Omongan Pemuka Adat Bali ini Sebut Timnas Indonesia Bakal Lolos ke Piala Dunia 2026 dengan Syarat…
- tvOnenews.com/Taufik Hidayat
tvOnenews.com - Timnas Indonesia akan kembali menghadapi laga krusial di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Malam nanti Skuad Garuda akan menjamu China di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Pertandingan ini menjadi salah satu kunci penting bagi langkah Indonesia untuk tetap menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.
Setelah menghadapi China di kandang sendiri, lima hari berikutnya, Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni laga tandang ke markas Jepang.
Posisi klasemen saat ini masih cukup berat bagi Indonesia.
Jepang berada di puncak klasemen dengan koleksi 20 poin dan sudah memastikan lolos.
Australia menyusul di posisi kedua dengan 13 poin, lalu Arab Saudi di tempat ketiga dengan 10 poin.
Sementara Indonesia harus berjuang keras agar bisa menyodok ke posisi dua besar.
Di tengah hiruk-pikuk persiapan laga ini, muncul suara optimis dari seorang tokoh adat asal Bali yang menyuarakan keyakinan terhadap Timnas Indonesia.
Ia adalah Jero Mangku Made Badra, seorang pemuka adat dan tokoh spiritual Bali yang turut memberi pandangan soal perjuangan Indonesia menuju Piala Dunia 2026.
Dalam sebuah diskusi yang ditayangkan di kanal YouTube Kembali Zutas, Jero Mangku Made Badra menyampaikan bahwa peluang Timnas Indonesia untuk lolos ke Piala Dunia bukanlah sesuatu yang mustahil.
Namun, ada beberapa syarat dan catatan penting yang harus dipenuhi oleh tim.
Ia mengapresiasi kontribusi besar pelatih sebelumnya, Shin Tae-yong, yang berhasil membawa Indonesia hingga ke babak ketiga.
Namun, menurutnya, Timnas Indonesia kini harus mampu keluar dari zona nyaman dan melangkah lebih jauh dengan pelatih baru, Patrick Kluivert.
"Kalau STY bagus ya, sampai mengantarkan Indonesia ke round ketiga ini. Tapi jangan sampai di zona nyaman. Harus ada move on lagi, atau satu step lagi menjadikan tim senior Indonesia menuju ke langkah round 3 dan 4," kata Jero Mangku dalam wawancara tersebut.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa faktor teknik dan taktik adalah elemen utama yang harus diperhatikan oleh tim.
Menurutnya, pemain dan pelatih harus memiliki keselarasan dalam strategi agar bisa meraih kemenangan di laga-laga penting.
"Teknik dan taktik itu yang perlu kita lihat antara pemain sama pelatih. Ini yang menentukan kemenangan kita," lanjut Jero Mangku dengan penuh keyakinan.
Ia juga menyampaikan bahwa walaupun saat ini Timnas Indonesia masih dalam fase perkembangan, namun peluang untuk bersaing di level dunia tetap terbuka.
Dengan terus melakukan perbaikan dan pembinaan yang berkelanjutan, Indonesia punya kans untuk bersaing dengan negara-negara kuat Asia.
"Kalau dilihat dari pemain, ya pengalaman aja. Kita kan baru ini, 4 tahunan ini, mau melangkah ke kelas dunia. Ya mudah-mudahan nanti lolos otomatis. Harapan kita kan begitu," ujarnya.
Dalam pandangan Jero Mangku, Patrick Kluivert sebagai pelatih baru diharapkan mampu menyatukan potensi pemain diaspora dan lokal.
Ia menyarankan agar pencarian bakat dari liga-liga lokal dioptimalkan, agar komposisi tim tidak hanya bergantung pada pemain keturunan.
"Nanti step berikutnya ya harus mencari pemain-pemain lokal juga yang potensi ya. Dari perbanyak liga-liga Indonesia. Nanti dari sana dia (Kluivert) akan melihat pemain-pemain potensial," ucap Jero Mangku.
Ia tidak memungkiri bahwa pemain diaspora yang bermain di klub-klub Eropa memiliki teknik dan pengalaman lebih tinggi.
Namun menurutnya, pembangunan fondasi sepak bola nasional tetap harus berpijak pada pengembangan pemain lokal yang berkelanjutan.
"Bagaimana alih teknologi, bagaimana teknik-taktik, karena mereka (pemain diaspora) pada main di klub-klub yang pro dan kelas Eropa. Apalagi di Belanda, sekolah sepak bolanya sudah terstandar betul," jelasnya penuh harap. (adk)
Load more