News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Isi HP Anak 14 Tahun yang Bunuh Ayah dan Neneknya di Lebak Bulus, Polisi Tidak Temukan…

Ponsel genggam (HP) milik MAS anak 14 tahun yang bunuh ayah dan neneknya, serta melukai ibunya di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan diperiksa -
Kamis, 5 Desember 2024 - 11:24 WIB
Terungkap Isi HP Anak 14 Tahun yang Bunuh Ayah dan Neneknya di Lebak Bulus, Polisi Tidak Temukan…
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com - Freepik

tvOnenews.com - Ponsel genggam (HP) milik MAS anak 14 tahun yang bunuh ayah dan neneknya, serta melukai ibunya di Perumahan Bona Indah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan diperiksa polisi.  

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Rahmat Idnal menyebut HP milik MAS perlu diperiksa untuk menggali motif di balik kelakuan keji anak 14 tahun itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagaimana diketahui MAS membunuh APW ayahnya dan RM neneknya, serta melukai AP ibunya dengan pisau pada Sabtu (30/11/2024) dini hari lalu.

Foto Laawas Anak yang Bunuh Ayah Kandungnya
Foto Laawas Anak yang Bunuh Ayah Kandungnya
Sumber :
  • Tangkapan Layar/TikTok

 

Dari pemeriksaan HP tersebut polisi mengetahui bahwa MAS bukanlah anak yang gemar bermain game online.

Malahan diketahui jika MAS merupakan anak yang lebih senang menghabiskan waktunya untuk melukis dan mendengarkan lagu di YouTube. 

"Jarang bermain game online, yang bersangkutan senang melukis dan mendengar lagu di YouTube," kata Ade.  

Ade memastikan di dalam HP milik anak 14 tahun itu tidak ada hal yang mencurigakan. 

Adapun hingga saat ini HP milik MAS masih disita pihak kepolisian sebagai barang bukti untuk mengungkap kasus tersebut. 

“Sudah dibuka. Sementara ini masih belum ditemukan hal-hal yang menyimpang," terangnya.

{{imageId:304012}}  

Saat ini MAS sudah diamankan polisi. MAS ditempatkan di sebuah safe house atau rumah aman. 

Berdasarkan keterangan polisi, MAS sudah ceria kembali. Bahkan, dia sempat mengikuti ujian dari sekolahnya meskipun secara daring. 

Ujian daring yang dijalani MAS terhitung mulai dari Senin ini hingga sepekan ke depan. 

MAS tetap mengikuti ujian layaknya siswa-siswa lainnya demi memastikan dirinya mendapatkan hak pendidikannya. 

Ade mengatakan selama pemeriksaan ini MAS dinilai sebagai anak yang sopan dan penurut. Bahkan, kata dia, sikapnya jauh dari kata temperamental.  

"Yang bersangkutan anak yang sopan santun dan penurut sama orang tua. Jauh dari temperamental," terangnya.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpisah, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi mengatakan MAS sering mempertanyakan bagaimana kabar ayah, ibu, dan neneknya selama ini. 

Pihaknya pun menjawab pertanyaan MAS secara perlahan dan menyampaikan jika ayah dan neneknya sudah tiada. Sementara itu, ibunya sedang berada di rumah sakit untuk saat ini.  

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Dayung, Bulu Tangkis Hingga Panjat Tebing Tak Masuk SEA Games 2027 Malaysia, NOC Indonesia Soroti Keputusan SEAGF

Southeast Asian Games Federation (SEAGF) secara mengejutkan tak memasukan sejumlah cabang olahraga populer pada daftar final cabor untuk SEA Games 2027 Malaysia
Imbas Piala Asia 2027, Laga Minggu ke-13 Liga Pro Saudi 2026/2027 Resmi Diundur

Imbas Piala Asia 2027, Laga Minggu ke-13 Liga Pro Saudi 2026/2027 Resmi Diundur

Pihak AFC mengumumkan penggeseran jadwal Piala Asia 2027, yang secara langsung berdampak pada seluruh agenda kompetisi domestik dan antarklub di kawasan Asia, termasuk Liga Pro Saudi.
PP KAMMI Desak RUU Perampasan Aset Sasar Keuntungan Korporasi Perusak Lingkungan

PP KAMMI Desak RUU Perampasan Aset Sasar Keuntungan Korporasi Perusak Lingkungan

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) PP KAMMI menyampaikan sejumlah pandangan dan rekomendasi untuk perkuat substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset
Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, Kementerian PU Lakukan Inventarisasi Dampak

Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru, Kementerian PU Lakukan Inventarisasi Dampak

Banjir lahar dingin Gunung Semeru menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Lumajang, Jawa Timur pada Senin (2/11).
Viral Eks Karyawan Es Teh Buto Kalidami Surabaya Buka Suara usai Gajinya Dipotong Tanpa Alasan yang Jelas

Viral Eks Karyawan Es Teh Buto Kalidami Surabaya Buka Suara usai Gajinya Dipotong Tanpa Alasan yang Jelas

Merasa tindakan pemotongan upah tersebut tidak adil, @sephorapajamas menuntut klarifikasi langsung kepada pihak yang diduga merupakan pemilik usaha Es Teh Buto.
Bukan Cuma Goncalo Inacio, AC Milan Pantau Bek Muda Belgia untuk Bursa Transfer Januari

Bukan Cuma Goncalo Inacio, AC Milan Pantau Bek Muda Belgia untuk Bursa Transfer Januari

Klub Liga Itlaia, AC Milan sudah menyiapkan beberapa nama anyar yang ingin direkrut untuk memperkuat lini pertahanan pada bursa transfer bulan Januari 2027.

Trending

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar Duka, Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru Mercy Monica Yolanda Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari lingkungan peradilan di Indonesia. Hakim Pengadilan Negeri Koto Baru, Mercy Monica Yolanda, S.H., M.Kn., dikabarkan meninggal dunia.
PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS Berduka, Perancang Logo Baru Partai Ndang Sutisna Meninggal Dunia

PKS sampaikan pesan belasungkawa atas meninggalnya Ndang Sutisna, perancang logo baru partai yang karyanya menjadi identitas visual PKS.
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Siapa Yudi Cahyadi? Petarung MMA yang Diduga Terlibat dalam Aksi Intimidasi terhadap Herri Pras

Nama Yudi Cahyadi mendadak jadi perbincangan setelah atlet MMA itu diduga terlibat dalam aksi intimidasi serta kekerasan terhadap konten kreator Herri Pras.
Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Viral Video Pasangan Egar dan Fina Banyuwangi di TikTok, Pakar Siber Warning Modus Link Pishing Penguras Rekening

Platform media sosial TikTok dan Instagram belakangan dihebohkan oleh perburuan masif warganet terhadap pasangan asal Banyuwangi, Jawa Timur, yakni Egar - Fina
4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

4 Keuntungan untuk Timnas Indonesia usai Piala Asia 2027 Resmi Mundur, Bisa Tambah Pemain Naturalisasi Baru

Jadwal Piala Asia 2027 bergeser ke Desember, memberi John Herdman dan PSSI waktu tambahan untuk mematangkan skuad Timnas Indonesia dan memantau diaspora
Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Dua Kali Mangkir, KPK Segera Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid: Kalau Bisa Datang, Kenapa Harus Upaya Paksa?

Komisi Pemeberantasan Korupsi (KPK) mengaku kembali melayangkan surat pemanggilan terhadap Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT