GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pantas Saja Mees Hilgers Sering Difitnah, Ternyata Hasil Perhitungan Wetonnya itu …

Mees Hilgers, bek Timnas Indonesia, jadi sorotan usai kalah lawan Jepang. Ternyata wetonnya memiliki weton yang cukup unik dan menyimpan makna tersendiri.
Rabu, 18 Juni 2025 - 20:19 WIB
Pemain Timnas Indonesia Mees Hilgers
Sumber :
  • REUTERS/Issei Kato

“Main dihujat, kagak main juga dihujat wkwk,” tulis akun lain yang merasa iba sekaligus geli dengan nasib sang pemain.

“Mees, wetonmu Mees, kudu diruwat sak durunge tanding le cah bagus,” komentar seorang warganet yang menyarankan agar Mees Hilgers 'diruwat' atau dibersihkan secara spiritual sebelum bertanding.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dari segala postingan serius yang dari tadi lewat TL gw, ini terlucu sumpahhh ngakakk,” tulis warganet lain dengan emot tertawa.

“Mama Linda anak lanangmu bela Indo mesakke tenan kudu diselameti,” celetuk netizen lain, menyebut ibu Mees Hilgers.

mees hilgers
Hasil Perhitungan Weton Jawa Mees Hilgers. (Sumber: X/@strootsys)

Sorotan terhadap Mees Hilgers makin intens setelah ia dinilai membuat beberapa kesalahan fatal saat menghadapi Jepang. 

Dalam formasi tiga bek sejajar yang diterapkan oleh pelatih Patrick Kluivert, Hilgers tampak kewalahan menghadapi kecepatan dan kelincahan para penyerang Samurai Biru. 

Gol ketiga Jepang terjadi setelah Daichi Kamada melewati Hilgers dengan mudah.

Sementara gol kelima bermula dari kegagalannya menutup ruang untuk Shuto Machino.

Meski begitu, beberapa pengamat tetap menilai bahwa Hilgers memiliki niat dan semangat tinggi untuk membela Garuda. 

Ia bermain penuh selama 90 menit, menunjukkan tekad untuk tetap berjuang di tengah hujan kritik. Namun sayangnya, kecaman dari media sosial membuat situasi semakin berat.

Perdebatan mengenai weton Mees Hilgers ini menjadi salah satu contoh bagaimana budaya tradisional masih hidup berdampingan dengan dunia modern, termasuk di ranah sepak bola.

Apakah benar weton bisa mempengaruhi performa dan nasib seorang pemain? Tentu saja semua kembali pada kepercayaan masing-masing. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski sering difitnah, pemain berdarah Belanda ini terlihat selalu berusaha bangkit dan menjawab keraguan lewat kerja keras dan dedikasi di lapangan hijau.

(adk/anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSSI Awards 2026: Erick Thohir Tegaskan Semua Elemen Sepak Bola Penting Dihargai

PSSI Awards 2026: Erick Thohir Tegaskan Semua Elemen Sepak Bola Penting Dihargai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir buka suara soal alasan adanya penghargaan PSSI Awards 2026 di dunia sepak bola tanah air.
Hubungan Retak? Lukaku dan Napoli di Ambang Konflik Besar, Antonio Conte Mulai Pusing

Hubungan Retak? Lukaku dan Napoli di Ambang Konflik Besar, Antonio Conte Mulai Pusing

Potensi konflik internal mulai membayangi Napoli setelah striker andalannya, Romelu Lukaku, belum kembali ke klub usai menjalani jeda internasional bersama Belgia.
Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Bareng Anak Yatim, Boni Hargens Golar Doa untuk Perdamaian Dunia

Bareng Anak Yatim, Boni Hargens Golar Doa untuk Perdamaian Dunia

Analis politik senior, Boni Hargens menggelar doa bersama ratusan anak yatim piatu dan warga sekitar dalam suasana Lebaran 20026 atay Idulfitri 1447 Hijriah di kediamannya Rumah Perdamaian di Depok, Jawa Barat pada Sabtu (28/3/2026).
Inter Milan di Atas Angin! Akanji Kirim Pesan Menohok untuk Para Penantang Gelar Juara

Inter Milan di Atas Angin! Akanji Kirim Pesan Menohok untuk Para Penantang Gelar Juara

Bek andalan Inter Milan, Manuel Akanji, melontarkan pernyataan penuh percaya diri jelang fase penentuan musim, dengan menegaskan bahwa timnya tidak gentar menghadapi siapa pun dalam perburuan gelar.
Lewat Skema Ini, Satgas Rehab-Rekon Aceh Kebut Pembersihan Lingkungan

Lewat Skema Ini, Satgas Rehab-Rekon Aceh Kebut Pembersihan Lingkungan

Momentum pasca Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 tidak menyurutkan ritme kerja pemulihan di Aceh.

Trending

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Kapasitas Stadion Bilino Polje dipastikan berkurang jelang laga krusial final play-off Piala Dunia 2026 antara Italia melawan Bosnia dan Herzegovina.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Aktris Arya Saloka harus mengakui dirinya mengalami trauma pernikahan. Itu terjadi akibat rumah tangganya dengan Putri Anne hancur setelah bercerai pada 2025.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT