GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Weton yang Diprediksi Apes di Akhir Bulan Mei 2025: Kamis Pahing Akan Muncul Konflik hingga Selasa Wage Bersiap...

Berikut 3 weton yang diprediksi apes di akhir bulan Mei 2025.
Selasa, 13 Mei 2025 - 16:18 WIB
Ilustrasi sial
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com – Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, weton sering dijadikan pedoman untuk membaca peruntungan seseorang. 

Kombinasi hari lahir dan pasaran ini diyakini mampu menggambarkan karakter, jodoh, hingga nasib seseorang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menjelang akhir Mei 2025, ada tiga weton yang diprediksi kurang beruntung dan disarankan untuk lebih berhati-hati dalam berbagai aspek kehidupan.

1. Kamis Pahing

Ilustrasi sedih
Ilustrasi sedih
Sumber :
  • Pexels/Photo By: Kaboompics.com

 

Orang yang lahir pada Kamis Pahing dikenal memiliki karakter yang tegas dan ambisius. 

Namun di balik itu, mereka juga rentan mengalami tekanan batin dan masalah dalam relasi sosial. 

Di penghujung Mei 2025, weton ini diperkirakan menghadapi tantangan dalam hal keuangan dan kepercayaan terhadap orang-orang terdekat. 

Kemungkinan munculnya konflik atau kesalahpahaman cukup besar, sehingga disarankan untuk menahan diri dalam mengambil keputusan penting.

2. Minggu Pahing

Ilustrasi sedih
Ilustrasi sedih
Sumber :
  • Pexels/Yan Krukau

 

Weton Minggu Pahing identik dengan pribadi yang pekerja keras dan mandiri. 

Sayangnya, energi yang mereka curahkan terkadang tidak sebanding dengan hasil yang diterima. 

Di akhir bulan Mei, ada potensi terjadinya kerugian, baik dalam bentuk materi maupun hubungan. 

Perlu kewaspadaan ekstra terhadap tawaran kerja sama atau investasi yang terdengar terlalu muluk. 

Lebih baik menunda keputusan besar dan mengutamakan kestabilan.

3. Selasa Wage

Ilustrasi sial
Ilustrasi sial
Sumber :
  • Pexels/Gratisography

 

Pemilik weton ini dikenal sebagai sosok yang penuh semangat dan idealis. 

Namun di akhir Mei 2025, idealisme mereka bisa bertabrakan dengan kenyataan. 

Ada potensi kekecewaan akibat harapan yang terlalu tinggi terhadap orang lain atau proyek yang sedang dijalani. 

Rasa frustasi dan emosi bisa memicu kesalahan dalam bertindak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk itu, penting bagi mereka untuk mengendalikan diri dan lebih realistis melihat situasi.

(hnf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PDIP Sebut Pernyataan Budi Arie termasuk Tindakan Antidemokrasi, Hasto: Tidak Boleh Dibenarkan!

PDIP Sebut Pernyataan Budi Arie termasuk Tindakan Antidemokrasi, Hasto: Tidak Boleh Dibenarkan!

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku terkejut dengan viralnya pernyataan Budi Arie yang menyampaikan analisisnya terkait peluang percepatan Pemilu 2029.
RSCM Jadi Pusat Penelitian Terapi Sel Punca, Kemenkes Perkuat Regulasi dan Laboratorium

RSCM Jadi Pusat Penelitian Terapi Sel Punca, Kemenkes Perkuat Regulasi dan Laboratorium

Direktur Pengembangan Pelayanan Kesehatan Rujukan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), dr. Yanti Herman, MH.Kes mendorong pengembangan terapi sel punca dapat jadi
OJK Dorong Kepemilikan Asing di Asuransi Jadi 99%, Ini Alasan di Balik Usulannya

OJK Dorong Kepemilikan Asing di Asuransi Jadi 99%, Ini Alasan di Balik Usulannya

OJK mengusulkan kepemilikan asing di perusahaan asuransi naik dari 80% menjadi 99% untuk memperkuat kapasitas perusahaan dalam menanggung risiko besar.
Kata Red Sparks Setelah Ko Hee-jin Memutuskan Mundur dari Kursi Pelatih Buntut Skandal Pelecehan Seksual di Tim

Kata Red Sparks Setelah Ko Hee-jin Memutuskan Mundur dari Kursi Pelatih Buntut Skandal Pelecehan Seksual di Tim

Jelang dimulainya Liga Voli Korea 2026/2027 dan KOVO Cup 2026, kabar mengejutkan datang dari Red Sparks yang mengumumkan Ko Hee-jin mundur dari kursi pelatih.
Damkar Sebut Tidak Ada Api dalam Ruangan Baterai Gedung KPK yang Dikabarkan Terbakar

Damkar Sebut Tidak Ada Api dalam Ruangan Baterai Gedung KPK yang Dikabarkan Terbakar

Petugas Damkar menyampaikan telah mengecek seluruh ruangan termasuk baterai di Gedung KPK untuk memastikan tidak adanya barang-barang yang terbakar di dalam ruangan.
5 Rekomendasi Drakor Bertema School Action & Thriller Adaptasi Webtoon

5 Rekomendasi Drakor Bertema School Action & Thriller Adaptasi Webtoon

5 rekomendasi drakor bertema school action dan thriller adaptasi webtoon, dari Weak Hero hingga Duty After School dengan kisah penuh aksi.

Trending

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Spanduk Bertebaran Buntut Polemik SDIP Pamulang, Ini Respons Yayasan Syarif Hidayatullah

Polemik pengelolaan dan status aset pendidikan TKIP-SDIP Pamulang antara Yayasan Syarif Hidayatullah (YSH) dengan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menuai respons publik.
Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu Dibantu Jhon LBF Siapkan Ganti Rugi Rp3,5 Miliar, Berharap Setelah Mediasi Pihak Korban Cabut Laporan

Ruben Onsu dibantu Jhon LBF siapkan ganti rugi sebesar Rp3,5 miliar, berharap mediasi bisa menyelesaikan perkara dan pihak korban mencabut laporan.
Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Alasan Ini Membuat Ruben Onsu Tunda Jalani Pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan

Ruben Onsu menjadi tersangka dalam kasus penipuan dan penggelapan dana investasi senilai Rp3,5 miliar.
Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat Ungkap Alasan Doa Belum Terkabul, Ternyata Ada 3 Kemungkinan

Ustaz Adi Hidayat ungkap alasan doa belum terkabul, ternyata ada tiga kemungkinan. Simak penjelasannya berikut ini.
Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Duel Sengit Driver Ojol di Tasikmalaya Lawan Begal, Korban Selamat Usai Dicekik Tali Tambang

Korban diketahui bernama Jonih Jaswara (48), warga Kampung Cimuncang, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya. 
Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral Video Detik-detik Diduga Anak Buah Hercules Terlibat Kericuhan di Pejompongan, Ini Kata Polisi

Viral video sekelompok massa diduga anak buah Hercules dari GRIB Jaya turun menggunakan mobil di tengah aksi massa di Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Ruben Onsu Ajukan Permohonan Penundaan Pemeriksaan hingga 4 September, Ini Alasannya

Ruben Onsu Ajukan Permohonan Penundaan Pemeriksaan hingga 4 September, Ini Alasannya

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Joko Adi Wibowo mengatakan surat permohonan tersebut telah diterima penyidik pada Kamis (27/8/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT