News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pengakuan Jujur Seorang Pria Bertubuh Gempal ke Dedi Mulyadi Soal Kasus Vina Cirebon, Ngaku Disuruh Polisi untuk Lakukan Hal ini: Semua Kesaksian Saya...

Pria bertubuh gempal jujur di hadapan Dedi Mulyadi soal kesaksiannya pada kasus Vina Cirebon 2016 silam. Dede mengungkapkan bahwa dirinya pernah disuruh polisi
Selasa, 23 Juli 2024 - 15:52 WIB
Pengakuan Jujur Seorang Pria Bertubuh Gempal ke Dedi Mulyadi, Ngaku Disuruh Polisi untuk Lakukan Hal ini: Semua Kesaksian Saya...
Sumber :
  • Kolase Tim tvOnenews / YouTube Kang Dedi Mulyadi Official

Kolase Dede, dan Iptu Rudiana, Ayah Eky terkait kasus Vina Cirebon. Source: Kolase tim tvOnenewsKolase Dede, dan Iptu Rudiana, Ayah Eky terkait kasus Vina Cirebon. Source: Kolase tim tvOnenews

Keesokan harinya, Dede bertanya kepada Aep mengapa harus memberikan keterangan palsu. Aep mengaku dendam kepada para pemuda tersebut karena pernah dipukuli. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dia dendam,” kata Dede. Pengakuan yang disimpan Dede selama delapan tahun ini menjadi babak baru dalam penyelidikan kasus Vina Cirebon.

Diketahui, selama ini ada delapan orang yang menjadi tersangka dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky. Tujuh dari delapan orang tersebut masih mendekam di penjara karena divonis hukuman seumur hidup.

Kesaksian palsu yang diberikan Dede bermula dari permintaan Aep untuk menemaninya ke polsek. Mengira Aep tidak hafal jalan di Cirebon, Dede setuju untuk mengantarnya.

"Aep menelepon saya dan meminta saya untuk mengantarnya ke polsek. Saya pikir Aep tidak terlalu hafal daerah Cirebon karena dia orang rantau. Jadi, saya antar dia ke sana," cerita Dede kepada Dedi Mulyadi.

Namun, setibanya di polsek, Dede bertemu dengan Iptu Rudiana. Aep dan ayah Eky itu lalu meminta Dede untuk menjadi saksi dalam kasus tewasnya Vina dan Eky pada 27 Agustus 2016.

“Saya bingung ketika diminta menjadi saksi. Sebenarnya saya tidak ingin menjadi saksi. Saya ingin keluar dari polsek, tapi sudah berada di dalam, saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya juga takut karena tidak mengerti hukum,” ungkap Dede.

Dede akhirnya masuk ke sebuah ruangan dan memberikan kesaksian palsunya kepada penyidik yang mulai menanyainya.

Hal tersebut membuat Dedi Mulyadi penasaran tentang imbalan yang diterima Dede setelah memberikan kesaksian palsu yang diatur oleh Iptu Rudiana. 

Dedi Mulyadi pun bertanya kepada Dede tentang imbalan apa yang didapatkannya setelah memberikan kesaksian palsu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Apa yang kamu dapat dari memberikan kesaksian palsu? Membuat orang lain menderita seumur hidup dan mungkin bisa saja waktu itu jika nasib buruk vonisnya hukuman mati. Tujuh orang dipidana mati, apa yang kamu dapat? Kamu diberi upah?" tanya Dedi Mulyadi.

Dede menjawab, "Tidak, sama sekali tidak diberi upah." Dedi Mulyadi kemudian mengulangi pertanyaan yang sama beberapa kali, dan jawaban Dede tetap sama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.
YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras Ceritakan Kronologi Digerebek Sekelompok OTK hingga Diduga Diintimidasi di Kediamannya

YouTuber Herri Pras mengungkapkan awal mula insiden dirinya digeruduk hingga diduga mendapat tindak kekerasan fisik di rumahnya oleh orang tak dikenal (OTK).
14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

14 Pendaki Gunung Merapi Dipulangkan, 11 Orang Akui Terhubung Medsos Open Trip Ilegal

Sebanyak 14 pendaki ilegal yang memasuki kawasan Gunung Merapi telah dipulangkan setelah sebelumnya diamankan oleh petugas.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

Viral Video Herri Pras Digeruduk Kelompok Bela Diri Usai Tantang 'Fight Sampai Mati'

YouTuber Herri Pras digeruduk dan ditendang oleh sekelompok orang dari komunitas bela diri di kediamannya usai menyebarkan konten viral tantangan bertarung.
Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Siapa Herri Pras? YouTuber Asal Jember yang Digeruduk Sekelompok Pria usai Tantang Duel sampai Mati

Nama YouTuber Herri Pras tengah menjadi sorotan setelah sebuah video memperlihatkan dirinya didatangi sekelompok pria bela diri. Ini profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT