GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jangan Dibuang Minyak Goreng Bekas, Masih Bernilai Ekonomis Karena Bisa Dijual Lagi

Minyak goreng bekas menjadi salah satu limbah rumah tangga yang masih memiliki nilai ekonomis karena bisa dijual lagi dengan harga hingga Rp4.500 perkilogram.
Rabu, 23 Maret 2022 - 12:25 WIB
Ibu-Ibu kelompok Bank Sampah Wanita Utama kumpulkan minyak goreng bekas.
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Ditengah tingginya harga minyak goreng saat ini, ibu-ibu di Desa Randugunting,Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah memanfaatkan limbah minyak goreng atau minyak jelantah untuk dijual kembali. 

Minyak goreng bekas saat ini menjadi salah satu limbah rumah tangga yang masih memiliki nilai ekonomis karena bisa dijual kembali dengan harga hingga Rp4.500 setiap kilogramnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upaya mengumpulkan minyal goreng bekas ini mulai dilakukan oleh ibu-ibu di desa Randugunting sejak 2 tahun lalu. Melalui informasi yang mereka dapatkan dari sejumlah sosialisasi mengenai pemanfaatan limbah rumah tangga saat PKK, kini hampir setiap rumah di di Rt. 07 Randugunting tidak membuang minyak goreng namun mengumpulkannnya dan menjualnya. 

" Dulu waktu belum tahu ya dibuang saja minyak bekasnya. Kan kalau sudah untuk goreng beberapa kali pasti tidak bagus lagi. Tapi setelah ada informasi laku dijual ya sekarang kami kumpulkan, bahkan sebulan bisa 10 Kilogram," ujar Diah, dari kelompok kerja bank sampah Wanita Utama Randugunting saat dijumpai pada Rabu (23/3/2022). 

Warga yang setor minyal goreng untuk dijual lagi, bisa menjualnya melalui bank sampah wanita utama.

"Dari pada dibuang begitu saja kan merusak lingkungan. Mending dimanfaatkan seperti ini saja, bisa laku dan dapat uang juga, " tambahnya.

Minyak jelantah tersebut dihargai oleh pengepul Rp4 ribu perkilonya. Minyak yang dibeli tersebut akan didaur ulang menjadi bahan bakar biogas.

"Kalau saya kemarin ikut sosialisasi, katanya minyak tersebut mau dimanfaatkan untuk bahan pembuatan biogas," jelasnya.

Belakangan karena harga minyak goreng yang tinggi, saat ini minyak bekas atau minyak jelantah tidak sebanyak dahulu.

"Sekarang jelantah susah, mungkin karrna minyak goreng sekarang mahal juga ya," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain minyak jelantah, ibu-ibu tersebut juga memanfaatkan berbagai macam sampah. Seperti kertas, bungkus minuman saset, botol, plastik, kaca dan besi. Nantinya, sampah tersebut akan didaur ulang menjadi karpet, kursi, tas dan barang-barang lainnya.

"Kami bersama-sama membentuk Bank sampah, semacam Bank sampah kecil. niat kami membiasakan mulai dari sekarang peduli lingkungan, agar lingkungan menjadi sehat, " pungkasnya. (Aditya Bayu/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Resmi! I.League Umumkan Jadwal Pekan ke-34 Super League, Persis Solo dan Madura United Cari Selamat Hingga Perebutan Juara Persib Bandung-Borneo FC

Resmi! I.League Umumkan Jadwal Pekan ke-34 Super League, Persis Solo dan Madura United Cari Selamat Hingga Perebutan Juara Persib Bandung-Borneo FC

Empat tim masih belum menentukan nasibnya. Adalah Madura United dan Persis Solo yang berusaha untuk slot terakhir tim musim depan hingga Persib Bandung dan Borneo FC yang berjuang untuk memperebutkan gelar juara Super League 2025-2026. 
Ditargetkan Rampung Sebelum Jambore Nasional 2026, Fuanaland Cibubur Siap Dibuka Perdana Pada Juni

Ditargetkan Rampung Sebelum Jambore Nasional 2026, Fuanaland Cibubur Siap Dibuka Perdana Pada Juni

Fuanaland Cibubur ditargetkan akan rampung dan dibuka perdana pada Juni 2026 sebelum acara Jambore Nasional pada Agustus mendatang
Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Madura United Masih Harap-harap Cemas, Dihantui Jurang Degaradasi Usai Gagal Taklukkan Bhayangkara FC

Hanya butuh satu kemenangan lagi untuk bertahan di musim depan, Madura United kalah dengan skor 3-1 dari Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Senin (11/5/2026). 
Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal Pengelolaan Kebun Binatang Modern, Danny Gunalen: Harus Menyeimbangkan Konservasi, Animal Welfare dan Edukasi

Soal pengelolaan kebun binatang modern, CEO Faunaland Danny Gunalen menilai pentingnya membutuhkan keseimbangan antara konservasi, animal welfare, edukasi dan keberlanjutan operasional.
Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Kunjungi Kantor Imigrasi Bandar Lampung, Menteri Agus Andrianto Tinjau Layanan Paspor

Dalam sidak tersebut, Menteri Agus meninjau langsung proses pembuatan paspor  dan berdialog dengan sejumlah pemohon untuk memastikan fasilitas yang tersedia sudah sesuai standar pelayanan yang ramah, nyaman, dan akuntabel.
Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Kondisi Finansial Zodiak Besok, 12 Mei 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Berikut ramalan kondisi finansial zodiak besok, 12 Mei 2026 untuk enam zodiak terakhir, Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces.

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT