GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia, Ternyata Ragnar Oratmangoen Amalkan Sunnah Rasulullah SAW Jadi Contoh Baik

Ragnar Oratmangoen juga diketahui, satu-satunya pemain mualaf yang ada di Timnas Indonesia. Dia pernah menyampaikan ada satu amalan sunnah dijalankannya.
Minggu, 8 Juni 2025 - 19:00 WIB
Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia, Ternyata Ragnar Oratmangoen Amalkan Sunnah Rasulullah SAW Jadi Contoh Baik
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com- Ragnar Oratmangoen merupakan pemain Timnas Indonesia yang dikenal beragama Islam.  

Sosoknya ramah membuat Ragnar Oratmangoen begitu banyak disukai penggemar sepak bola Timnas Indonesia.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia, Ternyata Ragnar Oratmangoen Amalkan Sunnah Rasulullah SAW Jadi Contoh Baik
Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia, Ternyata Ragnar Oratmangoen Amalkan Sunnah Rasulullah SAW Jadi Contoh Baik
Sumber :
  • Antara

 

Ragnar Oratmangoen juga diketahui, satu-satunya pemain mualaf yang ada di Timnas Indonesia. Dia pernah menyampaikan ada satu amalan sunnah dijalankannya.

Kabarnya, Pemain ini tengah mengalami sakit yang tak biasa. Sehingga menghilang kurang lebih 30 hari.

Hal ini sempat cukup mengkhawatirkan Pelatih Patrick Kluivert, apalagi pemain naturalisasi ini punya akurasi passing yang sangat baik. 

"Saat melawan Bahrain, dia turun sebagai starter di lini depan bersama Ole Romeny yang mencetak gol tunggal, dan juga Marselino Ferdinan. Dia bermain selama 74 menit di lapangan dengan mencatatkan 29 sentuhan, 16 umpan dengan akurasi 94 persen, dua kali dribble sukses, satu umpan kunci, satu umpan lambung sukses, satu kreasi peluang besar," keterangan dalam Antara. 

Atas sakit yang diderita Ragnar, hal ini disampaikan Pelatih FCV Dender, Vincent Euvrard mengkonfirmasi hal tersebut. 

Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia 

Tak disangka pemain naturalisasi ini menjadi satu-satunya pemain mualaf. Sosoknya jadi salah satu pemain dikenal suporter, karena murah senyum, dan ramah.

Masyaallah diketahui, Pemain ini memutuskan gabung Timnas Indonesia, karena salah satu alasannya Indonesia negara mayoritas Islam.

Ragnar Oratmangoen yang disapa Wak Haji ini juga mengakui perasaannya selama membela Timnas Indonesia. Ia merasa nyaman, bila dibandingkan dengan negara kelahirannya Belanda. 

Kabar sakit apa, sayangnya, Pelatih tidak menyebutkan secara rinci apa yang tengah diderita Ragnar Oratmangoen. 

Hingga absen pada laga kontra Timnas Indonesia dengan China dan Jepang di Juni 2025 ini.

"(Ragnar) Oratmangoen masih diragukan (tampil) karena sakit pada pekan ini," ujar Vincent, dikutip dari Fcvdendereh.be. 

Laga terakhir kali Ragnar Oratmangoen untuk Dender saat melawan KV Mechelen sebelum jeda internasional Maret 2025. 

Sebelum absen lama dari skuad FCV Dender, Ragnar sendiri mulai kehilangan tempat di tim utama musim ini.

Apakah Ragnar Oratmangoen akan absen pada laga lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, melawan China dan Jepang mendatang? hal ini belum diketahui secara pasti. 

Sisi Religius Ragnar Oratmangoen 

Ragnar Oratmangoen punya kisah menarik untuk disimak, salah satunya perjalanan spiritualnya. Berikut penjelasan dirangkum dari berbagai sumber oleh tvOnenews.com.

Sebelum menjadi muslim, awalnya Ia kerap diajak ke sebuah tempat ibadah, perjalanan itulah, membukakan jalan untuk Ragnar Oratmangoen semakin mengenal Agama Islam. 

Pada akhirnya, Ragnar Oratmangoen yang akrab disapa Wak Haji itu, jatuh hati karena melihat ibadah shalat di Tempat tersebut.

Tempat yang asing bagi Ragnar Oratmangoen yaitu Masjid. Dalam perjalanannya, ia sering diajak oleh teman sepermainannya saat diusia remaja. 

Wak Haji pun mulai mengeksplorasi dirinya. Sebab ia penasaran dan mulai mencari tahu soal agama Islam. 

"Bagi saya, yang saya pikirkan adalah belajar tentang Tuhan. Tentu saja juga teman saya yang beberapa kali membawa saya ke masjid," jelas Ragnar Selasa (19/3) di Senayan, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ternyata pemain naturalisasi ini, terlahir dari keluarga yang bukan muslim. Ragnar Oratmangoen akui keluarganya beragama Nasrani. 

"Tidak, saya tidak terlahir sebagai muslim. Saya dibesarkan dalam keluarga kristen," ungkap anak asuh Shin Tae-yong itu.

Sebagai tambahan, Ragnar Pemain Timnas Indonesia kelahiran Oss, Belanda pada 21 Januari 1998. Ia memiliki darah Indonesia dari kakek dari ayahnya yang lahir di Larat, Maluku, 3 November 1925 silam.

Lebih lanjut, Ragnar Oratmangoen mengatakan kalau ia putuskan mualaf saat ia berusia 15 tahun. 

Pemain Klub FCV Dender ini, sempat mengalami rasa bingung, ada rasa dan pikiran tidak dapatkan di agama lain, yaitu pembelajaran dan bimbingan untuk hidup dan mengenal tuhan (Allah SWT). 

Penyerang keturunan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.
Penyerang keturunan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen.
Sumber :
  • AFC

 

"Tapi setelah saya tumbuh dewasa saya memutuskan untuk memeluk Islam pada usia 15 tahun," tambah bagian Skuad Garuda itu.

"Mereka membuat saya belajar lebih tentang Tuhan dan religi bagaimana membantumu dalam hidup, dan membuat saya memutuskan untuk menjadi seorang muslim," ungkapnya.

Sementara itu, amalan Sunnah Rasulullah SAW yang Ragnar Oratmangoen jalani yaitu tersenyum. 

"Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah bagimu" (HR. Tirmidzi)

"Janganlah engkau meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun hanya dengan bertemu dengan saudaramu dengan wajah yang berseri" (HR. Muslim) 

Perlu diketahui, Ragnar yang lahir di Belanda itu, mengakui kalau di Indonesia jauh lebih nyaman dan menyenangkan. 

Keterangan itu Ragnar sampaikan dalam podcast bersama Komika Mamat di YouTube Soccer77, beberapa waktu lalu. Wak Haji sebut di sini bebas punya pilihan tanpa terbebani oleh frame orang lain.

"Sebenarnya tidak begitu sulit di Belanda. Namun kamu tidak akan sebebas yang diinginkan," jawab Ragnar Oratmangoen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sebab mereka orang Belanda sangat mudah mengjudge (menghakimi) orang lain, berbeda dengan saya Indonesia," jelas Wak Haji itu.(klw)   

    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal UFC Houston Pekan Ini: Ada Duel Sean Strickland vs Anthony Hernandez

Jadwal UFC Houston Pekan Ini: Ada Duel Sean Strickland vs Anthony Hernandez

Jadwal UFC Houston pekan ini, di mana ada duel utama antara Sean Strickland vs Anthony Hernandez di kelas menengah.
Viral Emak-emak Tangkap Sendiri Terduga Penipu Travel Umroh di Depan Kantor Polisi, Rugi hingga Rp20 Juta

Viral Emak-emak Tangkap Sendiri Terduga Penipu Travel Umroh di Depan Kantor Polisi, Rugi hingga Rp20 Juta

Kapolsek Senen Kompol Widodo Saputro mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. 
Drama Derby d’Italia Belum Usai, Marotta dan Pengamat Sepak Bola Italia Kompak Bela Aksi Kontroversial Bastoni

Drama Derby d’Italia Belum Usai, Marotta dan Pengamat Sepak Bola Italia Kompak Bela Aksi Kontroversial Bastoni

Kontroversi masih membayangi kemenangan dramatis Inter Milan atas Juventus dalam laga Derby d’Italia di San Siro.
John Herdman Boleh Bernapas Lega Jelang Debut, Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Aman Berkat Sosok Ini

John Herdman Boleh Bernapas Lega Jelang Debut, Stok Bek Kiri Timnas Indonesia Aman Berkat Sosok Ini

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tampaknya bisa bernapas lega menjelang laga debutnya. Sebab, stok bek kiri akan aman untuk bulan Maret mendatang.
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Imigrasi Jaksel Amankan DJ dan Penari Asing di Kuningan, Diduga Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Jaksel Amankan DJ dan Penari Asing di Kuningan, Diduga Langgar Izin Tinggal

Imigrasi Jakarta Selatan mengamankan DJ dan penari WNA di Kuningan karena diduga menyalahgunakan izin tinggal. Keduanya terancam deportasi dan penangkalan.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Zodiak Besok, 18 Februari 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan zodiak, 18 Februari 2026 untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Simak prediksi cinta, karier, dan keuangan selengkapnya.
Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan 18 Februari 2026 untuk Shio Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio 18 Februari 2026 untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Cek prediksi finansial, peluang rezeki, tips mengatur keuangan.
Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Comeback Sensasional! Francesco Totti Selangkah Lagi Kembali ke AS Roma

Legenda AS Roma, Francesco Totti, mengonfirmasi bahwa dirinya tengah menjalin pembicaraan untuk kembali ke klub sebagai direktur.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

De Rossi Meledak! Aturan VAR Disebut ‘Paling Bodoh’ Usai Kalulu Diusir saat Duel Juventus Vs Inter Milan

Pelatih kepala Genoa, Daniele De Rossi, melontarkan kritik keras terhadap keputusan kontroversial yang berujung kartu merah untuk bek Juventus, Pierre Kalulu, dalam Derby d’Italia melawan Inter Milan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT