GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Mendengar Jessica Wongso Bicara, Kembaran Mirna Salihin Beri Ultimatum Pada Eks Terpidana Kasus Kopi Sianida: Jadi Kamu…

Setelah Jessica dinyatakan bebas dari penjara, kasus kopi sianida yang telah menewaskan Mirna Salihin kembali jadi sorotan publik. Kembaran Mirna emosi saat...
Senin, 2 September 2024 - 21:26 WIB
Mendengar keterangan Jessica Wongso, Kembaran Mirna Salihin Naik Pitam
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Tim tvOnenews - Rika Pangesti

tvOnenews.com - Mantan terpidana kasus pembunuhan berencana ‘kopi sianida’, Jessica Wongso kini telah dinyatakan bebas bersyarat.

Diketahui, Jessica Wongso ditetapkan bersalah atas kasus pembunuhan berencana ‘kopi sianida’ yang telah menewaskan sahabatnya, Wayan Mirna Salihin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Jessica merasa sangat bersyukur bisa menghirup udara segar seusai dinyatakan bebas dari penjara. 

Meski telah mendekam dalam penjara selama 8 tahun, namun Jessica mengaku tidak merasakan dendam kepada siapapun.

Setelah Jessica dinyatakan bebas dari penjara, kini kasus kopi sianida yang telah menewaskan Mirna Salihin kembali menjadi sorotan publik.

Kembali beredar sebuah perdebatan antara Jessica Wongso dan saudara kembar Mirna, Sandy Salihin saat persidangan, dimana Sandy menjadi saksi.

Keduanya sempat memperdebatkan alasan mengapa Jessica tidak datang ke pemakaman Mirna dan terkesan menghindar dari keluarga korban.

Seperti apa penjelasan Jessica Wongso tentang alasannya tak datang ke pemakaman dan berdebat dengan Sandy Salihin? Simak informasinya berikut ini.

Dalam persidangan kasus kopi sianida ini, Jessica Wongso yang saat itu merupakan terdakwa memberikan keterangan mengenai kejadian saat ia berada di rumah duka.

Ia bertemu dengan Tante Mirna serta disebelahnya terdapat Sandy Salihin. Pada awalnya Tante Mirna menanyakan kehidupan Jessica selama tinggal di Australia.

Jessica Wongso
Jessica Wongso. (Kolase tvOnenews)

Kemudian Tante Mirna bercerita kalau ada temannya Mirna yang sedang menunggu di kafe tersebut dan menaruh sesuatu di minuman Mirna.

“Setelah itu tante itu bilang sama saya kalau ada temannya mirna yang sedang menunggu di restoran itu menaruh sesuatu di minuman Mirna. Terlihat di CCTV dan ada orang yang melihat,” ungkap Jessica Wongso saat memberikan keterangan pada sidang kasus kopi sianida.

Sontak Jessica berpikir saat itu teman mirna hanya ada dirinya dan Hani yang berada di tempat kejadian.

Lantas, hatinya merasa tidak enak dan merasa bingung mengapa Tante Mirna mengatakan hal itu kepadanya.

“Lalu tante itu meminta saya untuk menuliskan kronologi kejadian. Setelah itu perasaan saya sudah tidak enak makanya alasan itulah saya tidak datang ke pemakaman,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Sandy Salihin pun mengaku mendengar seluruh percakapan Jessica bersama tantenya.

Namun dirinya menanyakan mengapa dirinya tidak datang untuk menemui keluarga secara baik-baik. 

“Saya juga dengar semua itu kok, tapi kenapa nggak datang ke keluarga kita ngomong baik-baik, itu pertama. Kenapa kamu malah cari pengacara?” tanya Sandy Salihin.

Jessica menegaskan kembali kalau tante Mirna tidak menyebutkan sianida, hanya mengatakan kalau ada teman Mirna yang menaruh sesuatu di minuman ponakannya.

“Jadi maksudnya tante aku nuduh kamu gitu? Kalau merasa nuduh kenapa nggak bela diri?” kata saudara kembar Mirna.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kenapa nggak ngomong gitu? Kenapa nggak bela kamu sendiri?” imbuhnya. 

Kemudian, Hakim berusaha menghentikan perdebatan tersebut dan melanjutkan persidangan. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Ngadu Beasiswa Tak Kunjung Cair ke Dedi Mulyadi, Mahasiswa Uninus Ini Malah Dibiayai Kuliah sampai Lulus

Aksi penertiban bangunan liar yang dipimpin Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Kota Bandung mendadak berubah haru setelah seorang mahasiswa menyampaikan curhatan.
Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Effendi Simbolon Anggarkan Rp10 M Benahi Kampus UHN: Kami Ingin Kampus Ini Jadi Persemaian Tunas-tunas Harapan Bangsa

Ketua Umum Pengurus Yayasan UHN, Dr. Effendi Muara Sakti Simbolon, menegaskan yayasan berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan dan sarana prasarana kampus.
Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Lapor Pembangunan SPPG Polri ke Presiden: 33 Dibangun di Wilayah 3 T dan 47 Pakai Energi Terbarukan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaporkan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Polri yang tersebar di seluruh Indonesia di hadapan Presiden Prabowo Subianto.
Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Resmi! Teja Paku Alam Masuk Pertimbangan John Herdman untuk Dipanggil ke Timnas Indonesia setelah Tampil Impresif di Persib

Teja Paku Alam resmi masuk pertimbangan John Herdman ke Timnas Indonesia setelah tampil impresif bersama Persib Bandung dengan catatan clean sheet terbanyak.
FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group dan PT Pelindo Multi Terminal Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

FKS Group bersama Pelindo Multi Terminal kembali melanjutkan program pemberdayaan masyarakat yang kini memasuki tahap kedua di Surabaya.
LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

LPG Mahal, KDM Ajak Warga Jabar Masak Pakai Kayu atau Gas dari Kotoran Sapi: Yang di Kota Pakai Kompor Listrik

Kenaikan harga gas elpiji nonsubsidi yang terjadi belakangan ini memantik respons dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Pria yang akrab disapa KDM ini menilai

Trending

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

Sikap Resmi SMAN 1 Sambas soal Polemik Lomba Cerdas Cermat MPR RI: Hormati Keputusan Hasil Penyelenggaraan LCC

SMAN 1 Sambas melalui kepala sekolah resmi merilis pernyataan sikapnya. Sekolah menghargai hasil final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalbar.
Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Ketua MPR Sebut Juri LCC Tak Perlu Minta Maaf, Federasi Serikat Guru Indonesia Justru Desak Keduanya Memohon Maaf

Dua dewan juri Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar 2026 MRP RI di Kalimantan Barat, didesak meminta maaf secara langsung soal polemik salahkan jawaban siswa.
Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Suku Togutil Ragukan Janji Pemprov Malut Buatkan Bangunan Layak Huni, Sherly Tjoanda: Kita Bikin Lebih Bagus

Janji Gubernur Malut Sherly Tjoanda yang ingin membangun pemukiman di Desa Koil bekerja sama dengan Kemensos diragukan oleh penduduk setempat yaitu suku Togutil
Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Soal Hikmah Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI, Ayah Siswi SMAN 1 Pontianak: Seorang Anak Gagah Suarakan Keadilan

Andre Kuncoro, ayah siswi SMAN 1 Pontianak, Josepha Alexandra bicara hikmah polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Kalimantan Barat (Kalbar).
Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Ikut Murka Lihat yang Dialami Ocha Siswi SMAN 1 Pontianak di LCC MPR, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Beri Reaksi Begini

Polemik pelaksanaan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI menyita perhatian banyak orang setelah potongan video beredar di media sosial.
Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Pantas Berani Lawan Juri LCC MPR RI, Ayah Bongkar Josepha Alexandra Rajin Belajar sejak Kecil: Ini Anak Gak Stres Kah?

Andre Kuncoro, ayah Josepha Alexandra (Ocha), siswi SMAN 1 Pontianak peserta final Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI 2026 Kalbar ungkap tabiat anaknya.
Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Pernyataan Sikap SMAN 1 Sambas Usai Dituduh Tidak Jujur di LCC MPR RI Kalbar, Tuntut Pemulihan Nama Baik Sekolah

Satu pekan setelah polemik dalam LCC MPR RI Kalbar, SMAN 1 Sambas sebagai pemenang akhirnya merilis pernyataan sikap hingga tuntut nama baik sekolah dipulihkan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT