GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Alumni Pahoa Bocorkan Permintaan Sekolah ke Orang Tua Murid Usai Ada Siswa Tewas dari Lantai 8, Minta Satu Hal Ini!

Alumni Sekolah Pahoa ungkap pesan broadcast sekolah yang meminta satu hal ini ke para orang tua usai ada siswa tewas jatuh dari lantai 8. Seperti apa?
Kamis, 6 November 2025 - 21:31 WIB
Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Pahoa
Sumber :
  • Azmi Samsul M.-Antara

tvOnenews.com - Sekolah Terpadu PahoaGading Serpong, Tangerang tengah jadi sorotan. Seorang siswa laki-laki berinisial N (13) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga jatuh dari lantai 8 gedung sekolah.

Insiden tragis itu sontak menggegerkan publik dan memunculkan berbagai spekulasi, termasuk dugaan adanya kasus bullying di sekolah ternama tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian yang terjadi pada Senin (3/11/2025) pagi itu masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan laporan awal, korban diduga jatuh dari balkon luar lantai 8 dan menimpa kanopi di area pintu kedatangan sekolah.

“Korban diduga terjatuh dari lantai 8 (balkon luar) gedung sekolah dan kemudian menimpa kanopi di area pintu kedatangan,” ungkap Kepala Seksi Humas Polres Tangsel, AKP Agil.

Pihak kepolisian, melalui Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Wira Graha Setiawan, mengatakan bahwa saat ini pihaknya telah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) dari lokasi kejadian untuk mengetahui secara pasti kronologi insiden tersebut.

Kolase insiden siswa jatuh dari lantai 8 dan gedung Sekolah Terpadu Pahoa Gading Serpong
Kolase insiden siswa jatuh dari lantai 8 dan gedung Sekolah Terpadu Pahoa Gading Serpong
Sumber :
  • Istimewa

 

“Kami dari Polres Tangsel bersama Polsek Kelapa Dua telah mengamankan CCTV yang berada di sekolah untuk menyelidiki peristiwa yang ada pada saat kejadian,” ujar Wira.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya belum dapat memastikan motif dari kejadian tersebut.

“Untuk pastinya, kami akan sampaikan lebih lanjut dari hasil penyelidikan,” katanya.

Namun di tengah proses penyelidikan, muncul suara dari alumni Sekolah Pahoa yang ikut menyoroti kejadian tragis itu.

Seorang alumni membagikan kisahnya melalui media sosial X, mengaku pernah menjadi korban perundungan saat masih menjadi siswa di sana.

“FYI, jenis bullying yang aku alami lebih ke pengucilan. Karena jarang dibully secara fisik, aku juga bingung minta tolongnya gimana… karena ya aku dibully-nya karena DIKUCILIN,” tulis sang alumni.

Ia mengaku tidak mendapat perhatian dari pihak sekolah, bahkan merasa diperlakukan tidak adil oleh guru dan pihak Bimbingan Konseling (BK).

“Harusnya ini red flag yang dilihat guru BK sebagai sinyal: ‘kita panggil yuk murid ini, coba tanya kenapa, coba tanya teman-teman sekelasnya,’ malah diintervensi dengan disuruh sujud ke patung dan disalahkan,” ungkapnya lagi.

Unggahan itu kemudian semakin ramai setelah alumni tersebut membocorkan isi pesan broadcast resmi dari pihak sekolah Pahoa yang dikirimkan kepada para orang tua murid usai peristiwa meninggalnya N.

Dalam pesan tersebut, pihak sekolah meminta agar para orang tua tidak menanyakan kejadian itu kepada anak-anak mereka.

“Kepergian N pasti akan menjadi duka dan luka yang mendalam, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan. Hal-hal lain yang sekiranya hanya akan memicu duka yang lebih dalam sebaiknya tidak kita bicarakan di grup ini, dan jangan juga kita tanyakan kepada anak-anak kita nanti,” demikian isi potongan pesan yang dibagikan.

Poin inilah yang membuat alumni geram dan menilai langkah sekolah yang meminta orang tua untuk tidak menanyakan hal tersebut justru berpotensi menutupi fakta penting yang bisa membantu mengungkap kebenaran.

“Coba lihat paragraf ke-4 kalimat terakhir, ‘jangan tanya anak’. HAH!? Justru respon pertama, TANYA! Kalau anak jadi korban, investigasi lebih lanjut. Kalau anak pernah lihat korban, itu bisa dijadikan pelajaran,” tulis alumni tersebut dalam unggahan lanjutannya.

Ia menegaskan bahwa setelah ada korban jiwa, semestinya sekolah dan orang tua justru bekerja sama menggali informasi dari para siswa.

Tujuannya untuk mengetahui apakah ada pola lingkungan beracun yang membuat siswa merasa tertekan atau dikucilkan.

“Siswa ditanya (tentu dengan pendampingan psikolog dan pihak berwenang) untuk ‘mendiagnosis’ lingkungan di Pahoa. Apa pola-pola yang membuat siswa merasa seperti itu. Kalau sudah ada korban jiwa, ini WAJIB dilakukan,” tulisnya lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Unggahan tersebut kini ramai disorot warganet dan memunculkan diskusi panjang mengenai sistem pendidikan, peran guru BK, serta transparansi sekolah dalam menangani kasus sensitif seperti perundungan.

Sementara itu, pihak kepolisian masih terus mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak, termasuk saksi dan rekan korban di sekolah. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Persaingan Lini Tengah Timnas Indonesia Memanas Usai Jordi Amat Bisa Diturunkan John Herdman Sebagai Gelandang Bertahan

Situasi tersebut tak lepas dari peluang Jordi Amat yang masuk dalam skema baru sebagai gelandang. Perubahan peran ini membuat persaingan di lini tengah semakin ketat dan penuh dinamika.
Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Bikin Marah Dedi Mulyadi, Pegawai Pramusaji Kantor Dinas Gubernur Ini Diminta Keluar dari Pekerjaannya

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi alias KDM tak segan meminta pegawainya keluar dari pekerjaannya di momen Lebaran 2026 di kantor dinas Gedung Pakuan Bandung.
Lebaran Kedua, BMKG Wanti-wanti Wisatawan untuk Waspada Cuaca di Jateng

Lebaran Kedua, BMKG Wanti-wanti Wisatawan untuk Waspada Cuaca di Jateng

BMKG mengimbau wisatawan untuk mewaspadai potensi hujan di sejumlah destinasi wisata di pegunungan tengah Jawa Tengah (Jateng) serta gelombang laut kategori sedang di pantai selatan Jateng pada hari kedua Lebaran 2026.
Bacaan Niat Puasa Syawal, Waktu Pelaksanaan dan Keutamaannya

Bacaan Niat Puasa Syawal, Waktu Pelaksanaan dan Keutamaannya

Berikut bacaan niat puasa Syawal, lengkap dengan penjelasan waktu pelaksanaan dan keutamaannya.
Kenakan Perhiasan Rp126 Juta, Lansia Ditemukan Tewas Dimutilasi Usai Urus Pakan Ternak, Pelaku Ternyata Tetangga Sendiri

Kenakan Perhiasan Rp126 Juta, Lansia Ditemukan Tewas Dimutilasi Usai Urus Pakan Ternak, Pelaku Ternyata Tetangga Sendiri

Jasadnya ditemukan dalam karung plastik dengan kondisi tanpa kepala dan kaki.
Arus Balik Lebaran 2026, Transjakarta Perpanjang Layanan hingga 23.59 WIB, Cek Rutenya

Arus Balik Lebaran 2026, Transjakarta Perpanjang Layanan hingga 23.59 WIB, Cek Rutenya

Untuk menjaga ketersediaan layanan sepanjang waktu, Transjakarta tetap mengoperasikan sejumlah koridor utama selama 24 jam, yaitu:

Trending

Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Netizen Berbondong-bondong Komentari Skuad Timnas Indonesia Pilihan John Herdman untuk FIFA Series 2026

Keputusan John Herdman memilih skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 menuai pro dan kontra. Netizen soroti soal Mauro Zijlstra hingga Ezra Walian.
3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

3 Hal yang akan Terjadi jika Timnas Indonesia Berhasil Keluar sebagai Juara di FIFA Series 2026

Jika Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan dalam rangkaian turnamen FIFA Series 2026, setidaknya ada tiga hal bersejarah yang akan terjadi. Apa saja itu?
Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Jay Idzes Resmi Dihukum Jelang Bela Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Mantan Wasit Liga Italia Sampai Buka Suara

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, resmi dihukum sebelum tampil di FIFA Series 2026. Hal ini menyebabkan mantan wasit Liga Italia buka suara.
Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo, Bung Harpa Kaget Bukan Main, Terima Kasih Borussia Mönchengladbach

Jay Idzes Terjebak Wabah di Sassuolo, Bung Harpa Kaget Bukan Main, Terima Kasih Borussia Mönchengladbach

Tiga berita bola terpopuler: Jay Idzes terancam absen karena wabah, keputusan John Herdman bikin kaget, dan Kevin Diks resmi diizinkan bela Timnas Indonesia.
Doa Ragnar Oratmangoen Menyambut Idul Fitri, Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia

Doa Ragnar Oratmangoen Menyambut Idul Fitri, Satu-satunya Pemain Mualaf di Timnas Indonesia

Ragnar oratmangoen merupakan pemain mualaf di timnas indonesia. Dia berdoa dalam menyambut Idul Fitri, berikut ucapannya
Hitung-hitungan Poin dan Ranking Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Malaysia Berpotensi Dikangkangi Jay Idzes Cs

Hitung-hitungan Poin dan Ranking Timnas Indonesia di FIFA Series 2026: Malaysia Berpotensi Dikangkangi Jay Idzes Cs

Timnas Indonesia berpeluang melampaui Malaysia di ranking FIFA jika mampu meraih 2 kemenangan di FIFA Series 2026. Tambahan poin bisa dongkrak posisi Garuda.
Media Italia Tak Habis Pikir, Meski Jay Idzes Bikin Penalti, Kapten Timnas Indonesia Tetap Dapat Pujian Tinggi

Media Italia Tak Habis Pikir, Meski Jay Idzes Bikin Penalti, Kapten Timnas Indonesia Tetap Dapat Pujian Tinggi

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes jadi sorotan usai terlibat dalam momen kontroversial saat Sassuolo menahan imbang Juventus dalam lanjutan Serie A 2025/2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT