News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Murka Istri dan Anaknya Sampai Terancam, Hercules Bilang Siap Lakukan Hal ini: Saya Akan Bawa...

Hercules memastikan akan lakukan hal ini untuk melawan desakan keras dari para advokat yang meminta Komisi III DPR RI memanggil dan menangkapnya.
Minggu, 11 Mei 2025 - 13:05 WIB
Hercules
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Ketegangan antara Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, dan 100 advokat yang tergabung dalam Tim Advokat Penegak Hukum Anti Premanisme (TUMPAS), makin memanas.

Desakan para advokat kepada Komisi III DPR RI agar Hercules segera ditangkap, dinilai sebagai bentuk intimidasi yang menyerang bukan hanya dirinya, tetapi juga keluarganya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pernyataan terbuka yang didampingi dua kuasa hukumnya, Sunan Kalijaga dan Agustinus Nahak, Hercules tak menutupi kekagetannya. Ia menyebut desakan tersebut sebagai serangan psikologis terhadap keluarganya, terutama istri dan anak-anaknya yang merasa terancam.

“Tidak ada hujan, tidak ada angin, tiba-tiba mereka muncul di Komisi III untuk mendesak penangkapan. Saya kaget juga. Istri dan anak saya pun kaget,” ujar Hercules dalam video pernyataan resminya, Jumat (9/5/2025).

Tidak tinggal diam, Hercules memastikan akan menempuh jalur hukum untuk melawan tudingan yang menurutnya tidak berdasar tersebut.

Meski memiliki masa lalu kelam sebagai sosok preman legendaris, ia menegaskan kini taat hukum dan tidak akan menggunakan cara-cara lama yang bisa kembali mencoreng namanya.

“Kalau saya pakai cara saya, nanti dibilang preman lagi. Maka karena ini negara hukum, saya akan bawa ini ke ranah hukum,” tegas Hercules.

Di sisi lain, kuasa hukum Hercules, Sunan Kalijaga, menyebut langkah sejumlah advokat yang mendatangi Komisi III DPR RI sebagai tindakan keji yang justru melanggar etika profesi hukum.

"Itu tuduhan-tuduhan yang sangat keji," kata Sunan Kalijaga, dilansir dari akun YouTube Seleb On Cam.

Ia menantang balik para advokat tersebut untuk menunjukkan legal standing serta dasar hukum atas tuduhan mereka.

“Kalau kalian orang hukum tentunya juga pakailah aturan atau cara-cara hukum yang baik dan benar," ujarnya.

Sunan juga menyayangkan penyebutan nama Hercules secara langsung tanpa dasar hukum yang jelas.

Ia bahkan menyebut tindakan para advokat itu menyerupai gaya premanisme, karena menyerang secara terbuka tanpa prosedur hukum yang sah.

Perseteruan ini bermula saat advokat Saor Siagian bersama rekan-rekannya mendatangi Komisi III DPR RI pada Rabu (7/5/2025) dan mendesak agar Hercules ditangkap serta ormas GRIB Jaya dibubarkan.

Mereka menuding GRIB telah meresahkan masyarakat, bahkan mengaitkan Hercules dengan insiden pembakaran mobil polisi di Depok dan pernyataan kontroversial terhadap pejabat daerah.

Menanggapi Saor Siagian secara pribadi, Hercules menyebutnya "orang lapar" dan "kurang kerjaan", menegaskan bahwa dirinya tidak gentar dengan desakan apapun selama belum ada penetapan hukum resmi.

Kini, langkah hukum menjadi pilihan Hercules untuk melindungi nama baiknya dan keluarganya dari serangan yang ia anggap fitnah dan provokatif.

Ia dan tim hukumnya siap membalikkan keadaan dengan menempuh jalur legal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perseteruan ini menjadi sorotan publik karena melibatkan tokoh kontroversial, elite hukum, serta institusi legislatif. 

Apakah akan berakhir di pengadilan atau menemukan titik damai, waktu yang akan menjawab. (amr/tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Konflik Panjang di Tubuh PBNU, Warga Nahdliyin Ingatkan Harmonisasi

Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU), HRM Khalilur R Abdullah Sahlawiy alias Gus Lilur menyorot soal harmonisasi PBNU jelang pelaksanaan Muktamar ke-35.
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Misteri Kematian Wanita Jombang di Surabaya, Korban Alami 7 Luka Tusuk, Ditemukan Hampir Tanpa Busana

Kematian SN (51), perempuan asal Jombang yang ditemukan tewas di rumah kontrakan Putat Jaya, Surabaya, diduga kuat merupakan pembunuhan. Polisi menemukan tujuh luka tusuk
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor

Trending

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Lensa Berbicara: Ribuan Warga Padati Malam Puncak HUT Ke-499 Jakarta di Bundaran HI

Ribuan warga memadati kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Sabtu (27/6/2026), untuk menyaksikan malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jakarta.
Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Rekam Jejak Mengerikan Pelaku Kasus Jenar, Residivis Pembunuhan Dua Kali dan Kini Korbannya Bocah 11 Tahun

Kasus Jenar di Sragen akhirnya terungkap. Suparman alias Blendus, residivis dua kali kasus pembunuhan, tega menghabisi nyawa Bilqis Rajiansyah Lestari demi mencuri sepeda motor
Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Pasukan Israel Ditarik, Kesepakatan Lebanon-Israel Dimulai

Kedutaan Besar Lebanon di Amerika Serikat mengatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan kerangka kerja dengan Israel akan dimulai dengan penarikan pasukan Israel dari dua wilayah percontohan di Lebanon selatan.
Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Pramono Anung: Pemindahan Kabel Udara ke Tanah Segera Dieksekusi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memastikan proyek Sarana Jaringan Utilitas Terpadu (SJUT) atau penataan kabel bawah tanah di ibu kota akan segera lanjutkan
Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading Hadirkan MitraClip, Terobosan Atasi Katup Jantung Bocor Tanpa Operasi

Primaya Hospital Kelapa Gading menghadirkan MitraClip, teknologi minimal invasif untuk mengatasi katup jantung bocor tanpa operasi jantung terbuka. Simak selengkapnya.
Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Fakta Mengerikan Kasus Jenar! Bocah 11 Tahun Dibunuh Brutal Demi Motor, Pelaku Sempat Bersihkan Jejak Sebelum Kabur

Kasus pembunuhan sadis bocah 11 tahun di Jenar, Sragen, akhirnya terungkap. Pelaku yang merupakan residivis dua kali membunuh korban demi menguasai sepeda motor
PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

PSI Bantah Tudingan Jokowi Turun ke Daerah untuk Amankan Gibran: Jangan Dipersempit!

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui Ahmad Ali membantah tudingan Jokowi turun ke daerah untuk amankan Wapres Gibran Rakabuming Raka. Bahkan kata dia
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT