News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hitung-hitungan Pajak Raffi Ahmad, dari Harta Triliunan Cuma Bayar Rp1 Miliar Buat Publik Heran: Aneh...

Harta Raffi Ahmad disebut capai triliunan rupiah, tapi pajak yang dibayar dituding cuma Rp1 miliar, benarkah ada dugaan penggelapan?
Minggu, 14 September 2025 - 18:01 WIB
Raffi Ahmad
Sumber :
  • Instagram Raffi Ahmad

tvOnenews.com - Nama Raffi Ahmad kembali jadi bahan pembicaraan hangat publik.

Bukan soal karier cemerlangnya di dunia hiburan, melainkan isu panas yang menyeretnya pada dugaan penggelapan pajak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sosok yang kerap dijuluki Sultan Andara ini dikenal memiliki kekayaan fantastis, bahkan disebut-sebut tembus lebih dari Rp1 triliun.

Namun, di tengah sorotan itu, justru muncul tudingan bahwa pajak yang ia setorkan tidak sebanding dengan jumlah aset yang dimilikinya.

Isu ini mencuat setelah pernyataan Kisman Latumakulita dalam sebuah podcast yang menyinggung soal kewajiban pajak seorang figur publik sekaligus pejabat negara.

Kisman menyebut, jika benar kekayaan Raffi Ahmad mencapai Rp1 triliun lebih, maka seharusnya pajak yang ia bayarkan juga dihitung secara progresif, bisa mencapai ratusan miliar.

Raffi Ahmad

“Karena Pak Raffi Ahmad itu aset kekayaan dia di LHKPN itu 1 triliun lebih. Tapi dugaan dia bayar pajak itu cuma 1 miliar,” kata Kisman dalam Podcast Roemah Pemoeda.

Lebih lanjut, Kisman menyatakan bahwa hal ini sangat memprihatinkan jika benar adanya.

Sebab, menurutnya, seorang pejabat publik harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, termasuk dalam urusan kepatuhan pajak.

"Untuk pejabat negara itu aib. Harusnya kalau dia dengan aset LHKPN itu 1 triliun lebih, dia bayar pajak itu progresif. Sepertiga dari itu adalah untuk bayar pajak,” imbuhnya.

Menurut perhitungan Kisman, jika benar harta kekayaan Raffi Ahmad mencapai Rp1 triliun, maka setidaknya pajak yang harus ia bayarkan berada di kisaran Rp330 hingga Rp340 miliar.

Namun dugaan yang berkembang justru menyebut angka pajak yang disetor Raffi hanya sekitar Rp1 miliar.

“Ini bukan karakter contoh dari aparatur negara yang baik. Di negara-negara Barat Amerika dan Eropa, ini adalah aib bagi pejabat publik,” ucap Kisman lagi.

Tidak berhenti di situ, host podcast, Ilham Rasul, bahkan mendorong agar pemerintah serius mengusut kasus semacam ini dengan membentuk satgas khusus pajak untuk pejabat negara.

“Bagus juga kalau tiba-tiba presiden membentuk satgas untuk mengusut pejabat negara itu,” tegasnya.

Isu ini langsung menyebar cepat di media sosial dan memancing beragam komentar warganet.

Banyak yang merasa ada kejanggalan dari perhitungan pajak tersebut.

Beberapa bahkan menilai tudingan ini lebih banyak dipenuhi asumsi tanpa dasar yang jelas.

"Tapi kalo harta 1T bayar pajaknya 340 miliar mah abis dong hartanya. Pajak doang 34%," komentar netizen di X.

"Ini yang ngitung asbun, kekayaan 1T pajak 340M itu mah pemerasan. 3 tahun bayar pajak langsung habis kekayaannya," kata yang lain.

Bahkan ada pula yang menilai perhitungan pajak seharusnya tidak berdasarkan total aset kekayaan, melainkan dari pendapatan tahunan.

“Kekayaan 1T tapi pajak sepertiga dari aset? Si Raffi kurang backing atau gimana sih, Lagian aneh banget, pajak kok diambil dari jumlah kekayaan, bukan dari pendapatan tahunan," kata yang lain.

Di sisi lain, ada juga suara sinis dari publik yang menyinggung keputusan Raffi Ahmad terjun ke dunia politik setelah sukses besar di dunia hiburan.

“Udah enak kaya karena hasil shooting sekeluarga malah ke politik. Orang pinter juga bisa ketularan gak pinter kalo terjun apalagi yang gak punya bekel, ya dijadiin boneka,” tulis netizen lain.

Isu dugaan penggelapan pajak ini pun menjadi perbincangan luas.

Sebagian publik merasa perlu adanya klarifikasi resmi dari pihak terkait, termasuk dari Raffi Ahmad sendiri maupun otoritas perpajakan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, sebagian lain justru menilai kabar ini janggal dan terkesan mengada-ada.

Sampai kini, Raffi Ahmad sendiri belum memberikan pernyataan langsung mengenai isu panas tersebut. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

16 Tahun Summarecon Bekasi: Pulihkan Martabat Kota Patriot dari Stigma Negatif Melalui Pembangunan Kawasan Terpadu

Beberapa tahun lalu, Kota Bekasi sempat menjadi sasaran perundungan netizen di seluruh Indonesia. 
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Kalah Tipis dari Arsenal, Rui Borges Yakin Sporting Bisa Comeback di London!

Pelatih Sporting CP, Rui Borges, tetap optimistis timnya mampu membalikkan keadaan saat bertandang ke markas Arsenal pada leg kedua perempat final Liga Champions UEFA 2025-2026.
Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Proyek Gedung Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Presiden Prabowo Ungkap Minta Izin Arab Saudi untuk Ada Terminal Khusus Jemaah Haji Indonesia

Presiden Prabowo Ungkap Minta Izin Arab Saudi untuk Ada Terminal Khusus Jemaah Haji Indonesia

Presiden RI Prabowo Subianto tengah berupaya melakukan transformasi besar dalam penyelenggaraan haji. 

Trending

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dipanggil Dedi Mulyadi, Pria yang Kritik Pelayanan Samsat Soekarno Hatta Sampaikan Saran Pembayaran PKB

Dedi Mulyadi memanggil pemuda bernama Lantang untuk dengarkan saran soal pembayaran pajak kendaraan bermotor, berharap proses di Samsat lebih mudah dan online.
Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Gara-gara Judol, Anak Tega Mutilasi Ibu Kandung dan Buang Jasad ke Kebun di Sumsel

Polres Lahat, Sumatera Selatan, akhirnya membongkar motif keji di balik aksi pembunuhan disertai mutilasi yang dilakukan seorang anak terhadap ibu kandungnya. 
KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

KDM Tidak Pandang Bulu Langsung Tindak Tegas, Terungkap Alasan Kepala Samsat Bandung Dinonaktifkan Sementara

Nama Kang Dedi Mulyadi menjadi sorotan publik setelah adanya kabar Kepala Samsat Bandung dinonaktifkan sementara
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT