News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Di Tengah Meredamnya Kasus Anak Buah Hercules dengan BMKG, Kini Ormas Pemuda Pancasila Berulah di Tangerang Gegara Ini

Padahal urusan sengketa lahan antara anak buah Hercules di GRIB Jaya dan BMKG baru meredam, kini giliran anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) diringkus polisi buntut kasus ini di Tangerang.
Minggu, 8 Juni 2025 - 22:34 WIB
Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal & 7 oknum anggota ormas Pemuda Pancasila (PP)
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube GRIB TV & ANTARA/Azmi Samsul Maarif

Tangerang, tvOnenews.com - Di tengah meredamnya kasus sengketa lahan antara anak buah Hercules di GRIB Jaya dan BMKG, kini ormas dari Pemuda Pancasila berulah di Tangerang.

Seperti diketahui, kasus anak buah Hercules dari ormas GRIB Jaya sempat mengguncang masyarakat Tangerang Selatan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Isu antara ormas GRIB Jaya dan BMKG karena merebutkan sengketa lahan 12 hektare di Pondok Aren, Tangerang Selatan belakangan ini.

Kasus tersebut mencuat lantaran pihak BMKG melaporkan anak buah Hercules menduduki lahan 12 hektare tanpa izin pemiliknya.

Pemusnahan posko GRIB Jaya di Tangerang Selatan dan Ketum GRIB Jaya Hercules
Pemusnahan posko GRIB Jaya di Tangerang Selatan dan Ketum GRIB Jaya Hercules
Sumber :
  • Tim Kolase tvOnenews

 

Di satu sisi, tim hukum ormas GRIB Jaya membantah, alih-alih karena dipercaya oleh pihak ahli waris mengurus lahan tersebut.

Walaupun sempat gempar, kasus perebutan lahan tersebut akhirnya mulai meredam untuk saat ini sejak perobohan posko ormas GRIB Jaya.

Sayangnya, kini kekisruhan ormas setelah kasus anak buah Hercules kembali menggemparkan masyarakat Tangerang.

Kasus Oknum Ormas Pemuda Pancasila Palak Sopir Truk di Tangerang

Polresta Tangerang dan Satreskrim perlihatkan barang bukti kasus pemerasan oknum anggota ormas Pemuda Pancasila di Tangerang
Polresta Tangerang dan Satreskrim perlihatkan barang bukti kasus pemerasan oknum anggota ormas Pemuda Pancasila di Tangerang
Sumber :
  • ANTARA/Azmi Samsul Maarif

 

Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten menangkap sebanyak tujuh oknum anggota ormas Pemuda Pancasila (PP) atas pemerasan sopir truk.

Kasus pemerasan oleh tujuh oknum anggota ormas tersebut kepada sopir truk berlangsung di wilayah Sukadiri, Tangerang.

Wakapolresta Tangerang AKBP Christian Aer membenarkan aksi pemerasan seperti premanisme dilakukan tujuh oknum anggota dari PP.

"Iya betul, mereka memang anggota salah satu ormas yang ada di daerah ini," ungkap AKBP Christian Aer di Tangerang dikutip dari Antara, Minggu (8/6/2025).

Melalui sesi konferensi pers, inisial tujuh oknum anggota ormas tersebut, di antaranya UA (42), AR (28), DH (26), BS (19), MM (17), MR (22) dan AF (16).

Ia menuturkan aksi tindakan premanisme dari ormas ini setelah memperoleh laporan atas warga yang mengadu kepada pihaknya.

Salah satu warga yang melaporkan karena melihat aksi preman oleh tujuh oknum anggota ormas tersebut berujung pemerasan di Kawasan Sukadiri.

Sopir truk yang menjadi korban pemerasan hanya pasrah akibat dipalak oleh oknum tersebut.

Tim Satreskrim Polresta Tangerang, kata dia, langsung bergerak melakukan penyelidikan hingga meringkus seluruh pelaku.

"Setelah mendapat informasi tersebut, pelapor bersama para saksi langsung bergegas dan benar telah terjadi tindak pidana pemerasan oleh beberapa orang kepada Sopir Truk di daerah tersebut," jelasnya.

Lebih parahnya, tujuh oknum itu tak hanya beraksi di Sukadiri, tetapi juga berlangsung di Desa Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Tangerang Kompol Arief N Yusuf turut memberikan penjelasan soal hasil pemeriksaan dan penangkapan tujuh oknum ormas itu.

Pihak Kepolisian menemukan sejumlah barang bukti, seperti pakaian ormas PP, uang tunai sebesar Rp82.500 dan Rp38.000, serta dua kaleng wafer.

"Barang bukti yang diamankan berupa uang tunai, satu buah baju ormas PP, satu lampu Lalin, dan satu buah kaleng wafer," terang Kompol Arief.

Mengenai kasus tersebut, proses penyelidikan masih berlangsung lantaran petugas dari kepolisian menduga pemerasan itu disetor kepada ormas PP.

"Perilaku premanisme yang jenisnya melakukan pemerasan liar, kemudian adanya ancaman, dan itu tidak membuat untung malahan merugikan bagi masyarakat pengguna jalan," paparnya.

Dalam keterangan terbarunya, proses penyelidikan terkini masih tahap pengembangan.

"Untuk fakta materil itu masih dalam tahap penyidikan kami. Dan tim penyidik akan melakukan pengembangan," tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kompol Arief menyampaikan ketujuh oknum ormas tersebut dijerat Pasal 368 KUHP terkait pemerasan diancam hukuman 9 tahun penjara.

(ant/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siapa Setyo Budi Mularso? Bos Sound Horeg Aeromax yang Viral Sebut MUI Jatim “Goblok” di TV Nasional

Siapa Setyo Budi Mularso? Bos Sound Horeg Aeromax yang Viral Sebut MUI Jatim “Goblok” di TV Nasional

Siapa Setyo Budi Mularso? Bos sound horeg Aeromax asal Karanganyar ini viral setelah menyebut MUI Jatim “goblok” saat membahas fatwa sound horeg
Gibran Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Sumut: Atas Nama Pemerintah Saya Minta Maaf

Gibran Jenguk Siswa Korban Keracunan MBG di Sumut: Atas Nama Pemerintah Saya Minta Maaf

Saat menjenguk korban keracunan MBG, Gibran menekankan kesehatan anak-anak menjadi hal penting yang harus diperhatikan agar mereka bisa kembali beraktivitas.
Sempat Memanas Pasca MotoGP Aragon 2026, Fabio Quartararo Tegaskan Hubungannya dengan Yamaha Sudah Membaik

Sempat Memanas Pasca MotoGP Aragon 2026, Fabio Quartararo Tegaskan Hubungannya dengan Yamaha Sudah Membaik

Fabio Quartararo memastikan hubungannya dengan Yamaha kini sudah baik-baik saja meski sempat memanas pasca MotoGP aragon 2026 lalu.
BGN Evaluasi 172 Dapur MBG di Pati, Bakal Kena Suspend Jika Hasilnya Tidak Layak

BGN Evaluasi 172 Dapur MBG di Pati, Bakal Kena Suspend Jika Hasilnya Tidak Layak

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama pemerintah daerah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, melakukan evaluasi terhadap 172 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) atau Satuan
Ibu-ibu Hirup Kamper Meresahkan di Transum, Warganet Bagikan Momen Bertemu

Ibu-ibu Hirup Kamper Meresahkan di Transum, Warganet Bagikan Momen Bertemu

Ibu-ibu Hirup Kamper meresahkan penumpang Transum setelah Warganet membagikan momen bertemu di KRL dan bus TransJakarta hingga ramai di media sosial.
Postingan Terbaru Fajar Sahrudin 11 September 2026 Pakai Schedule Post, Ungkap Cerita Lengkap Masalahnya

Postingan Terbaru Fajar Sahrudin 11 September 2026 Pakai Schedule Post, Ungkap Cerita Lengkap Masalahnya

Postingan terbaru Fajar Sahrudin Jumat, 11 September 2026 pakai Schedule Post di X, ungkap cerita lengkap masalahnya.

Trending

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Polsek Bantan dan Satresnarkoba Bengkalis Amankan 65 Bungkus Diduga Sabu, Tiga Tersangka Ditangkap

Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam operasi di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu(9/9/2026).
Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Unggahan Terbaru Fajar Sahrudin Muncul di Hari Ulang Tahun, Netizen Tinggalkan Pesan Haru Untuknya

Tepat pada Kamis, 10 September 2026 seharusnya menjadi hari ulang tahun Fajar Sahrudin yang ke-31 tahun. Unggahan terbaru FS muncul dan mengundang perhatian
Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Viral, Wanita Tas Pink Hebohkan Gerbong KRL, Klaim Pelajar Pramuka sebagai Tunangan Bikin Penumpang Bingung

Wanita bertas pink bikin heboh di KRL setelah disebut meminta HP pelajar pramuka dan mengaku sebagai tunangannya. Video kejadian viral di media sosial
AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

AS Desak Sekutu NATO Bubarkan Mahkamah Pidana Internasional

Upaya diplomatik untuk mendesak sekutu-sekutu NATO agar membantu membubarkan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan menarik diri dari Statuta Roma yang menjadi dasar pendiriannya, sedang dilakukan oleh Amerika Serikat.
Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Selamat Berbahagia! 5 Zodiak Paling Hoki pada 12 September 2026: Rezeki dan Kabar Baik Menghampiri

Berikut 5 zodiak yang diprediksi paling hoki pada 12 September 2026: Ada rezeki dan kabar baik menyertai.
Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Polisi Beberkan Temuan Air Mineral Didekat Jasad Fajar Sahrudin, yang Ditemukan Meninggal Dunia di GBK

Kasus meninggalnya Fajar Sahrudin alias FS (31), warga asal Kemiling, Lampung, yang ditemukan tewas di kawasan Plaza Utara Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Jak
Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Soal Jasad Fajar Sahrudin di GBK, Pengelola: Kita Kumpulkan Bukti Termasuk CCTV

Kematian Fajar Sahrudin di area Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, masih menjadi perhatian. Pengelola GBK kini mengumpulkan bukti dan rekaman CCTV.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT