GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok ini Umbar Percakapan Asli dengan RT Pasren soal Kasus Vina Cirebon, Memohon agar Beri Penjelasan, tapi Malah Dibalas...

Sejak kasus pembunuhan Vina Cirebon kembali viral dan menjadi perbincangan publik, Pak RT Abdul Pasren dan anaknya Kahfi menjadi sosok yang mencuri perhatian.
Sabtu, 20 Juli 2024 - 12:19 WIB
Kolase Foto RT Pasren dan Aminah Ibunda Supriyanto
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Sejak kasus pembunuhan Vina Cirebon kembali viral dan menjadi perbincangan publik, Pak RT Abdul Pasren dan anaknya Kahfi menjadi salah satu sosok yang mencuri perhatian.

Hal itu lantaran dirinya dinilai memberikan keterangan palsu saat persidangan 8 terpidana kasus tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, pada kasus pembunuhan Vina dan Eky Cirebon sebelumnya diketahui ada 8 terpidana yakni Rivaldi Aditya Wardana (21), Eko Ramadhani (27), Hadi Saputra (23), Jaya (23), Eka Sandi (24), Sudirman (21), Supriyanto (20), dan Saka Tatal.


Ilustrasi teman terpidana kasus Vina Cirebon ungkap malam 27 Agustus 2016 (Sumber: Kolase tim tvOnenews)

Tudingan keterangan palsu itu muncul setelah orang tua dari salah satu terpidana, Supriyanto yakni Ainah muncul ke publik dan mencoba membantah kesaksian dari RT Pasren.

Pada malam kejadian pembunuhan Vina dan Eky (27 Agustus 2016), lima terpidana tersebut mengaku tidur di rumah Pak RT Pasren bersama dengan teman-teman lainnya, termasuk Kahfi, usai minum-minuman beralkohol. 

Sehingga, menurut Aminah alibi dari para terpidana menunjukan kalau mereka tidak mungkin berada di TKP dan melakukan pembunuhan terhadap Vina.

Selain itu, saat diwawancarai oleh Uya Kuya di kanal youtube Uya Kuya Tv, Aminah juga menepis kabar kalau dirinya sempat mengiming-imingi uang kepada RT Pasren untuk berbohong saat persidangan.

"Karena ada berita bahwa saya nangis-nangis di pangkuannya dan diiming-imingi uang dan disuruh berbohong, yang bilang adalah Pak RT," kata Aminah kepada Uya Kuya.


Aminah dan Uya Kuya (sumber: tangkapan layar Youtube Uya Kuya Tv)

"Padahal sebetulnya ibu enggak sama sekali iming-imingi pak RT nggak ada, tapi yang nangis-nangis itu ada," lanjutnya.

Lebih lanjut, Aminah mengatakan jika dirinya memang menangis meminta kepada RT Pasren untuk menyampaikan kejujuran bahwa anaknya memang tidak terlibat kasus pembunuhan itu.

Aminah meminta bantuan kepada RT Pasren untuk menjelaskan kalau yang sebenarnya Supriyanto bersama 5 terpidana lainnya memang menginap di rumah RT Pasren.

"Karena saya nggak kuat air mata menetes dan nggak mau belit-belit langsung tho the point. Saya turun dari kursi saya mohon tolong jujur kalau memang anak-anak itu tidur di rumah Wak Pasren," terang Aminah.

"Tolong jujur Wak karena saya tahu mereka nggak salah, karena banyak teman-teman yang ngomong bahwa mereka itu tidur di rumah Wa Pasren," lanjutnya.


Aminah dan Kuasa Hukumnya (sumber: tangkapan layar Youtube Uya Kuya Tv)

Namun, aminah juga menyampaikan jika pada saat itu RT Pasren justru menolak permintaan tersebut dan mengatakan jika itu bukan urusannya.

"Terus Wa Pasren nya bilang gini 'tidak saya tidak tahu, itu bukan urusan saya. Itu urusan polisi langsung aja ke polisi'," kata Aminah.

Aminah pun menegaskan kalau pada saat itu, dirinya sama sekali tidak mengiming-imingi RT Pasren uang agar berbohong di persidangan.

Atas kejadian tersebutlah, Aminah yang didampingi kuasa hukum Jan S Hutabarat melaporkan RT Pasren ke Bareskrim atas tuduhan kesaksian palsu saat persidangan.

Sebelumnya, RT Pasren dan anaknya Kahfi sempat membantah pernyataan yang menyebutkan jika 5 terpidana kasus Vina menginap dirumahnya saat kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka bersaksi jika kelima terpidana tidak menginap di rumahnya. Dan putranya, Kahfi, pada malam kejadian juga mengaku tidur sendiri.

(akg)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua AFI Beri Update Bidding Piala Dunia Futsal 2028, Singgung Fasilitas di Indonesia

Ketua Umum Asosiasi Futsal Indonesia, Michael Sianipar, mengungkapkan bahwa Indonesia resmi masuk dalam proses awal bidding Piala Dunia Futsal 2028 untuk menjadi tuan rumah ajang futsal dunia yang berada di bawah naungan FIFA.
Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Diam-diam Orang Indonesia Kebanyakan Gula, Gigi Jadi Korban Pertama? Ini Solusi Proteksinya

Ketika seseorang mengonsumsi makanan atau minuman manis, bakteri di mulut dengan cepat mengubah sisa gula menjadi asam yang dapat merusak enamel gigi. Tingginya
KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

KPK Pastikan Masih Kejar Harun Masiku

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan masih melakukan pengejaran terhadap buron kasus suap pergantian antar waktu, Harun Masiku.
Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Bursa Transfer Pemain Timnas Indonesia Abroad: Nasib Mees Hilgers Segera Ditentukan FC Twente

Mees Hilgers memasuki musim terakhirnya bersama FC Twente. Drama transfer bek tengah Timnas Indonesia ini memang sudah ramai sejak musim lalu. 

Trending

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

Raperda Banjir Surabaya Masuk Finalisasi, DPRD Komisi C Soroti Pola Penanganan Sporadis

DPRD Kota Surabaya melalui Komisi C tengah memfinalisasi pembahasan Raperda Pengendalian dan Penanggulangan Banjir yang diarahkan untuk mengubah pola penanganan banjir dari sporadis menjadi sistematis dan terintegrasi dari hulu hingga hilir.
DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

DPR Ingatkan Penghapusan Guru Honorer Tak Boleh Berujung PHK Massal

Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera mengingatkan kebijakan penghapusan tenaga honorer tidak boleh berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) massal, terutama terhadap guru honorer yang masih aktif mengajar.
Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Omongan Khabib Nurmagomedov Benar-benar Terbukti: Khamzat Chimaev Tumbang di UFC 328

Khamzat Chimaev gagal mempertahankan gelar sabuk di UFC 328 setelah dikalahkan Sean Strickland, hasil yang sekaligus membuktikan peringatan Khabib Nurmagomedov.
Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Reaksi Kapten Red Sparks Yeum Hye-seon Setelah Megawati Hangestri Pilih Gabung ke Hyundai Hillstate

Begini reaksi kapten Red Sparks Yeum Hye-seon setelah sahabatnya Megawati Hangestri memilih gabung Hillstate sekaligus gagal bermain setim lagi musim depan.
Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Gara-gara Rekrut Megawati Hangestri, Pelatih Hyundai Hillstate Punya Julukan Baru dari Volimania Indonesia

Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung juga mendapatkan julukan baru dari volimania Indonesia usai resmi mendatangkan Megawati Hangestri di Liga Voli Korea 2026-2027.
Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Alasan Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin Relakan Megawati Hangestri Gabung Hillstate Musim Depan

Pelatih Red Sparks Ko Hee-jin ternyata sempat menghubungi Megawati Hangestri terlebih dahulu sebelum akhirnya Mega berlabuh ke Hyundai Hillstate musim depan.
Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate Cetak Rekor Usai Rekrut Megawati Hangestri, Nyaris Lampaui Prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea

Hyundai Hillstate berhasil mencetak rekor mentereng usai merekrut Megawati Hangestri. Bahkan pencapaian ini membuat mereka nyaris melampui prestasi Red Sparks di Liga Voli Korea.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT