News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Emak-emak Viral yang Ledek Melda Safitri 'Jual Kesedihan Diceraikan Suami PPPK' Kena Mental Dihujat Netizen, Langsung Bersikap Gini

Emak-emak viral yang mengomentari kasus perceraian Melda Safitri (33), wanita asal Aceh Singkil dengan suami, JS ASN PPPK Satpol PP kembali muncul usai dihujat netizen. Ini katanya.
Rabu, 29 Oktober 2025 - 13:21 WIB
Emak-emak viral diduga nyinyir ke Melda Safitri tuduh 'jual kesedihan' usai diceraikan ASN PPPK Satpol PP
Sumber :
  • Kolase Facebook/Safitri Alshop Aceh & Instagram/@melda_safitri92

tvOnenews.com - Seorang emak-emak viral mencuri perhatian netizen karena mengomentari kasus perceraian Melda Safitri (33) dengan sang suami, Jakfar Sidiq (JS).

Melda Safitri dicerai talak tiga menjelang JS dilantik sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) viral di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berkat viral, nasib Melda Safitri berubah pesat setelah diundang oleh pengusaha ternama asal Banda Aceh, Shella Saukia.

Potret Melda Safitri dan suaminya
Potret Melda Safitri dan suaminya
Sumber :
  • Istimewa

 

Di balik kebahagiaannya yang kini mendapat rezeki moncer, kisah pilu Melda Safitri menuai reaksi keras dari seorang emak-emak dalam sebuah video viral.

Ironisnya, emak-emak itu langsung menuding wanita asal Aceh Singkil tersebut tengah "jual kesedihan".

"Mbak-mbak, kamu baru diselingkuhi suami saja sudah koar-koar di live menjual kesedihan," ujar emak-emak viral dalam sebuah video tersebut dikutip tvOnenews.com, Rabu (29/10/2025).

Emak-emak itu menyayangkan perceraian tersebut dijadikan ajang menjual kesedihan demi mendapat simpati dari publik.

Ia membandingkan nasib perceraian dirinya dengan mantan suami lebih sadis, tetapi tidak mengumbar kesedihan ke ruang publik.

"Anak jadi apa coba? Untuk apa, untuk modal jual kesedihan. Kasian anaknya nanti ya," ledek dia.

Emak-emak viral yang nyinyir ke Melda Safitri jual kesedihan diceraikan suami ASN PPPK Satpol PP
Emak-emak viral yang nyinyir ke Melda Safitri jual kesedihan diceraikan suami ASN PPPK Satpol PP
Sumber :
  • Istimewa

 

Tak berselang lama setelah videonya viral, emak-emak tersebut kembali membuat video pasca dihujat netizen akibat mengomentari Melda Safitri.

"Adek Fitri orang Aceh, adek Fitri, saya harap Mbak Fitri jangan pernah mau rujuk lagi," kata emak-emak tersebut dilansir tvOnenews.com dari unggahan Instagram Shary Opa.

Emak-emak tersebut langsung kena mental lantaran banyak netizen yang menghujat, bahkan Melda Safitri turut bereaksi atas video viral itu.

Padahal sebelumnya ia merasa heran kenapa banyak netizen sebegitunya pasang badan untuk Melda Safitri yang dinilai telah menjual kesedihan.

Apalagi kata dia, Melda Safitri bukanlah seorang artis sehingga tidak layak dibela oleh netizen.

Hingga kini, emak-emak tersebut langsung berubah sikap yang mendukung agar wanita berusia 33 tahun itu tidak rujuk dengan JS.

"Karena ini kabarnya akan rujuk lagi, saya harap kamu jangan mau rujuk lagi sama suamimu," pesan dia.

Ia yang sempat menyinyiri kasus perceraian ini langsung memahami kehancuraan perasaan Melda Safitri terhadap anggota Satpol PP tersebut.

Menurut penuturannya, rasa cinta Fitri telah dihancurkan oleh JS hanya perkara tidak menyediakan lauk makanan pada 14 Agustus 2025.

"Ingat, wanita yang sudah sakit hati bertebal-tebal, nggak boleh rujuk lagi," tegasnya.

Terkait videonya yang viral sehingga menuai reaksi dari netizen, emak-emak tersebut mengaku telah ikhlas sebagai bentuk balasan perbuatannya kepada Fitri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Fitri, saya sudah rela video saya dihujat, dimaki, difitnah. Itu untuk kamu, biar netizen mendukung kamu," tukasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kerugian Kebakaran Gudang di Karet Kuningan Capai Rp1 Miliar

Kerugian Kebakaran Gudang di Karet Kuningan Capai Rp1 Miliar

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Selatan (Gulkarmat) menaksir kerugian kebakaran gudang penyimpanan peralatan di Jalan Anggrek II No. 8 RT 08/RW 02, Karet Kuningan, Setiabudi, mencapai sekitar Rp1 miliar.
Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Begini Kondisi Ferdy Sambo Sekarang yang Menempati Lapas Kelas II A Cibinong, Tempat yang Baru Saja Disidak Ombudsman

Kabar Ombudsman sidak Lapas Cibinong, merupakan tempat Ferdy Sambo ditahan saat ini. Lantas bagaimana kondisinya sekarang? Simak penjelasan di bawah ini
Timnas Indonesia Day! Hari Ini Skuad Garuda Hadapi Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia Day! Hari Ini Skuad Garuda Hadapi Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Timnas Indonesia memulai perjalanan di FIFA ASEAN Cup 2026 dengan menghadapi Singapura. Duel Grup A tersebut dijadwalkan berlangsung pada Jumat (25/9/2026).
Rekap UEFA Nations League A: Jerman Ditahan Belanda, Ronaldo Bantu Portugal Tekuk Wales

Rekap UEFA Nations League A: Jerman Ditahan Belanda, Ronaldo Bantu Portugal Tekuk Wales

UEFA Nations League 2026/2027 resmi dimulai dengan sejumlah pertandingan menarik. Jerman harus puas bermain imbang 1-1 lawan Belanda pada laga pembuka Grup A2.
5 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Sukses Membungkam Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

5 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Sukses Membungkam Singapura di Laga Perdana FIFA ASEAN Cup 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil menundukkan Singapura dan membawa tiga poin dalam laga perdana mereka di FIFA ASEAN Cup 2026, maka lima hal berikut akan terjadi.
Ditanya oleh Dedi Mulyadi, Segini Pendapatan Surya bin Samid Kades Terpilih di Bekasi saat Jadi Pemilah Sampah

Ditanya oleh Dedi Mulyadi, Segini Pendapatan Surya bin Samid Kades Terpilih di Bekasi saat Jadi Pemilah Sampah

Surya bin Samid, Kepala Desa (Kades) Mekarwangi, Cikarang Barat, Bekasi ditanya oleh Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi (KDM) soal pendapatan menjadi pemilah sampah.

Trending

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Hasil FIFA ASEAN Cup 2026: Laos dan Myanmar Buka Divisi 2 dengan Kemenangan

Divisi 2 FIFA ASEAN Cup 2026 digelar di Hong Kong dengan penampilan dua pertandingan dari Grup A dan Grup B. 
Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar Surat Pemberitahuan Pemadaman Internet pada 25-27 September 2026, Kemkomdigi: Hoax

Beredar surat pemberitahuan soal pemadaman internet yang akan terjadi pada 25-27 September 2026. Kemkomdigi memastikan informasi tersebut merupakan hoax.
Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan Penikmat Punk Rock Bersiap ‘Mudik’ ke Yogyakarta Akhir September ini untuk Saksikan Penampilan 23 Musisi

Ribuan penikmat musik punk rock dari berbagai daerah di Indonesia bersiap untuk berkumpul di Yogyakarta akhir September 2026 untuk menyaksikan perhelatan musik
Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ferdy Sambo Disebut Lebih Aktif di Gereja Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar: Tidak Ada Temuan Eks Kadiv Propam Nikmati Fasilitas "Khusus"

Ditjenpas Jawa Barat menyebut tidak ada temuan atau informasi bahwa eks Kadiv Propam Polri menikmati fasilitas “khusus” di Lapas Kelas II A Cibinong, Kabupaten Bogor.
Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Presiden Prabowo Lakukan Video Call Bersama Ubed Cs Usai Tim Bulu Tangkis Indonesia Raih Medali Emas Pertama Asian Games 2026

Mohammad Zaki Ubaidillah alias Ubed dan rekan satu timnya yang berjuang di nomor regu putra bulu tangkis dihubungi langsung oleh Presiden Prabowo setelah mengalahkan China, Kamis (25/9/2026).  
Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua Perusahaan Pertanyakan Dasar Penyegelan KKP Usai Amankan 1.048 Ton Udang Impor

Dua perusahaan di Kabupaten Pasuruan, PT Baramuda Bahari dan PT Megamarine Pride, mempertanyakan dasar penyegelan komoditas udang impor oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Perkuat Kelembagaan, PP-IPPAT Perluas Sekretariat

Pengurus Pusat Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PP-IPPAT) melaksanakan rangkaian Syukuran HUT IPPAT ke-39 yang dirangkaikan dengan Peresmian Perluasan Sekretariat PP-IPPAT.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT