GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dampak Ahmad Dhani Unggah Video Kompilasi Gibah Maia Estianty Tak Main-main, Pengamat Sosial Sampai Bilang …

Unggahan Ahmad Dhani soal kompilasi gibah Maia Estianty bikin heboh netizen. Pengamat sosial sampai angkat bicara dan sebut dampaknya tak main-main karena ...
Sabtu, 5 Juli 2025 - 11:36 WIB
Perceraian Ahmad Dhani dan Maia Estianty
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Ahmad Dhani kembali menjadi pusat sorotan publik setelah mengunggah video kompilasi gibah dan fitnah Maia Estianty tanpa aba-aba. 

Tindakan Ahmad Dhani yang terkesan frontal tersebut langsung memicu kegaduhan di jagat maya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan sebagian netizen menganggap Ahmad Dhani telah menabuh genderang perang terhadap mantan istrinya sendiri.

ahmad dhani
Ahmad Dhani, Mulan Jameela, dan Maia Estianty. (Sumber: Kolase tvOnenews.com)

Video berdurasi 24 menit yang diberi judul Kompilasi Gibah dan Fitnah Maia Estianty tersebut bukan hanya menuai protes dari fans Maia, tapi juga menimbulkan ketidaknyamanan di kalangan penggemar Dhani sendiri. 

Beberapa dari mereka bahkan terang-terangan menyatakan tidak mendukung aksi musisi yang juga politisi itu. 

Meskipun hingga kini pelantun "Madu Tiga" itu belum memberikan klarifikasi resmi, kontroversinya tetap bergulir liar di media sosial.

Tak kalah menjadi sorotan adalah Mulan Jameela, istri Dhani saat ini, yang ikut terseret dalam pusaran hujatan netizen. 

Banyak yang menyinggung masa lalu rumit antara Mulan, Maia, dan Dhani, apalagi mengingat Mulan kini telah memberikan dua orang anak kepada Ahmad Dhani.

Menanggapi situasi ini, pengamat sosial Devie Rahmawati ikut angkat bicara. 

Dalam wawancaranya yang diunggah oleh kanal YouTube Cumicumi pada 4 Juli 2025, Devie tidak hanya menyoroti tindakan Ahmad Dhani, tetapi juga fenomena sosial yang lebih luas terkait bagaimana informasi diproduksi dan dikonsumsi oleh publik.

“Ya, sebagai pengamat sosial yang ingin saya sampaikan kita perlu melihat fenomena ini bukan hanya sekedar ajang berbagi cerita antara satu tokoh dengan tokoh yang lain,” ujar Devie Rahmawati.

Menurut Devie, publik saat ini hidup dalam badai emosi, bukan sekedar era informasi.

Artinya, ketika informasi dibagikan tanpa niat untuk mencerahkan, maka dampaknya bisa mempengaruhi kondisi psikologis masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Informasi yang kemudian tidak dikelola atas dasar keinginan untuk mencerahkan publik itu bisa berpotensi mengganggu psikologi dan emosi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Devie menjelaskan bahwa emosi yang muncul dari konsumsi konten semacam ini sangat beragam, seperti bisa berupa sedih, marah, bahkan gelisah. Dan hal ini, jika terus terjadi, bisa menimbulkan gangguan sosial yang tak bisa dianggap enteng.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi Menyiapkan Masa Pensiun agar Tetap Produktif dan Finansial Aman di Usia Senja

Strategi menghadapi masa pensiun kini jadi perhatian banyak orang. Mulai dari pengelolaan keuangan, investasi, hingga tetap produktif di usia senja menjadi kunci hidup tenang
Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Gibran Soroti Indonesia Belum Mampu Penuhi Kebutuhan Garam Nasional, Proyek di Rote Timur Didorong Segera Beroperasi

Wapres Gibran menyebut kebutuhan garam nasional mencapai 5 juta ton per tahun dan belum terpenuhi. Proyek garam di Rote Timur didorong segera aktif.
Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Program Cetak Sawah Dinilai Penting untuk Kemandirian Pangan

Untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pangan nasional.
Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Kasus Pembunuhan Keluarga Indramayu Dinilai Rumit, Dedi Mulyadi: Kita Sudah Simpulkan Siapa Pelaku Sebenarnya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) memahami ada drama di kasus pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu. Ia sudah menyimpulkan pelaku utamanya.
Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Kebutuhan Garam Nasional 5 Juta Ton Per Tahun, Gibran: Kita Belum Bisa Penuhi Itu

Wapres Gibran Rakabuming Raka menyebut Indonesia masih belum bisa memenuhi kebutuhan garam secara nasional. Diketahui, total kebutuhan garam secara nasional
Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Vonis Nurhadi Diperkuat, KPK Tegaskan Hukuman 5 Tahun Penjara Jadi Peringatan Keras bagi Penegak Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Jakarta menguatkan vonis 5 tahun penjara eks Sekretaris MA Nurhadi. KPK berharap putusan memberi efek jera.

Trending

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

PKL Minta Ganti Rugi Usai Digusur, Dedi Mulyadi Tegaskan Tak Bisa Kasih Miliaran: Terima Kasih Atas Kemarahannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) merespons tegas terkait gelombang protes dan kemarahan publik akibat penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di Bandung. 
Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Pengakuan Nelayan Ini Sampai Bikin Gubernur Sherly Tjoanda Kaget, Pertanyakan Soal Cicilan Hingga Pendapatan Bulanan

Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda sampai berkali-kali bertanya soal cicilan dan penghasilan nelayan penerima kredit usaha rakyat atau KUR.
Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Trend Terpopuler: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta untuk Cari Aman Yani, hingga Pesan Sherly Tjoanda Buat Warga Malut Diam

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi membuat sayembara berhadiah mencari Aman Yani. Pesan disampaikan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda membuat warga terdiam
Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dedi Mulyadi Geleng-geleng Kepala Dengar Bukti Kekejaman Ririn Bunuh Satu Keluarga di Indramayu, Bayi Dieksekusi Saat Minum Susu: Gila!

Dalam sidang sebelumnya, Priyo sempat menyatakan bahwa Ririn tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut. Ia bahkan menyebut empat nama lain sebagai pelaku utama. 
Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Buat Dedi Mulyadi Ucap 'Gila', Kakak Priyo Ungkap Dugaan Kejahatan Ririn Rifanto saat Habisi Cucu Haji Sahroni

Citra, kakak terdakwa Priyo Bagus Setiawan bercerita kepada Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) terkait momen Ririn Rifanto membunuh satu keluarga Haji Sahroni.
TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

TRENDING: Dedi Mulyadi Siapkan Rp750 Juta Pemburu Aman Yani, PKL Cicadas Ngamuk Diberi Rp10 Juta, 2 Prestasi Sherly Tjoanda

Kabar dari Dedi Mulyadi dan Sherly Tjoanda kembali mendominasi perhatian publik. Mulai dari sayembara dadakan KDM, soal PKL yang digusur hingga prestasi Malut.
Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Perjuangan Sherly Tjoanda Tak Sia-sia, Maluku Utara Bawa Pulang Rp19 M, Gubernur Malut: Hasil Kerja Bareng

Gubernur Sherly Tjoanda berhasil membawa pulang uang miliaran rupiah untuk APBD Maluku Utara. Sherly Tjoanda menegaskan ini hasil kerja bersama selama ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT