GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Banyak yang Tahu, di Balik Laga Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Jay Idzes Tunjukkan Sikap yang Mulia Ternyata...

Sikap kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes berhasil memikat hati fans Garuda pada momentum FIFA Matchday periode September 2025. Ternyata karena hal ini.
Kamis, 11 September 2025 - 18:43 WIB
Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes
Sumber :
  • Tim tvOne/Taufik Hidayat

tvOnenews.com - Sikap kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes berhasil memikat hati fans Garuda pada momentum FIFA Matchday periode September 2025.

Diketahui, Jay Idzes dan kawan-kawan telah melakoni pertandingan penting bagi Timnas Indonesia dalam agenda FIFA Matchday.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Adapun pertandingan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday September 2025 menghadapi Timnas China Taipei dan Lebanon.

Laga Timnas Indonesia kontra China Taipei telah digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9/2025).

tvonenews

Sementara pertandingan antara Timnas Indonesia kontra Lebanon juga berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025).

Pada pertandingan melawan China Taipei, Timnas Indonesia berhasil menorehkan hasil positif dengan skor akhir 6-0.

Pemain yang mencetak gol, yakni Jordi Amat (4'), Marc Klok (33'), Eliano Reijnders (38'), Ramadhan Sananta (58'), dan Sandy Walsh (60'), dan gol bunuh diri gelandang China Taipei, Ming-Hsiu Chao.

Sayangnya Jay Idzes pada pertandingan ini tidak masuk dalam skuad yang dimainkan pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.

Namun begitu, bek andalan Sassuolo itu kembali dipercaya Patrick Kluivert saat Garuda ditahan imbang skor 0-0 oleh Lebanon.

Seusai pertandingan lawan Lebanon, kapten Timnas Indonesia itu tak lupa memberikan bentuk penghormatan yang tinggi kepada suporter.

Jay Idzes mendengar kabar seorang suporter Ultras Garuda asal Lamongan, almarhum Djalu Ariel Fristianto meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan dari media sosial resmi Ultras Garuda, Djalu Ariel meninggal saat mendukung Timnas Indonesia kontra Lebanon.

"Assalamualaikum Wr.Wb. Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah saudara kami, anggota Ultras Garuda Lamongan, Djalu Ariel Fristanto di RS Dharma Husada Surabaya," tulis Ultras Garuda dikutip tvOnenews.com dari Instagram resminya, Kamis (11/9/2025).

Sontak, Jay Idzes tanpa berpikir panjang langsung memberikan jersey tandang dan ban kapten Timnas Indonesia untuk mendiang Djalu.

Pemberian jersey dan ban kapten miliknya saat itu melalui perwakilan atau pimpinan suporter Ultras Garuda.

Perwakilan suporter Ultras Garuda beri jersey Timnas Indonesia milik Jay Idzes kepada keluarga almarhum Djalu Ariel Fristianto
Perwakilan suporter Ultras Garuda beri jersey Timnas Indonesia milik Jay Idzes kepada keluarga almarhum Djalu Ariel Fristianto
Sumber :
  • Instagram/@mr.gileeee

 

Tujuan Jay Idzes akhirnya tercapai setelah jersey dan ban miliknya telah diterima oleh kedua orang tua almarhum Djalu.

Adapun kronologi Djalu tiba-tiba ambruk saat menonton pertandingan diungkap langsung oleh anggota Ultras Garuda Lamongan, Boy.

Boy mulanya mengatakan, dirinya dan rekan sesama suporter tak kuasa mendengar kabar duka bahwa Djalu dinyatakan meninggal dunia.

"Sangat terpukul, tentunya karena sering nonton bareng," ungkap Boy di Lamongan, Selasa.

Boy sudah melihat kondisi Djalu yang selalu mengeluh akibat kepusingan, bahkan almarhum sering meminta air kepada rekannya.

Djalu sudah jatuh pingsan sebelum pertandingan Timnas Indonesia kontra Lebanon dimulai, sehingga harus diboyong menuju Rumah Sakit Dharma Husada, Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nyawa Djalu tidak tertolong sehingga membuat pemain dan PSSI hingga fans Timnas Indonesia ikut berduka.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Nyaris Dua Dekade Perempuan Malaysia Hidup Susah Usai Nikah dengan Pria WNI di Lombok: Cerai, Jadi Tukang Sapu, Anak Tidak Lanjutkan Sekolah hingga Mantan Suami Menikah Lagi

Kisah perempuan Malaysia hidup susah selama nyaris dua dekade, tepatnya 18 tahun, usai menikah dengan pria warga Indonesia (WNI) di Lombok menjadi viral.
Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal Tes Pramusim MotoGP 2026 Pekan Ini: Percobaan Terakhir Marc Marquez Cs Jelang Seri Pembuka di Thailand

Jadwal tes pramusim MotoGP 2026, di mana pekan ini akan menjadi percobaan terakhir Marc Marquez dan kawan-kawan sebelum tampil di seri pembuka kelas premier.
Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Keamanan Siber dan AI Dinilai Jdi Fondasi Strategis Pertahanan Stabilitas Geopolitik

Reisinger menyoroti bahwa benua tersebut kini menempatkan keamanan siber sebagai fondasi strategis dalam mempertahankan stabilitas geopolitik.
Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Profil Ronald Koeman Jr: Kiper Belanda dan Anak Pelatih Tim Nasional yang Kabarnya Diminati Persib Bandung

Ronald Koeman Jr kabarnya masuk dalam radar Persib Bandung. Penjaga gawang asal Belanda itu merupakan anak legenda sepak bola Belanda, Ronald Koeman.
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Red Sparks Apes Bertubi-tubi Setelah Ditinggal Megawati Hangestri: Ko Hee-jin Terancam Dipecat Usai Catat 23 Kekalahan

Nasib malang menimpa Red Sparks di musim ini. Setelah Megawati Hangestri pergi, kondisi tim semakin kacau. 23 kekalahan hingga Ko Hee-jin terancam dipecat.

Trending

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Terima Kasih Jay Idzes, Timnas Indonesia Berpeluang Gaet Bek Como Berdarah Jakarta usai Lihat Gacornya Kapten Garuda

Timnas Indonesia kembali dikaitkan dengan talenta muda diaspora yang berkarier di Eropa. Sosok Lyfe Oldenstam akui buka peluang bela Garuda usai lihat Jay Idzes.
Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut  Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Buntut Kecelakaan Tewaskan Tiga Orang, Jalur Maut Akses Tanggul Rawagabus Ditutup Permanen

Akses jalur alternatif menurun dari Jalan Lingkar Interchange Tanjungpura ke jalan raya Tanggul Rawagabus akhirnya ditutup permanen
Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Kalah Saing dari Christian Pulisic, Pemain Terbuang AC Milan Ini Justru Jadi Rebutan di Inggris

Masa depan pemain pinjaman AC Milan, Samuel Chukwueze menjadi bahan pembicaraan jelang bursa transfer musim panas.
5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

5 Shio Diprediksi Banjir Rezeki di Tahun Kuda Api 2026, Siapa Paling Cuan?

Ramalan Tahun Kuda Api 2026 menyebut lima shio berpotensi cuan besar. Simak daftar shio paling hoki secara finansial menurut VN Express.
Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam Mulai Curiga dengan PSSI soal Pemain Naturalisasi Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Media Vietnam mulai curiga dengan strategi PSSI untuk menghadapi Piala AFF 2026. Jangan-jangan Timnas Indonesia akan panggil banyak pemain naturalisasi di AFF.
Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Pimpinan Ponpes di Jepara Diduga Cabuli Santriwati 25 Kali, Kuasa Hukum Korban Beberkan Modusnya

Ironis, pimpinan pondok pesantren (ponpes), Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, diduga cabuli santriwatinya berusia 19 tahun 25 kali. Hal ini diungkap kuasa hukum
Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi Lengkap Kasus Dugaan Pencabulan di Ponpes, Berawal dari Alasan Pengobatan

Kronologi dugaan pencabulan santriwati oleh pengasuh ponpes di Jepara terungkap. Kasus disebut terjadi berulang sejak 2025 dan kini ditangani polisi.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT