GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hajime Moriyasu 'Tak Puas' Jepang Bantai Timnas Indonesia 6-0? Moriyasu: Tujuan Kami Bukanlah menang di Asia

Namun, pelatih Hajime Moriyasu justru memilih merendah usai kemenangan besar atas Timnas Indonesia. Ia menegaskan bahwa Samurai Biru belum berada di level terbaik dan
Rabu, 11 Juni 2025 - 15:15 WIB
Hajime Moriyasu 'Tak Puas' Jepang Bantai Timnas Indoensia 6-0 Moriyasu Tujuan Kami Bukanlah menang di Asia
Sumber :
  • Antara / instagram Mees Hilgers

tvOnenews.com - Timnas Jepang menutup babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan performa luar biasa saat menggilas Indonesia 6-0 di Stadion Suita, Osaka, pada Selasa. 

Meski tampil dengan sejumlah pemain pelapis, pasukan Hajime Moriyasu menunjukkan dominasi total atas Garuda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua gol dari Daichi Kamada (15', 45+5') menjadi pembuka dan penutup babak pertama, sementara Takefusa Kubo (19'), Ryoya Morishita (55'), Shuto Machino (58'), dan Mao Hosoya (80') melengkapi pesta gol Jepang.

Namun, pelatih Hajime Moriyasu justru memilih merendah usai kemenangan besar tersebut. Ia menegaskan bahwa timnya belum berada di level terbaik. 

"Masih banyak yang perlu kami pelajari, dan baik para pemain maupun seluruh tim perlu meningkatkan kemampuan. Saya rasa kami perlu mengembangkan skill lagi di semua bidang," ujar Moriyasu seperti dikutip dari Gekisaka, Selasa (11/6).

Kemenangan atas Indonesia diraih Jepang dengan formasi yang sangat berbeda dibanding laga sebelumnya.

Moriyasu hanya mempertahankan dua pemain utama dari kekalahan 0-1 melawan Australia, yaitu Kaishu Sano dan Daichi Kamada. 

Selebihnya, ia merombak total susunan pemain, memberi kesempatan kepada pemain-pemain seperti Keisuke Osako, Kota Takai, Ryoya Morishita, hingga Shunsuke Mito. 

Bintang-bintang seperti Kaoru Mitoma, Takumi Minamino, Ritsu Doan, hingga Hidemasa Morita bahkan tidak dipanggil sama sekali.

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu
Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu
Sumber :
  • YouTube

 

“Ini hasil dari komitmen pemain untuk terus berkembang setiap hari dalam karier mereka,” tambah Moriyasu. 

Meski sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 sejak Maret lalu usai mengalahkan Bahrain di Stadion Saitama, Jepang tetap tampil konsisten dan ambisius dalam menyelesaikan babak kualifikasi.

Moriyasu menegaskan, kemenangan besar atas Indonesia bukanlah akhir dari target mereka. 

"Tentu saja kami ingin menang, tetapi satu-satunya tujuan kami bukanlah menang di Asia. Saya pikir bagus bahwa para pemain keluar dari zona nyaman mereka dan mencoba untuk berkembang, tidak hanya dengan mencetak satu poin dalam permainan, tetapi dengan terus mengambil poin berikutnya dan peluang berikutnya," jelasnya lagi.

Sementara Jepang bersiap menghadapi lawan-lawan kuat seperti Meksiko dan Amerika Serikat dalam FIFA Match Day September nanti.

Serta tampil di Piala Asia Timur pada Juli melawan Korea Selatan, China, dan Hong Kong, Timnas Indonesia masih berkutat dengan tantangan yang lebih mendasar: membangun mental dan teknik di level tertinggi Asia.

Meski kalah telak dari Jepang, Indonesia sempat menunjukkan performa positif saat menaklukkan China 1-0 di laga sebelumnya. 

Timnas Indonesia saat melawan Jepang, Selasa (10/6).
Timnas Indonesia saat melawan Jepang, Selasa (10/6).
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Kemenangan itu menjadi salah satu momen bersejarah dalam perjalanan skuad Garuda di bawah asuhan Patrick Kluivert, karena untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, Indonesia mampu mengalahkan China di kualifikasi Piala Dunia.

Namun perbedaan kualitas antara Indonesia dan Jepang sangat terlihat jelas di Osaka.

Jika Jepang dengan tim lapis keduanya bisa membombardir gawang Indonesia enam kali tanpa balas, maka Garuda belum cukup stabil untuk bersaing di level elite Asia. 

Kemenangan atas China memang membanggakan, tetapi juga memperlihatkan bahwa langkah ke depan masih panjang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan pencapaian Jepang yang sudah lolos ke Piala Dunia untuk kedelapan kalinya sejak debut pada 1998, Timnas Indonesia masih dalam fase penguatan fondasi. 

Pertandingan melawan Jepang seharusnya menjadi refleksi bagi para pemain dan pelatih, bahwa untuk bisa tampil di Piala Dunia, dibutuhkan kerja keras jangka panjang dan pembinaan yang sistematis. (udn)
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Satpol PP Turunkan Lebih 1.900 Personel di Jakarta, Amankan Sahur on the Road dan Tawuran saat Bulan Ramadhan

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Satriadi Gunawan mengatakan pihaknya mengerahkan ribuan personel untuk penertiban sahur on the road, tawuran, hingga balapan liar selama bulan Ramadhan.
Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Liga Italia Terancam Tanpa Wakil di Liga Champions, Presiden Inter Milan: Sepak Bola Kita Sudah Menurun

Presiden Inter Milan, Giuseppe Marotta, menyadari bahwa Liga Italia telah mengalami penurunan selama sedekade terakhir. Hal ini mengacu kepada raihan minor tim-tim Serie A di Liga Champions.
Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Timnas Indonesia Ketiban Durian Runtuh? Bek Berdarah Maluku Cetak 3 Gol Beruntun di Eredivisie

Di tengah persiapan pelatih John Herdman menjalani laga debutnya bersama Timnas Indonesia, satu nama pemain keturunan justru tampil panas di Eredivisie. Siapa?
Fakta-Fakta Ketua BEM UGM Jadi Sasaran Teror: Bermula dari Bersurat ke UNICEF, Dapat Pesan Misterius dari Nomor +44 hingga Istana Beri Tanggapan

Fakta-Fakta Ketua BEM UGM Jadi Sasaran Teror: Bermula dari Bersurat ke UNICEF, Dapat Pesan Misterius dari Nomor +44 hingga Istana Beri Tanggapan

Inilah fakta-fakta terkait Ketua BEM UGM yang menjadi sasaran teror. Teror ini diduga bermula dari Ketua BEM UGM yang bersurat ke UNICEF.
Mimpi Jumpa Cristiano Ronaldo Resmi Terkubur, Marc Klok Langsung Kirim Pesan Peringatan kepada Persija Jakarta

Mimpi Jumpa Cristiano Ronaldo Resmi Terkubur, Marc Klok Langsung Kirim Pesan Peringatan kepada Persija Jakarta

Marc Klok terpaksa harus mengubur mimpi berjumpa dengan Cristiano Ronaldo di AFC Champions League Two 2025-2026. Sebab, Persib Bandung sudah resmi tersingkir di babak 16 besar.
Menkeu Pastikan THR PNS, TNI dan Polri Cair 26 Februari, Pegawai Swasta Kapan?

Menkeu Pastikan THR PNS, TNI dan Polri Cair 26 Februari, Pegawai Swasta Kapan?

THR yang dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mencakup sejumlah unsur penghasilan

Trending

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Emil Audero Bisa Minder? Kiper Eropa 199 Cm Berdarah Surabaya Siap Panaskan Persaingan di Timnas Indonesia

Timnas Indonesia kembali dihadapkan pada potensi tambahan amunisi baru di bawah mistar. Kiper jangkung Eropa ini bisa bikin Maarten Paes dan Emil Audero minder?
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Terjual Rp6,5 Miliar, Uang Hasil Lelang Lukisan SBY "Kuda Api" Disumbangkan untuk Bantuan Kemanusiaan

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut uang hasil lelang lukisan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan disumbangkan.
Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Bolehkah Menghirup Inhaler saat Puasa? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Bolehkah menghirup inhaler saat puasa? Begini penjelasan Ustaz Abdul Somad.
Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Mulai Terancam, Manchester City Siap Manfaatkan?

Klasemen Liga Inggris 2025-2026: Arsenal Mulai Terancam, Manchester City Siap Manfaatkan?

Posisi Arsenal tampaknya mulai terancam di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025-2026. Hasil imbang Wolverhampton Wanderers bisa dimanfaatkan Manchester City.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT