TvOnenews

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Modus Tersangka TPPO Tentara Bayaran Rusia, Korban Diiming-Imingi Gaji hingga Rp620 Juta

Adapun modus operandi yang dilakukan tersangka yaitu mempermudah korban untuk sampai ke Rusia menjadi tentara bayaran dan mengiming-imingi gaji yang besar.
Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup  ‎

Usai Sekian Purnama, Shayne Pattynama Resmi Masuk Skuad Persija saat Hadapi PSMS Medan di League Cup ‎

Shayne Pattynama secara resmi masuk dalam skuad dan dibawa Persija Jakarta untuk menghadapi PSMS Medan di laga perdana I League Cup 2026-2027.
Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Kakorlantas Polri Tekankan Keselamatan Perjalanan Saat Rakor Persiapan Nataru

Korlantas Polri bersama sejumlah stakeholder menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Miris! Diduga Ikuti Saran Medis dari ChatGPT, Mantan Pegawai Amazon Meninggal Dunia

Seorang mantan pegawai Amazon di Seattle, Amerika Serikat meninggal dunia diduga setelah ikuti saran medis yang diberikan ChatGPT. Pihak keluarga gugat OpenAI.
Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Istri Sah Dwi Bagus Martono Tak Tahu Suami Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Akui sedang Ngajar di Sekolah

Martha Amalia Iflahah (34), istri sah Dwi Bagus Martono (40), tersangka kasus pembunuhan istri siri, Dini Hardiyanti (30), dan anak di Madiun mengaku tidak tahu peristiwa tersebut.
Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Bocah 10 Tahun Asal Koja Jakarta Utara Hilang: Dia Susah Sekali Bicara dan Menghindari Orang Baru

Berdasarkan informasi yang disebarluaskan dalam unggahan di Threads, anak laki-laki yang tengah dicari-cari keberadaannya tersebut diketahui berusia 10 tahun

Trending

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Kronologi Pembunuhan Anak Usia 20 Bulan di Toilet Stasiun Kebayoran Lama: Pelaku Kesal hingga Dicelupkan ke Bak Air

Menurut pelaku AR (22), ia membunuh SF dengan cara mencelupkan kepala korban ke bak air di toilet dekat Stasiun Kebayoran Lama dan kakinya diangkat ke atas.
Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Viral Nakes RSUD Mampang Prapatan Disebut Tak Sigap Tangani Pasien di IGD: Pasien Kritis tapi Santai Banget, Tutup Aja Lah

Seorang netizen meluapkan kekecewaannya terhadap lambatnya respons para nakes di RSUD Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, saat menangani pasien gawat darurat.
Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Hasil Pemain Timnas Indonesia di Mancanegara: Joey Pelupessy Bawakan Kabar Bahagia

Gelandang Timnas Indonesia, Joey Pelupessy, membawakan kabar gembira menjelang FIFA Matchday November 2026. Sang gelandang berhasil membantu klubnya meraih kemenangan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT