News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Megawati Hangestri Disebut Salah Klub? Legenda Voli Turki Nilai Manisa BBSK Bukan Levelnya Megatron, Harusnya…

Megawati Hangestri tengah mempersiapkan diri dengan Manisa BBSK Turki. Legenda voli Neslihan Demir nilai klub divisi dua itu bukan levelnya. Benarkah?
Selasa, 19 Agustus 2025 - 10:22 WIB
Megawati Hangestri saat membela Timnas Voli Putri Indonesia
Sumber :
  • Facebook SAVA

tvOnenews.com - Kabar kedatangan Megawati Hangestri Pertiwi di Turki terus menjadi sorotan besar, baik di Indonesia maupun di kancah internasional.

Dikenal sebagai salah satu opposite spiker paling mematikan di Asia, Megawati kini resmi bergabung dengan Manisa BBSK, klub yang berlaga di kasta kedua Liga Voli Turki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedatangannya ke Turki pada Minggu (17/8/2025) langsung disambut perhatian publik, terutama setelah ia sebelumnya tampil impresif bersama timnas putri Indonesia di dua putaran SEA V League 2025.

Meski demikian, langkah karier Megawati ini menuai perdebatan.

Pasalnya, banyak yang menilai kualitas Megatron, julukan Megawati, terlalu tinggi untuk bermain di klub divisi dua.

Salah satu suara yang ramai dibicarakan datang dari Neslihan Demir, legenda voli Turki yang disebut-sebut mengomentari keputusan Megawati memilih Manisa BBSK.

Rekam jejak Megawati dalam dua musim terakhir bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks di Liga Voli Korea Selatan (KOVO) menjadi alasan mengapa publik menaruh ekspektasi tinggi padanya.

Pada musim perdananya, ia berhasil mengoleksi 736 poin dan duduk di posisi ketujuh pencetak angka terbanyak.

Sementara di musim kedua, produktivitasnya melonjak dengan 802 poin, menempatkannya di peringkat ketiga top skorer KOVO 2024–2025.

Lebih mencengangkan lagi, tingkat efektivitas serangannya mencapai 48,06 persen, angka tertinggi di antara semua pemain liga tersebut.

Statistik ini membuktikan betapa tajamnya serangan Megawati, sekaligus mengukuhkan dirinya sebagai salah satu opposite spiker terbaik di Asia.

Dengan prestasi itu, tak heran jika publik Turki bertanya-tanya mengapa Megawati tidak direkrut oleh klub-klub elit seperti Fenerbahçe, VakifBank, atau Eczacıbaşı, yang selama ini menjadi langganan tampil di Liga Champions Voli Eropa dan dihuni pemain-pemain bintang dunia.

Di media sosial, ramai beredar pernyataan yang dikaitkan dengan Neslihan Demir, legenda voli wanita Turki sekaligus mantan pemain timnas yang sarat prestasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia disebut menilai bahwa pemain sekelas Megawati seharusnya berlaga di klub papan atas, bukan di kasta kedua.

Meski pernyataan ini belum dapat diverifikasi kebenarannya karena tidak ada sumber media Turki yang secara langsung mengutip wawancara Demir, rumor tersebut sudah terlanjur viral.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pemeriksaan Maraton, KPK Mintai Keterangan 9 Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Pemeriksaan Maraton, KPK Mintai Keterangan 9 Biro Travel Terkait Kasus Korupsi Kuota Haji

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sembilan saksi dari biro travel atau agen perjalanan haji terkait dengan dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
‎Ini Hasil Autopsi Siswa SMP di Sragen yang Meningga Usai Berkelahi dengan Teman

‎Ini Hasil Autopsi Siswa SMP di Sragen yang Meningga Usai Berkelahi dengan Teman

Siswa SMP yang meninggal dunia usai berkelahi dengan rekannya di sekolah karena patah tulang tengkorak.
Ingat Ahmad Husein? Pemuda yang Berkhianat ke Bupati Pati Sudewo, Kini Kalah Tinju oleh Jagoan Purwodadi: sampai Ditandu

Ingat Ahmad Husein? Pemuda yang Berkhianat ke Bupati Pati Sudewo, Kini Kalah Tinju oleh Jagoan Purwodadi: sampai Ditandu

Ahmad Husein Hafid alias Husein Pati, aktivis demo besar yang damai dengan Bupati Pati, Sudewo dipasang oksigen usai kalah tinju dengan jagoan Purwodadi viral.
Pemuda Lecehkan Gadis Bawah Umur di Pantai Caringin Garut, Modus Ajak ke Semak-Semak dengan Alasan Berteduh

Pemuda Lecehkan Gadis Bawah Umur di Pantai Caringin Garut, Modus Ajak ke Semak-Semak dengan Alasan Berteduh

Seorang laki-laki berinisial A (20) ditangkap karena diduga melakukan kekerasan seksual kepada gadis bawah umur (15) di Pantai Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Respons Tegas Gibran soal Usulan Kenaikan Harga BBM dari Jusuf Kalla: Pemerintah Pilih Jaga Stabilitas dan Lindungi Rakyat

Respons Tegas Gibran soal Usulan Kenaikan Harga BBM dari Jusuf Kalla: Pemerintah Pilih Jaga Stabilitas dan Lindungi Rakyat

Gibran tanggapi usulan Jusuf Kalla soal kenaikan BBM. Pemerintah tegaskan harga subsidi tetap dijaga demi lindungi masyarakat kecil.
Ajukan 150 Ribu Peserta Magang 2026, Menaker Tunggu Anggaran

Ajukan 150 Ribu Peserta Magang 2026, Menaker Tunggu Anggaran

Kementerian Ketenagakerjaan RI mengusulkan lonjakan besar program magang nasional pada 2026. Target peserta diajukan mencapai 150 ribu orang.

Trending

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Profil Ida Hamidah Kepala Samsat Soekarno-Hatta yang Dicopot Dedi Mulyadi, Ternyata Punya Prestasi Mentereng

Siapa sosok Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung yang dinonaktifkan sementara oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi? Simak profil Ida Hamidah berikut ini.
Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Media Vietnam Soroti Proses Calon Naturalisasi Timnas Indonesia Luke Vickery: Generasi Baru dengan Pengalaman A-League

Salah satu nama yang akhir-akhir ini santer dikabarkan akan menjadi pemain naturalisasi dan amunisi baru John Herdman di Timnas Indonesia adalah Luke Vickery.
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Media Vietnam Sebut Timnas Indonesia Tak Bakal Bisa Kalahkan The Golden Warriors di Piala AFF 2026

Kondisi Timnas Indonesia yang diprediksi akan tanpa kekuatan penuh di Piala AFF 2026, dinilai oleh media Vietnam sebagai angin segar bagi skuad Kim Sang-sik.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT