GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pandit Vietnam Berani Remehkan 'Level' Timnas Indonesia: Jika Malaysia Lawan Indonesia, Saya Merasa Indonesia Tak Mampu Bersaing

Malaysia buat geger Asia Tenggara, Pandit Vietnam sebut Timnas Indonesia pun tak mampu bersaing. Menurutnya, gaya main ala Eropa yang ditampilkan Malaysia saat ini
Sabtu, 14 Juni 2025 - 12:13 WIB
Timnas Indonesia Vs Malaysia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Pandit sepak bola asal Vietnam, Quang Huy sebut kalau Timnas Indonesia tak mampu lawan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia 2027.

Putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 memunculkan kejutan besar yang mengubah persepsi terhadap kekuatan negara-negara Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan telak Vietnam dari Malaysia dengan skor mencolok 0-4 di Stadion Nasional Bukit Jalil, 10 Juni 2025, menjadi sorotan utama. 

Tak hanya menggambarkan kebangkitan Harimau Malaya, laga tersebut juga mengguncang keyakinan publik Vietnam dan memantik perbandingan dengan Timnas Indonesia yang juga sedang berjuang di ajang internasional.

Kekalahan tersebut datang di tengah performa impresif Malaysia yang kini mengandalkan pemain naturalisasi dari negara-negara top sepak bola dunia seperti Argentina, Brasil, dan Spanyol. 

Nama-nama seperti Joao Figueiredo, Rodrigo Holgado, Facundo Garces, Imanol Machuca, dan Jon Irazabal menjadi andalan utama Malaysia di bawah sistem permainan langsung bergaya Eropa.

Figueiredo dan Holgado bahkan mencetak masing-masing satu gol dalam laga kontra Vietnam, memperkuat dominasi Malaysia atas sesama rival ASEAN.

Komentar pedas datang dari pandit sepak bola Vietnam, Quang Huy, yang mengaku terkejut dengan hasil akhir pertandingan. 

Pertandingan Timnas Malaysia kontra Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027
Pertandingan Timnas Malaysia kontra Vietnam di Kualifikasi Piala Asia 2027
Sumber :
  • Instagram/@famalaysia

 

“Saya benar-benar tidak bisa memprediksi tim saya akan kalah,” ujarnya dikutip dari Soha. 

Ia menilai Vietnam seharusnya bisa memaksakan hasil imbang, namun kualitas para pemain naturalisasi Malaysia membuat hal tersebut mustahil. 

“Mereka bukan sekadar pemain asing, tapi pemain dengan pengalaman di level tertinggi Brasil, Argentina, Spanyol, dan Eropa lainnya,” jelas Huy.

Lebih jauh, Quang Huy menyoroti kebiasaan Liga Vietnam menghadirkan pemain asing yang levelnya berbeda jauh dengan naturalisasi yang kini memperkuat Malaysia. 

Ia mengakui bahwa pemain asing di liga domestik Vietnam rata-rata tidak berasal dari kasta tertinggi kompetisi dunia, tidak seperti Malaysia yang kini menyusun skuad dari pemain profesional kelas atas.

Indonesia Masuk Radar Perbandingan

Yang menarik, Quang Huy turut menyinggung posisi Timnas Indonesia dalam peta kekuatan Asia Tenggara saat ini. 

Ia secara terbuka menyatakan keraguan bahwa Indonesia bisa bersaing jika bertemu Malaysia saat ini. 

“Jika Malaysia melawan Indonesia, saya merasa Indonesia tidak akan mampu bersaing,” kata Quang Huy. 

Menurutnya, gaya main cepat dan langsung ala Eropa yang ditampilkan Malaysia saat ini berada di level berbeda dengan Indonesia.

Padahal, Indonesia saat ini sedang dalam masa transisi besar usai lolos ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, sebuah pencapaian historis. 

Namun di sisi lain, langkah Indonesia ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027 masih belum resmi diamankan.

Meski peluangnya terbuka lebar karena status Indonesia sebagai satu dari lima tim terbaik runner-up zona Asia hingga pertengahan Juni 2025.

Skuad Garuda saat ini menduduki posisi ke-2 klasemen akhir Grup F Kualifikasi Piala Dunia 2026 ronde kedua, di bawah Jepang, sekaligus membuka peluang tampil di Piala Asia 2027 jika federasi Asia (AFC) mengadopsi format yang sama seperti sebelumnya. 

Hal ini makin penting karena sejarah mencatat, Indonesia terakhir kali lolos ke Piala Asia secara beruntun pada era 2004 hingga 2007.

Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ini Terkejut Jalani TC di Bali Jelang Lawan China dan Jepang
Tak Ada Angin Tak Ada Hujan, Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia Ini Terkejut Jalani TC di Bali Jelang Lawan China dan Jepang
Sumber :
  • PSSI

 

Naturalisasi dan Keresahan Vietnam

Quang Huy juga mengkritisi tren naturalisasi yang semakin marak di Asia Tenggara. 

Ia menyebut bahwa FIFA mungkin tidak membayangkan skenario di mana generasi F3 dan F4 (keturunan) bisa menjadi pemain inti di tim nasional suatu negara hanya karena klaim keturunan yang tidak jelas.

“Ada kasus di mana latar belakangnya tidak jelas, tapi cukup mengaku sebagai orang Malaysia sudah bisa main. Situasi ini sangat mengkhawatirkan,” ujarnya.

Vietnam pun kini mencoba mengikuti jejak Indonesia dan Malaysia dengan mulai membuka pintu naturalisasi. Pemain seperti Xuan Son, Nguyen Filip, dan Quang Vinh jadi contoh awal. 

Namun menurut Quang Huy, langkah Vietnam masih tertinggal. “Kami sudah tertinggal dari Indonesia, dan kini makin jauh dari Malaysia,” tegasnya.

Dalam konteks ini, Timnas Indonesia yang sudah lebih dulu melakukan naturalisasi pemain Eropa seperti Jordi Amat, Shayne Pattynama, Sandy Walsh, hingga Maarten Paes, tampak menjadi tolok ukur negara tetangga. 

Namun kini, dengan Malaysia melakukan gebrakan yang lebih ekstrem, posisi Indonesia pun ikut dipertanyakan.

Quang Huy mengakui bahwa negaranya kini berada dalam kebingungan arah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengatakan, “Setelah pertandingan, saya memikirkan semua ini, tapi saya benar-benar tidak tahu harus mengambil jalan mana.” 

Ia menyimpulkan bahwa langkah Vietnam belum cukup untuk menyaingi negara-negara tetangga yang lebih progresif. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

AFC Banned Persib Bandung Akibat Terjadi Pitch Invasion dan Pelemparan Botol usai Pertandingan Kontra Ratchaburi FC di 16 Besar ACL 2?

Kericuhan di GBLA usai Persib vs Ratchaburi jadi sorotan AFC. Maung Bandung terancam denda besar hingga sanksi laga tanpa penonton di kompetisi Asia berikutnya.
Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Mauro Zijlstra Mengaku Kaget dengan Gaya Main Liga Indonesia

Penyerang Timnas Indonesia Mauro Zijlstra mengaku terkejut usai menjalani debut bersama Persija Jakarta di ajang Super League 2025/2026. Ia menilai gaya bermain
Dugaan Gratifikasi Menteri Agama Naik Jet Pribadi dari Ketum Hanura OSO, KPK Lakukan Ini

Dugaan Gratifikasi Menteri Agama Naik Jet Pribadi dari Ketum Hanura OSO, KPK Lakukan Ini

KPK akan dalami soal adanya dugaan gratifikasi dengan pemberian fasilitas bepergian dengan menggunakan jet pribadi dari Ketua Umum Partai Hanurake Menteri Agama
Como Ubah Formasi Demi Balas Dendam ke Milan, False 9 Jadi Senjata Rahasia

Como Ubah Formasi Demi Balas Dendam ke Milan, False 9 Jadi Senjata Rahasia

Pelatih Como 1907, Cesc Fabregas, memberikan petunjuk soal siapa yang akan dimainkan sebagai False 9 saat timnya menghadapi AC Milan pada lanjutan Serie A, Kamis (19/2/2026).
Upaya Menekan Angka Pengangguran, Industri Ekowisata Berpartisipasi di IPB Career Days 2026

Upaya Menekan Angka Pengangguran, Industri Ekowisata Berpartisipasi di IPB Career Days 2026

Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar kegiatan IPB Career Days 2026 yang diinisiasi oleh Himpunan Alumni Sekolah Vokasi (HA SV) yang terwadah dalam Alumni Career Center (ACC).
Gibah di Bulan Ramadhan? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Ada Dampaknya pada Puasa Umat Muslim

Gibah di Bulan Ramadhan? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Ada Dampaknya pada Puasa Umat Muslim

Waduh jangan lagi deh gibah atau bergosip saat Ramadhan. Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat ada dampak pada puasa anda

Trending

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan Khusus Wilayah DKI Jakarta

Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Ramadhan Khusus Wilayah DKI Jakarta

Berikut jadwal imsakiyah dan buka puasa ramadhan untuk wilayah Jakarta. Jangan lupa membaca niat puasa.
3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

3 Hukuman Berat Ini Hantui Persib Bandung, Pengulangan Sanksi Bisa Buat AFC ..

Meski secara finansial Persib tetap mendapat pemasukan miliaran rupiah dari AFC, ada potensi sanksi yang bisa menghantui dalam sidang Komite Disiplin dan Etik AFC dalam beberapa hari ke depan.
Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Berita Foto : Ribuan Jemaah Ikuti Shalat Tarawih Perdana di Masjid Istiqlal

Umat Muslim laksanakan shalat tarawih perdana di Masjid Istiqlal, Jakarta, Rabu (18/2/2026), menyusul penetapan 1 Ramadhan 1447 H yang jatuh pada Kamis (19/2/2026).
Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Insiden Panas Liga Champions, Vinicius Junior Vs Prestianni Jadi Sorotan Mengejutkan

Pemain Benfica, Gianluca Prestianni, membantah tuduhan melakukan penghinaan rasial terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior, pada laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/2026 di Stadion Da Luz.
Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Lautaro Cs di Ujung Tanduk, Kartu Kuning Bisa Jadi Petaka Inter Milan di Kandang Bodo/Glimt

Inter Milan bakal menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Bodo/Glimt pada leg pertama play-off Liga Champions, yang digelar dalam kondisi cuaca dingin ekstrem di Norwegia, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB.
Belum Habis! Modric Bisa Dapat Gaji Naik Jika Milan Lolos Liga Champions

Belum Habis! Modric Bisa Dapat Gaji Naik Jika Milan Lolos Liga Champions

AC Milan dikabarkan tengah berupaya keras memperpanjang kontrak gelandang veteran Luka Modric selama satu tahun.
Jadi Catatan Kelam di Asia, Bojan Hodak Kecewa Pitch Invasion Warnai Kemenangan Persib

Jadi Catatan Kelam di Asia, Bojan Hodak Kecewa Pitch Invasion Warnai Kemenangan Persib

Persib Bandung menang dengan skor 1-0 dari Ratchaburi FC lewat gol Andrew Jung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Rabu (18/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT