News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah DN Aidit Sebelum Dicap sebagai Dalang G30S PKI, Si Jago Adzan yang Lahir dari Keluarga Agamis

DN Aidit seolah punya cerita plot twist meski dia dicap sebagai dalang G30S PKI. Di masa mudanya, ia ternyata dikenal sebagai pemuda yang agamis di kampungnya.
Minggu, 28 September 2025 - 20:50 WIB
DN Aidit bersama Presiden Soekarno
Sumber :
  • Youtube GARISWAKTU31

tvOnenews.com - Sampai sekarang, label dalang G30S PKI masih melekat ke dalam sosok DN Aidit, Ketua Partai Komunis Indonesia 1965.

Namun tahukah Anda bahwa kisah hidup DN Aidit sebelum dikenal sebagai tokoh G30S PKI merupakan sosok yang akrab dengan lingkungan religius?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gerakan 30 September atau disingkat G30S yang katanya didalangi oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) menjadi salah satu peristiwa kelam setelah kemerdekaan Indonesia.

Total ada 10 perwira gugur dalam peristiwa memilukan tersebut dengan tujuh di antaranya berpangkat jenderal yang berasal dari TNI Angkatan Darat.

Isu Dewan Jenderal menjadi pemantik dalam peristiwa ini, di mana para simpatisan PKI tak terima apabila TNI AD berencana mengkudeta presiden Soekarno.

Awalnya, mereka hanya berniat untuk menculik para jenderal TNI AD, lalu di bawa ke hadapan Presiden Soekarno. Namun, siasat itu berantakan dan malah terjadi pembunuhan.

Perwira yang gugur di antaranya Jenderal TNI Ahmad Yani, Letjen TNI Raden Suprapto, Letjen TNI MT Haryono, Letjen TNI S Parman, Mayjen TNI DI Pandjaitan, Mayjen TNI Sutoyo Siswomiharjo, Kapten Pierre Tendean, KS Tubun, Brigjen Katamso, dan Letkol Sugiyono. 

Di sisi lain, PKI dituduh sebagai aktor intelektual dari peristiwa berdarah ini. Sejumlah tokoh dari organisasi tersebut dianggap bertanggung jawab.

Salah satunya ialah DN Aidit, ketua Partai Komunis Indonesia (PKI) yang punya kedekatan harmonis dengan presiden RI saat itu, Soekarno.

Meski dicap sebagai aktor intelektual dalam lahirnya peristiwa G30S PKI, namun kabarnya DN Aidit justru tumbuh dalam lingkungan yang cukup agamis.

Ya, mungkin kabar itu cukup masuk akal mengingat DN Aidit lahir dari keluarga yang cukup religius yaitu Haji Ismail dan Mailan di Belitung, 30 Juli 1923.

Haji Ismail merupakan tokoh agama di kampungnya sedangkan kakek dari pihak ibu yang bernama Ki Agus Haji Abdul Rachman merupakan keturunan ningrat.

Pria yang lahir dengan nama Achmad Aidit itu sejak kecil dikenal sebagai bocah yang rajin sembahyang dan mengaji. Ia bahkan selalu diandalkan untuk mengumandangkan adzan.

Tumbuh dalam akar keagamaan yang kuat, ayahnya yang pernah jadi anggota DPRD dari Partai Masyumi menyekolahkan DN Aidit ke Jakarta. Ia menempuh pendidikan di Middestand Handel School pada 1936.

DN Aidit bersama Presiden Soekarno
DN Aidit bersama Presiden Soekarno
Sumber :
  • Youtube GARISWAKTU31

 

Sejak pindah ke Jakarta inilah pemikiran DN Aidit menjadi berkembang. Ia ikut dalam pergerakan Persatuan Timur Muda dan tak lama diangkat menjadi pemimpinnya.

Bahkan nama Achmad Aidit pemberian orang tuanya dia ganti menjadi Dipa Nusantara Aidit atau yang sampai sekarang kita kenal dengan DN Aidit.

Romantisme DN Aidit dengan PKI

Di Jakarta, DN Aidit mendapat pendidikan politik dari tokoh nasional seperti Soekarno, Achmad Soebardjo, Mohammad Hatta, dan Ki Hadjar Dewantara.

Sempat menjadi Ketua Angkatan Pemuda Indonesia (API) Cabang Jakarta Raya, DN Aidit mendapat intimidasi dari tentara KNIL. Akibatnya, ia dibuang ke Pulau Onrust.

Ideologi PKI semakin merasuki pikiran DN Aidit. Setelah bebas, ia bersama Njoto dan Lukman ditugaskan menjadi penerjemah manifesto komunis ke bahasa Indonesia.

Momentum pemberontakan PKI Madiun 1948 dimanfaatkan DN Aidit dan tokoh muda lainnya naik ke tampuk kekuasaan. Ia terpilih sebagai Ketua Comite Central (CC-PKI).

Manuver DN Aidit kian sempurna. Mulai dari mengubah kiblat PKI ke China, membawa anggotanya masuk parlemen, hingga ide Nasakom Soekarno jadi buktinya.

Bahkan dalam Pemilu 1955, PKI menjadi partai keempat yang paling banyak dipilih yakni 3,5 juta suara. Aidit juga sempat menjabat sebagai Wakil Ketua MPRS di Kabinet Kerja III.

Peran DN Aidit di G30S PKI 

DN Aidit yang saat itu mengepalai PKI langsung tertuduh ketika pemberontakan G30S PKI pecah. Angkatan Darat menudingnya terlibat.

Pemimpin dengan karakter tegas itu ditangkap pada 22 November 1965 di Boyolali, Jawa Tengah. Saat itu, ia hendak melakukan perjalanan ke Yogyakarta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan yang dipimpin oleh kaki tangan Mayjen Soeharto yaitu Kolonel Yasir Hadibroto yang menemukan tempat persembunyian DN Aidit di Jawa Tengah.

Keesokan harinya, DN Aidit langsung ditembak mati. Namun hingga sekarang, tak ada yang tahu keberadaan jasad sang ketua PKI itu.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Upaya Minimalisir Kecelakaan, Korlantas Polri Pasang ETLE di Perlintasan Sebidang Bekasi Timur

Kakorlantas Polri terus berupaya menekan angka kecelakaan lalu lintas terutama di perlintasan sebidang kereta api.
Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Sentil Kebijakan Masa Lalu, Dedi Mulyadi Ungkap Rahasia Agar Jakarta dan Bekasi Bebas Banjir Selamanya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) mengungkap rahasia agar wilayah Jakarta dan Bekasi terbebas dari bencana banjir.
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Hadirkan Keluarga Aman Yani, KDM Temukan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Hilang sejak 2016

Hadirkan Keluarga Aman Yani, KDM Temukan Fakta Terbaru Kasus Pembunuhan Sekeluarga di Indramayu: Hilang sejak 2016

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) mendapat 5 fakta terbaru kasus pembunuhan satu keluarga Haji Syahroni di Indramayu setelah menghadirkan keluarga Aman Yani.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat Ada Ketegangan, Tim Dokter Richard Lee Ungkap Kejadian Sebelum Koh Hanny Cabut Sertifikat Mualaf

Sempat ada ketegangan, tim dokter Richard Lee ungkap kejadian sebelum Hanny Kristianto cabut sertifikat mualaf, lengkap dengan klarifikasi Koh Hanny.

Trending

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan Dokter Richard Lee Resmi Diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya Ungkap Alasannya

Penahanan dokter Richard Lee resmi diperpanjang hingga Juni 2026, Polda Metro Jaya beberkan alasannya.
Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda Salah Ucap, 3 Alasan Sertifikat Mualaf Richard Lee Dicabut, Media Malaysia Soroti STY

Top 3: Gubernur Malut Sherly Tjoanda salah ucap, 3 alasan utama sertifikat mualaf dokter Richard Lee dicabut, hingga media Malaysia soroti Shin Tae-yong (STY).
Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Gubernur KDM Soroti Terdakwa Bantah Bunuh Sekeluarga di Indramayu, Keluarga Korban: Kami Yakin Pelakunya Mereka

Keluarga korban bersaksi di depan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM). Pihaknya yakin 2 terdakwa jadi pelaku pembunuhan satu keluarga Haji Sahroni di Indramayu.
Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Bung Ropan Bongkar Alasan John Herdman Panggil Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia

Alasan John Herdman panggil striker Persija Jakarta Eksel Runtukahu ke TC Timnas Indonesia jelang Piala AFF 2026 dibongkar oleh pengamat senior Bung Ropan.
Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Bertemu Kakek Lansia yang Usia Istrinya 40 Tahun Lebih Muda, Gubernur Malut Sherly Tjoanda Speechless: Bagi Tipsnya

Gubernur Malut Sherly Tjoanda kehabisan kata-kata ketika tahu ada warganya yang istrinya berusia 40 tahun lebih muda saat kunjungan atau sidak ke masyarakat.
Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Dedi Mulyadi Sidak Jalur Sumedang-Majalengka, Temukan Pohon Menghitam Gara-Gara Penggorengan Tahu

Perjalanan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda "Nyuhun Buhun, Nata Nagara" tidak sekadar menjadi ajang seremonial bagi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). 
Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Ditraktir Makanan Korea oleh Pelatih Hillstate, Megawati Hangestri Semringah: Semoga Ini Pertemuan yang Baik

Megawati Hangestri berbinar-binar setelah ditraktir makan siang ala Korea oleh pelatih Hillstate Kang Sung-hyung setelah datang ke final Proliga 2026 silam.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT