News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hasil Drawing Round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026: Luka Lama Timnas Indonesia Kembali Akan Terulang?

Timnas Indonesia reuni dengan dua lawan lama di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026: untung atau rugi? Indonesia pernah dibantai Irak 1-5 pada round dua
Kamis, 17 Juli 2025 - 18:33 WIB
Timnas Indonesia Vs Irak
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Timnas Indonesia dipastikan kembali bersua dua lawan yang tak asing dalam lanjutan perjuangannya menuju Piala Dunia 2026.

Berdasarkan hasil drawing putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (17/7/2025), Indonesia tergabung di Grup B bersama Irak dan Arab Saudi—dua tim yang sebelumnya pernah mereka hadapi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Indonesia masuk dalam Pot 3 dalam pengundian tersebut dan kini akan bersaing dengan Irak (Pot 2), Arab Saudi (Pot 1), serta satu tim lainnya dari Pot 4 yang belum diumumkan secara resmi.

Indonesia Vs Irak: Luka Lama Terbuka Kembali?

Laga melawan Irak bakal menjadi ujian berat bagi pasukan Garuda, mengingat dua pertemuan sebelumnya berakhir dengan kekalahan. 

Pada putaran kedua lalu, Indonesia berada di Grup F bersama Irak, Vietnam, dan Filipina.

Pertemuan pertama dengan Irak di Stadion Internasional Basra pada 16 November 2023 menjadi mimpi buruk. Indonesia tumbang dengan skor mencolok 1-5. 

Satu-satunya gol Indonesia dicetak oleh Shayne Pattynama di masa injury time babak pertama, sementara lima gol Irak masing-masing dicetak oleh Bashar Resan, bunuh diri Jordi Amat, Osama Rashid, Youssef Amyn, dan Ali Al-Hamadi.

Saat laga digelar di Jakarta, 6 Juni 2024, Indonesia kembali takluk 0-2. Kekalahan tersebut menjadi penanda dominasi Irak atas Indonesia, yang mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen dengan enam kemenangan dari enam laga. 

Meski kalah dua kali dari Irak, Indonesia tetap lolos ke putaran ketiga dengan status runner-up Grup F—capaian yang patut diapresiasi.

Arab Saudi: Lawan Berat, Tapi Bisa Diatasi

Berbeda dengan Irak, pertemuan dengan Arab Saudi menyimpan cerita yang lebih positif bagi skuad Merah Putih. Kedua tim sempat tergabung di Grup C pada putaran ketiga dan bertarung sengit dalam dua pertandingan.

Di laga pertama yang berlangsung di Jeddah pada 5 September 2024, Indonesia tampil cukup solid. 

Gol Sandy Walsh sempat membawa Indonesia unggul sebelum Musab Al-Juwayr menyamakan skor menjelang turun minum. Skor akhir 1-1 mencerminkan betapa ketatnya pertandingan tersebut.

Pertemuan kedua yang berlangsung di Jakarta pada 19 November 2024 menjadi momen bersejarah. 

Dalam laga krusial yang menentukan nasib di klasemen grup, Indonesia sukses menundukkan Arab Saudi 2-0. 

Gelandang muda Marselino Ferdinan menjadi pahlawan dengan memborong dua gol, dan selebrasi gol keduanya, duduk di bangku pinggir lapangan di tengah sorotan kamera, menjadi viral dan membakar semangat nasionalisme para pendukung Garuda.

Hasil Drawing: Keuntungan atau Tantangan untuk Indonesia?

Jika menilai dari rekam jejak pertemuan sebelumnya, bisa disimpulkan bahwa drawing Grup B memberikan tantangan sekaligus peluang.

Irak jelas menjadi lawan yang menyulitkan Indonesia, terbukti dari kekalahan dua kali tanpa perlawanan berarti. 

Namun, Arab Saudi bukanlah batu sandungan yang tak bisa dilampaui—Indonesia pernah membuktikannya dengan satu kemenangan dan satu hasil imbang.

Melihat posisi Indonesia saat ini, masuknya mereka ke putaran keempat adalah pencapaian historis, menandai langkah progresif dalam era kepelatihan baru pasca Shin Tae-yong. 

Timnas kini ditangani Patrick Kluivert, dan banyak wajah baru yang mengisi skuad, menandakan regenerasi berjalan.

Namun, apakah Indonesia diuntungkan dengan komposisi Grup B? Secara objektif, ini bukan grup "mudah", tapi tidak pula tergolong "grup neraka". 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika mampu mempertahankan performa seperti saat melawan Arab Saudi dan memperbaiki kelemahan saat menghadapi Irak, peluang lolos ke babak selanjutnya tetap terbuka.

Satu hal yang pasti, pengalaman bertemu lawan yang sudah dikenal bisa menjadi pedang bermata dua: keuntungan karena sudah tahu kekuatan dan kelemahan lawan, tapi juga beban karena lawan pun tahu celah Indonesia. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pedro Acosta Beberkan Penyebab Utama Dirinya Tak Mampu Kejar Marquez Bersaudara di MotoGP San Marino 2026

Pedro Acosta Beberkan Penyebab Utama Dirinya Tak Mampu Kejar Marquez Bersaudara di MotoGP San Marino 2026

Pedro Acosta berhasil naik podium pada gelaran MotoGP San Marino 2026 setelah dirinya finis di peringkat ketiga.
DNF Gara-gara Terjatuh saat Memimpin MotoGP San Marino 2026, Marco Bezzecchi Blak-blakan Ungkap Biang Keroknya

DNF Gara-gara Terjatuh saat Memimpin MotoGP San Marino 2026, Marco Bezzecchi Blak-blakan Ungkap Biang Keroknya

Marco Bezzecchi harus mengakhiri MotoGP San Marino 2026 lebih cepat setelah ia terjatuh ketika memimpin balapan di Sirkuit Misano.
Kasus KM Mutiara Sentosa 2, Ditpolairud Polda Jatim Periksa Kepala KSOP Tanjung Perak

Kasus KM Mutiara Sentosa 2, Ditpolairud Polda Jatim Periksa Kepala KSOP Tanjung Perak

Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Jatim terus mendalami penyebab kecelakaan dan tenggelamnya kapal KM Mutiara Sentosa 2.
Tak Pulang ke Yogyakarta, PSIM Pilih Bertahan di Surabaya Jelang Hadapi Madura United yang Sedang On Fire

Tak Pulang ke Yogyakarta, PSIM Pilih Bertahan di Surabaya Jelang Hadapi Madura United yang Sedang On Fire

PSIM Yogyakarta memilih menetap di Surabaya setelah menghadapi Persebaya demi menjaga kebugaran pemain sebelum bertandang ke markas Madura United.
Lima Penetapan dalam Kepailitan PT Kedap Sayaaq Dipertanyakan, PN Surabaya Lakukan Pengecekan

Lima Penetapan dalam Kepailitan PT Kedap Sayaaq Dipertanyakan, PN Surabaya Lakukan Pengecekan

Proses kepailitan PT Kedap Sayaaq kembali mendapat perhatian setelah kuasa hukum perusahaan mempertanyakan keberadaan salinan resmi lima penetapan yang berkaitan dengan pengurusan dan pemberesan harta pailit di Pengadilan Niaga Surabaya.
Tak Mau Jemawa, Bos Ducati Coba Redam Ekspektasi Usai Marc Marquez Ambil Alih Puncak Kalsemen MotoGP 2026

Tak Mau Jemawa, Bos Ducati Coba Redam Ekspektasi Usai Marc Marquez Ambil Alih Puncak Kalsemen MotoGP 2026

Bos Ducati, Davide Tardozzi, meminta timnya tidak terlena setelah Marc Marquez berhasil mengambil alih posisi teratas klasemen MotoGP 2026.

Trending

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Resmi! Pemain Asing Liga Voli Korea Sudah Gabung Klub Masing-masing, Vanja Bukilic Jadi yang Terakhir

Para pemain asing sudah tiba di Korea Selatan jelang bergulirnya V-League 2026-2027. Vanja Bukilic menjadi pemain terakhir yang bergabung dengan klubnya.
Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum Juga Megawati Hangestri Debut Bersama Hyundai Hillstate, Media Korea Sudah Mulai Beri Peringatan

Belum debut di Hyundai Hillstate, Megawati Hangestri sudah mendapat sorotan media Korea. Simak jadwal debutnya di KOVO Cup 2026 sebelum V-League.
Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal Lengkap Voli Putri Asian Games 2026: Timnas Voli Putri Indonesia Main Kapan?

Jadwal lengkap cabang olahraga (cabor) voli putri di Asian Games 2026. Timnas Voli Putri Indonesia akan beraksi di babak penyisihan grup terlebih dahulu.
Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Viral Reaksi Anak Purbaya Saat Ayahnya Dicopot Prabowo, Yudo Sadewa Singgung Korupsi

Purbaya resmi digantikan oleh Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara. Berbagai reaksi pun bermunculan, termasuk dari putra Purbaya, Yudo Achilles Sadewa...
HIPMI Dorong Akses KUR Semakin Mudah, Siapkan Kanal Aspirasi bagi Pengusaha Muda se-Indonesia

HIPMI Dorong Akses KUR Semakin Mudah, Siapkan Kanal Aspirasi bagi Pengusaha Muda se-Indonesia

Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) mendorong agar akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) semakin mudah, transparan, dan tepat sasaran bagi pengusaha muda serta UMKM di seluruh Indonesia.
Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Harta Kekayaan Suahasil Nazara Menteri Keuangan yang Gantikan Purbaya

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Suahasil pada periode 2025, ia memiliki harta tanah dan bangunan sebesar Rp49.857.555.000.
Terpopuler: Aktris JAV Hana Kuraki Meninggal hingga Skandal Biksu Senior Thailand

Terpopuler: Aktris JAV Hana Kuraki Meninggal hingga Skandal Biksu Senior Thailand

Sejumlah berita menarik perhatian pembaca tvOnenews.com, mulai dari kabar meninggalnya Hana Kuraki di Tokyo, video skandal yang diduga melibatkan biksu senior.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT