News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nasib Gus Miftah sebagai Pendakwah di Ujung Tanduk? Terawangan Jeng Nimas: Memang Nanti Akan…

Nasib Gus Miftah di ujung tanduk? Simak terawangan Jeng Nimas tentang karier pendakwah yang sedang digeruduk netizen setelah menghina penjual es teh. Ternyata..
Rabu, 11 Desember 2024 - 07:05 WIB
Kolase foto Gus Miftah dan Jeng Nimas
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com
Jeng Nimas terawang nasib Gus Miftah
Jeng Nimas terawang nasib Gus Miftah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube: Jeng Nimas

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jeng Nimas menjelaskan, "Memang ada penurunan dalam kariernya dalam jangka pendek, tetapi dengan usaha yang keras dan introspeksi diri, Gus Miftah masih memiliki kesempatan untuk bangkit kembali. Namun, ini bukanlah hal yang mudah, karena dampak dari masalah yang ada saat ini akan terus terasa dalam waktu yang panjang."

Selain itu, simbol wise counselor yang muncul dalam terawangan Jeng Nimas menandakan bahwa para pendakwah seperti Gus Miftah harus lebih berhati-hati dalam berbicara. 

Setiap perkataan harus dipertimbangkan dengan bijak, agar tidak melukai perasaan orang lain. 

Hal ini juga berkaitan dengan pernyataannya yang menghina penjual es teh, yang menurut Jeng Nimas, seharusnya bisa disampaikan dengan cara yang lebih lembut dan penuh kasih sayang.

Lebih lanjut, Jeng Nimas memberikan pesan kepada semua pihak yang terlibat dalam masalah ini, baik Gus Miftah maupun penjual es teh, untuk mencari jalan tengah yang saling menguntungkan. 

Misalnya, aturan mengenai jual beli yang tidak mengganggu jalannya acara pengajian bisa diterapkan. 

Potret Gus Miftah
Potret Gus Miftah
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

 

Namun, ia juga menegaskan bahwa Gus Miftah harus lebih memperhatikan kata-katanya di masa depan agar tidak merusak citranya sebagai panutan.

Meskipun ada banyak keraguan yang muncul akibat kontroversi ini, Gus Miftah masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki segalanya.

Tentu saja, usaha untuk bangkit kembali memerlukan waktu dan kesabaran.

"Akan ada yang tetap menggunakan jasa Gus Miftah untuk pengajian-pengajian, meski tidak seramai dulu," ujar Jeng Nimas. 

Ini menunjukkan bahwa meski ada penurunan, pintu-pintu peluang masih terbuka bagi Gus Miftah di masa depan.

Sebagai seorang pendakwah, Gus Miftah tentu harus lebih bijak dalam berkata-kata dan memahami perasaan orang lain. 

Gus Miftah dan Sunhaji penjual es teh
Gus Miftah dan Sunhaji penjual es teh
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti yang disampaikan Jeng Nimas, penting bagi seseorang untuk memanusiakan manusia, apapun status sosial mereka. 

Gus Miftah harus belajar untuk tidak menganggap rendah orang lain, terutama mereka yang berada di bawahnya. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Kebijakan WFH ASN Setiap Hari Jumat, Dirlantas Ungkap Ada Pengurangan Volume Kendaraan

Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin ungkap kondisi lalu lintas di wilayah hukum Polda Metro Jaya, terutama Jakarta, usai ada penerapan WFH setiap hari Jumat.
Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Gubernur Khofifah Lantik Pengurus Wilayah, Komisariat dan Pengurus Cabang IKA UNAIR

Ketua Umum PP IKA UNAIR yang juga Gubernur Jatim melantik Pengurus Wilayah, Komisariat, dan Pengurus Cabang IKA UNAIR periode 2025–2030.
Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Sidak Dapur Rumah Warga, Gubernur Dedi Mulyadi Meringis Lihat Lauk Makanan Seadanya yang Dibuat Seorang Nenek

Di bulan Ramadhan kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merasa terenyuh ketika melihat warganya yang hanya konsumsi makanan seadanya untuk berbuka puasa.
Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Minta Audiensi dengan DPR RI, Pekerja Penggilingan Padi Pakuhaji: Kesulitan Pasokan Gabah

Proyek pembangunan yang mengikis ribuan hektar lahan pertanian di Kecamatan Pakuhaji, Tangerang, turut menggerus nasib pekerja penggilingan padi.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.
Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Keputusan AFC Bisa Bikin Rugi Timnas Indonesia, Media Vietnam Sebut Skuad Garuda akan Gagal ke Piala Dunia U17 2026

Media Vietnam menyebut ada keputusan AFC yang bisa membuat Timnas Indonesia rugi dan gagal lolos ke Piala Dunia U17 2026. Keputusan ini terkait tuan rumah.

Trending

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Dapat Izin FIFA, Jay Idzes hingga Kevin Diks Bisa Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA ASEAN Cup 2026

Skuad Garuda punya kesempatan langka, yakni memanggil para pemain terbaiknya tanpa terhalang tembok perizinan klub Eropa untuk bermain di FIFA ASEAN Cup 2026.
Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam Heran, Kok Timnas Indonesia Berpeluang Tantang Italia di FIFA Matchday Juni 2026

Publik Vietnam soroti peluang Timnas Indonesia menghadapi Italia di FIFA Matchday Juni 2026. Begini katanya.
Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

Babak Baru Izin SMK IDN Bogor Dicabut KDM: Sekolah Serahkan Bukti Tambahan, Desak Ombudsman Uji Dugaan Maladministrasi

SMK IDN Boarding School Jonggol, Bogor menyerahkan bukti tambahan hingga minta Ombudsman bongkar dugaan penyimpangan SK Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM).
Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Diajak Joging Pelatih Timnas Indonesia John Herdman, Ketum PSSI Erick Thohir: Kita Nggak Kuat

Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan jawaban jenaka ketika diajak pelatih Timnas Indonesia John Herdman untuk berolahraga lari atau joging bersama-sama.
Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Dedi Mulyadi Siap Bangun Gedung Kedokteran UIN Bandung, Syaratnya: Warga Miskin Jabar Kuliah Gratis

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung yang merayakan hari jadinya ke-58.
Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi Ibu Muda Nyaris Kehilangan Bayinya di RSHS Bandung Gara-gara Kecerobohan Perawat, Singgung Dedi Mulyadi

Kronologi ibu muda asal Cimahi nyaris saja kehilangan bayi yang baru dilahirkannya gara-gara keteledoran petugas Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Kota Bandung.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT