GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Simak Tips Menikmati Sambal dan Makanan Pedas Tanpa Takut Perut ‘Kaget’, Yuk Intip Rahasianya!

Menikmati makanan favorite dengan sambal memang punya suatu kenikmatan tersendiri. Simak tips menikmati sambal dan makanan pedas tanpa takut perut kaget
Minggu, 20 April 2025 - 01:54 WIB
Simak Tips Menikmati Makanan Pedas Tanpa Takut Perut ‘Kaget’, Yuk Intip Rahasianya!
Sumber :
  • Ist

tvOnenews.com - Menikmati makanan pedas adalah bagian dari keseharian banyak orang di Indonesia. Dari sambal bawang hingga sambal hijau, rasa pedas seakan menjadi pelengkap yang tak tergantikan dalam setiap santapan. 

Namun, bagi sebagian orang, menyantap makanan pedas bisa jadi tantangan tersendiri. Perut yang sensitif atau lidah yang belum terbiasa sering kali menjadi penghalang. Tenang, kamu tetap bisa menikmati sensasi makan pedas tanpa khawatir asalkan tahu tips dan triknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu cara aman menikmati makanan pedas adalah mengenali tingkat kepedasan yang sesuai. Jika kamu baru mulai mencoba, sambal berbasis tomat dengan rasa ringan bisa menjadi langkah awal yang nyaman. 

Bagi yang sudah lebih terbiasa, sambal bawang dengan tingkat kepedasan sedang bisa menjadi pilihan yang menggigit, sementara pecinta sejati pedas biasanya tak ragu memilih sambal hijau yang membakar lidah. 

Mengatur porsi juga penting jangan langsung ambil banyak, coba sedikit terlebih dahulu dan sesuaikan dengan kemampuan tubuhmu.

Agar sensasi pedas tetap menyenangkan, pilih juga makanan pendamping yang tepat. Lauk seperti ayam goreng, telur barendo, atau kulit ayam renyah bisa membantu menetralkan rasa pedas di lidah. 

Menyantap sambal bersama nasi hangat juga memberi efek “penyeimbang” yang membuat rasa pedas tidak terlalu menyengat.

Simak Tips Menikmati Makanan Pedas Tanpa Takut Perut ‘Kaget’, Yuk Intip Rahasianya!
Simak Tips Menikmati Makanan Pedas Tanpa Takut Perut ‘Kaget’, Yuk Intip Rahasianya!
Sumber :
  • Ist

 

Jika ingin mencoba sensasi baru, kamu bisa juga mencoba sayuran unik seperti selada air goreng yang mulai populer di beberapa tempat—teksturnya renyah dan menyegarkan.

Buat kamu yang ingin menjadikan acara makan pedas sebagai momen kumpul keluarga, suasana tempat makan juga jadi faktor penting. 

Pilih restoran yang menyediakan area ramah anak dan ruang yang nyaman, sehingga seluruh anggota keluarga bisa menikmati makan tanpa terganggu. Kehadiran area bermain anak bisa menjadi nilai tambah, terutama untuk keluarga yang membawa si kecil.

Jika kamu penasaran ingin menjelajahi lebih banyak variasi sambal atau mencoba menu khas pedas dari berbagai daerah, Sambal Bakar Indonesia kini sudah mulai memperluas menu mereka dengan sajian tradisional seperti Soto Lamongan, Soto Betawi, atau Garang Asem

Terlebih Sambal Bakar Indonesia juga telah membuka gerai baru di Cikeas, Kabupaten Bogor pada Sabtu (19/4/2025). Cabang terbaru ini menawarkan suasana yang nyaman dan fasilitas unggulan untuk memenuhi kebutuhan berbagai kalangan, yang salah satunya adanya playground anak.

Selain itu, terdapat pula ruang VIP yang eksklusif, cocok untuk pertemuan bisnis, acara keluarga, atau perayaan khusus dengan privasi lebih.

Founder Sambal Bakar Indonesia, Benjamin Master Adhisurya, mengaku senang dengan dibukanya cabang ke-27 yang terletak di Cikeas.

"Ke depan, adanya fasilitas playground dan ruang VIP, akan menjadi standar dari Sambal Bakar Indonesia," kata Benjamin. 

Adapun inovasi menu terkait sambal hadir untuk memenuhi selera pengunjung yang ingin mengeksplorasi rasa tanpa kehilangan cita rasa khas Nusantara.

Perlu diingat, menyantap makanan pedas sebaiknya diimbangi dengan minum yang cukup, pilih air putih atau susu untuk membantu meredakan pedas di mulut. Hindari minuman bersoda yang justru bisa membuat perut tidak nyaman. 

Setelah makan, jangan lupa juga untuk memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna—jangan langsung rebahan atau melakukan aktivitas berat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pecinta sambal sejati yang ingin tetap menikmati rasa pedas di rumah, kini sudah banyak produk sambal kemasan yang bisa disimpan dan dinikmati kapan saja. Pilih produk sambal yang sesuai dengan selera dan pastikan bahan-bahannya aman dikonsumsi.

Jadi, makan pedas itu bukan sekadar soal berani atau tidak, tapi juga tentang menikmati rasa dengan bijak dan tahu cara menyiasatinya. Selamat mencoba, dan jangan lupa siapkan tisu kalau kepedesan! (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT