GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Permohonan Maaf Paris Pernandes usai Keok dari Koh Rudy Dinyinyiri Netizen, Paris Dibilang Sama Sekali Tidak Bisa..

Paris Pernandes menyampaikan permohonan maaf usai kalah dari Rudy Golden Boy dalam duel utama Holywings Sport Show (HSS) Series 6, namun unggahannya justru..
Senin, 10 November 2025 - 13:13 WIB
Paris Pernandes vs Rudy Golden Boy, pertarungan dua CEO di ajang HSS Series 6.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @parispernandes

Jakarta, tvOnenews.com - Paris Pernandes menyampaikan permohonan maaf usai kalah dari Rudy Golden Boy dalam laga utama Holywings Sport Show (HSS) Series 6 yang digelar di W Superclub Gatsu, Jakarta, Senin (10/11/2025) dini hari WIB.

Pertarungan ini menjadi puncak dari rivalitas panas antara dua influencer sekaligus petarung tersebut, setelah sebulan terakhir saling sindir di media sosial dan dalam sesi press conference.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Paris Pernandes, yang juga merupakan CEO HSS sekaligus peraih penghargaan Sport Creator of the Year 2024, harus mengakui keunggulan lawannya, Rudy Golden Boy, CEO Baku Hantam yang dikenal berpengalaman di dunia Mixed Martial Arts (MMA), terutama Muay Thai, serta pernah berlaga di ajang One Championship.

Sebelum duel dimulai, keduanya kerap berbalas sindiran, termasuk saat Rudy sempat menyebut Paris sebagai “CEO Boneka.”

Dalam pertarungan dengan aturan tinju kelas welter 66,6 kilogram itu, Rudy Golden Boy menang angka setelah ketiga juri memberikan skor 45–48, 39–47, dan 45–46. Hasil tersebut memastikan kemenangan bagi Rudy, yang sekaligus berhak atas sabuk juara WIC (World Influencer Championship).

Rudy Golden Boy berhasil mengalahkan Paris Pernandes dalam pertandingan Tinju acara Holywings Sport Show (HSS) Series 6.
Rudy Golden Boy berhasil mengalahkan Paris Pernandes dalam pertandingan Tinju acara Holywings Sport Show (HSS) Series 6.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram/vidiosport / bakuhantamchamp

 

Usai pertandingan, Paris mengunggah permohonan maaf melalui akun Instagram pribadinya. Ia mengaku kecewa atas hasil pertandingan dan masih merasa bingung dengan keputusan wasit.

“Maaf teman-teman kali ini belum bisa kasih yang terbaik,” tulis Paris dalam unggahannya.

“Maaf semuanya, makasih yang udah dukung sampai saat ini, boleh dilihat lagi tayangannya, masih bingung,” lanjutnya.

“Ya harus tetap sportif menerima keputusan yang ada,” tutupnya.

Namun, unggahan tersebut justru menuai berbagai komentar pedas dari warganet. Banyak yang menilai Paris tampil terlalu emosional dan gagal mengendalikan diri di atas ring.

“Sopan santun telah hilang dan Bang Rudy sudah mengembalikan,” tulis salah satu netizen.

“Gak berkembang lek, malah lebih kagum sama Yahya. Emosi boleh tapi harus tahu kalau lu main event dan ini pertandingan penting yang kau mulai duluan! Kasih kita pertunjukan yang bagus,” komentar pengguna lainnya.

Ada pula yang memberikan kritik lebih panjang terkait performanya:

“Bang Rudy pinter mancing emosi mu lek. Terlalu terbawa emosi lek, lebih dikontrol lagi lek emosinya, semangat,” ujar netizen.

“Jujur lekk, sebelumnya congrats bang @rudygoldenboy layak menang sih. Padahal saya dukung Paris, tapi liat match ini Paris terlalu emosi, gak mau dengerin wasit, mainnya ngawur. Padahal kalau dengerin aba-aba wasit, masih sah mukul Bang Rudy. Mungkin kebawa hype tempatnya. Sedikit kecewa, kurang menikmati match-nya, kebanyakan cekcok. Kalau Paris menang, malah aneh. Jurinya adil, Bang Rudy layak jadi pemenang. Congrats, semoga Paris makin bebenah,” tulis akun lain menambahkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski menuai banyak kritik, sebagian warganet tetap memberi dukungan agar Paris bangkit dan belajar dari kekalahan tersebut. Kini publik menunggu apakah duel panas ini akan berlanjut dalam rematch seperti yang sebelumnya disinggung Rudy Golden Boy usai pertandingan. (ind)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Kepala Staf Kepresidenan Pastikan 742 Pasukan Perdamaian TNI Siap Berangkat ke Lebanon

Sebanyak 742 prajurit TNI telah dinyatakan siap untuk mengemban tugas internasional dalam misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Lebanon. 
Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Puluhan Ribu Volimania 'Geruduk' Hyundai Hillstate Setelah Rekrut Megawati Hangestri: Fans Red Sparks Pindah ke Hyundai!

Megawati Hangestri resmi bergabung dengan Hyundai Hillstate. Instagram klub asal Suwon itu langsung dibanjiri puluhan ribu komentar volimania Indonesia yang 
Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Pansus DPRD DKI Segel Parkir Ilegal di Blok M Square demi Amankan Pendapatan Daerah

Upaya pengamanan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta perlindungan terhadap hak-hak warga terus diperkuat oleh Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta. 
Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Wijaya Karya Rombak Jajaran Komisaris, Arthur Hedar Kembali Menjabat

Disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025.
Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Teknologi Arthroscopy dan TKR: Harapan Baru bagi Penderita Cedera Muskuloskeletal

Pemulihan fungsi gerak dan penghilangan nyeri kronis kini menjadi fokus utama dalam penanganan gangguan muskuloskeletal. 
Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Pentingnya Perlindungan Jaminan Sosial Pekerja Formal dan Informal, Apa Tantangan Terbesarnya?

Tidak hanya soal upah, pekerja modern juga mulai menuntut kepastian perlindungan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, hingga keamanan ekonomi saat menghadapi risiko

Trending

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Pengakuan Mengejutkan Santriwati: Dugaan Pencabulan oleh Kiai Ashari Berulang, Korban Capai 50 Orang

Dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kabupaten Pati, semakin terkuak setelah pengakuan korban dalam podcast Densu.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Kesaksian Korban Ponpes di Pati Bikin Merinding, Mengaku Hanya Bisa Merem saat Tidur Sekamar dengan Pelaku

Pengakuan korban Ponpes di Pati bikin merinding usai mengaku hanya bisa merem saat diajak tidur sekamar dengan dalih penyembuhan batin. Simak pengakuannya!
Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Resmi! Hyundai Hillstate Rekrut Megawati Hangestri untuk Liga Voli Korea 2026-2027

Hyundai Hillstate akhirnya resmi mengumumkan telah merekrut Megawati Hangestri untuk tampil di Liga Voli Korea 2026-2027.
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT