News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Sanggup Ditinggal ke Turki? Pelatih Ko Hee-jin Ungkap Perasaannya kalau Megawati Hangestri Jadi..

Pelatih Ko Hee-jin akhir-akhir ini kembali menjadi sorotan publik, terutama warga Indonesia. Ia datang ke untuk Megawati Hangestri.
Selasa, 26 Agustus 2025 - 08:00 WIB
Tak Sanggup Ditinggal ke Turki? Pelatih Ko Hee-jin Ungkap Perasaannya kalau Megawati Hangestri Jadi..
Sumber :
  • KOVO

Jakarta, tvOnenews.com- Keputusan Megawati Hangestri ke Turki sangatlah kuat. Dia akhirnya bergabung ke klub Manisa BBSK

Mungkin mengagetkan Pelatih Ko Hee-jin dan kawan-kawannya di Red Sparks. Pelatih ini memang sangat dekat dengan Megawati Hangestri tak diragukan lagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak Sanggup Ditinggal ke Turki? Pelatih Ko Hee-jin Ungkap Perasaannya kalau Megawati Hangestri Jadi..
Tak Sanggup Ditinggal ke Turki? Pelatih Ko Hee-jin Ungkap Perasaannya kalau Megawati Hangestri Jadi..
Sumber :
  • KOVO

 

Pelatih Ko Hee-jin akhir-akhir ini kembali menjadi sorotan publik, terutama warga Indonesia. Pasalnya sempat ke Indonesia untuk Megawati Hangestri. 

Pasalnya, Ko Hee-jin menghadiri pesta ngunduh mantu pernikahan Megawati Hangestri dan Dio Novandra. Jadi momen langka dan spesial.  

Pelatih Red Sparks itu, jauh-jauh hingga rela habiskan puluhan juta ke Indonesia untuk Megawati Hangestri sungguh menyentuh. 

Seperti diketahui, ngunduh mantu Dio Novandra dan Megawati Hangestri Pertiwi di Graha YKP, Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu, 12 Juli 2025. Tampak meriah dan khidmat. 

Dengan itu, Hee Jin menjadi salah satu tamu kehormatan Megatron yang datang jauh dari Negeri Ginseng, Korea Selatan.

Megawati Hangestri bersama pemain Manisa BBSK
Megawati Hangestri bersama pemain Manisa BBSK
Sumber :
  • Manisa BBSK

 

Dia datang tak sendiri, Ko Hee-Jin ditemani dengan mantan penerjemah Megawati di Korea Selatan yakni Kim Yoon Sol.

Foto Ko Hee-jin dan Megawati Hangestri juga Dio sudah beredar di sosmed. Mantan pelatih Megatron itu, tersenyum melihat anak asuhnya telah melanjutkan hidup ke jenjang pernikahan.

"Mega selamat ya, selalu bahagia bersama mas Dio" ungkap Ko Hee-jin in yang diterjemahkan Kim Yoon Sol, seperti dikutip dari media massa.  

Siapa sangka, meriahnya acara Megawati, Ko Hee-jin juga sampaikan pesan menyentuh yang gambarkan isi hatinya pada eks anak asuhnya. 

Secara jujur, Pelatih asal Korea itu sampaikan kalau Megatron Indonesia itu adalah anak asuh yang terbaik.  

"Satu kosa kata yang bisa menjelaskan Mega, yaitu luar biasa. Dia adalah pemain terbaik dalam kehidupan saya" jelas Ko Hee-jin menarik perhatian.  

Perlu diketahui, jika memperhitungkan pengeluaran Ko Hee-jin cukup banyak. Dia harus naik pesawat terbang dari Seoul langsung ke Jakarta, yang estimasi waktu lebih dari tujuh jam untuk tiba di tanah air.

Kemudian, biaya sekali pergi dari Seoul ke Jakarta mencapai Rp 6-8 juta per orang untuk kelas ekonomi bahkan bisa menyentuh Rp 9-12 juta jika memilih kelas bisnis.

Ko Hee-jin pernah ungkapkan takut kehilangan Megawati Hangestri, simak di bawah ini. 

Di sisi lain, Ko Hee-jin pernah ungkapkan rasa khawatirnya pada atlet voli Indonesia, Megawati Hangestri sebelum ia memutuskan kembali ke Indonesia dan melanjutkan ke Turki. 

Dia tidak takut soal gaji, tapi ada regulasi dari KOVO bakal membuat Megawati Hangestri tampak sulit untuk dipertahankan oleh Red Sparks musim depan.

Faktanya, Megawati mengambil keputusannya ke Liga Turki mau mendapatkan pengalaman baru. Turki jadi salah satu impian terbesarnya sejak dulu.

"Aku pengen cari [tim] yang dekat-dekat aja, kayak gitu. Ya mungkin Asia Tenggara, it's oke, atau Asia ya maksudnya enggak terlalu jauh," ujar Megawati, di posdcast Moji Si Jago Voli, Senin (18/8/2025).

Sehingga perbanyak pengalaman menjadi tujuan utama. Juga jadi impian terbesarnya selama ini.

"Aku punya impian main di Liga Turki. Walaupun misalnya nggak main di liga 1-nya, aku nggak apa-apa karena itu pengalaman juga," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pasti kita cari pengalaman dari bawah dulu, baru ke atas. Jadi aku pengen coba dulu, yang penting di Liga Turki. Maksudnya, misal bukan di Liga 1-nya, ya enggak apa-apa," jelas Megatron itu.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

MUI Murka Hafalan Surah Ad-Dhuha Diduga Dijadikan Syarat Dapat Miras di Festival Musik, Polisi Diminta Segera Bertindak

Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta aparat kepolisian mengusut soal viralnya tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha yang diduga sebagai sarana untuk promosi minuman keras (miras) di acara musik.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.

Trending

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Pelaku Mutilasi Depok Diduga Punya Penyakit HIV, Harus Bawa Obat dan Rutin Konsumsi

Terungkap fakta baru soal pelaku mutilasi Depok bernama Saepul (26). Saepul diduga menderita penyakit HIV. 
Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Buka-bukaan soal Konflik Agraria, Nusron Akui Benturan dengan Aset BUMN hingga TNI-Polri yang Paling Repot

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid buka-bukaan soal berbagai konflik agraria. Menurutnya, sengketa yang melibatkan klaim aset BUMN hingga TNI-Polri dinilai paling kompleks.
Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series Hari Ini: Bilal Hasan Tantang Petarung India Demi Tiket UFC

Jadwal Dana White's Contender Series (DWCS) Season 10 Episode 1 hari ini Rabu (12/8/2026). Petarung MMA Indonesia, Bilal Hasan akan menantang atlet asal India untuk membuka jalan menuju panggung UFC.
Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

Heboh Dugaan Challenge Hafalan Al-Qur'an Dikaitkan Miras, PMII Desak Polisi Usut Tuntas

PC PMII menilai dugaan penggunaan simbol keagamaan dalam aktivitas hiburan perlu diperiksa secara menyeluruh agar fakta sebenarnya dapat diketahui.
Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Gagalkan 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal di Tanjung Priok, Potensi Kerugian Negara Rp8,6 M

Bea Cukai Tanjung Priok dan Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea Cukai gagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai
51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan Rekonstruksi Kasus Mutilasi Depok Digelar, Fakta Baru Berdampak pada Pasal Sangkaan Tersangka

51 Adegan rekonstruksi kasus pembunuhan disertai mutilasi di kawasan Tanah Merah, Pancoran Mas, Depok, digelar. Ditemukan adanya fakta baru.
Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Jegal Ruang Gerak Mafia, Balik Nama Sertifikat Tanah Maksimal 10 Hari Kerja akan Dimulai 17 Agustus 2026

Kementerian ATR/BPN kebut transformasi layanan untuk mempersempit celah mafia tanah. Salah satunya dengan uji coba layanan Peralihan Hak atau balik nama sertifikat maksimal 10 hari kerja.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT