News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruben Onsu Diam-Diam Cemburu ke Sarwendah dan Gio? Terawangan Jeng Nimas Ungkap Perasaan Sebenarnya

Terawangan Jeng Nimas ungkap sisi emosional Ruben Onsu usai komentar pedasnya di media sosial, benarkah ia diam-diam cemburu pada Sarwendah dan Gio?
Selasa, 11 November 2025 - 20:30 WIB
Sarwendah, Giorgio Antonio dan Ruben Onsu
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Nama Ruben Onsu kembali ramai diperbincangkan di media sosial usai dirinya meninggalkan komentar emosional di akun fanbase @eliyawati__ pada 1 November 2025 lalu.

Pemicu ledakan emosi tersebut adalah video kebersamaan Sarwendah bersama kedua anak mereka, Thalia dan Thania, bernama Giorgio Antonio di acara balet anak-anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Publik pun langsung menyoroti interaksi itu karena Ruben tampak tidak terima video yang menampilkan anak-anaknya diunggah tanpa izin.

Namun, yang tak kalah menarik, netizen juga menilai bahwa reaksi Ruben itu dipicu oleh rasa cemburu.

Menurut peramal spiritual Jeng Nimas, reaksi Ruben bukan sekadar kemarahan spontan, tetapi cerminan dari perasaan terdalam yang selama ini ia pendam.

Melalui kartu tarotnya, Jeng Nimas mengungkap simbol-simbol yang menunjukkan suasana batin Ruben setelah perceraian.

Sarwendah dan Giorgio Antonio
Sarwendah dan Giorgio Antonio
Sumber :
  • Instagram/sarwendah29

 

“Ada simbol isolasi. Isolasi ini berarti ada semacam hubungan yang kayak untuk bisa bersama anak-anaknya ini agak sulit. Misalnya faktor dari pekerjaan dan lain sebagainya. Atau bisa juga isolasi ini diartikan di mana Ruben ini merasa sepi hidupnya. Karena ya yang namanya orang sudah bercerai sedangkan anak-anaknya ikut Sarwendah semua pasti sedikit banyak hidupnya juga hampa ya,” ujar Jeng Nimas membaca hasil tarotnya.

Jeng Nimas menilai, Ruben Onsu kini tengah berjuang menyesuaikan diri dengan kehidupan barunya yang jauh dari keluarga kecil yang dulu selalu menemaninya.

Kondisi “isolasi” ini, kata Jeng Nimas, membuat Ruben lebih mudah tersulut emosi, terutama jika menyangkut anak-anaknya.

Ketika ditanya tentang apa yang dirasakan Ruben saat melihat kedekatan anak-anaknya dengan Gio, Jeng Nimas membuka simbol “Enlight Man”.

“Enlight Man itu menggambarkan seseorang yang mencoba bersabar dan tidak ingin menanggapi secara terbuka, tapi di dalam dirinya ada konflik batin yang besar,” jelasnya.

Menurutnya, selama ini Ruben berusaha menahan diri untuk tidak mengomentari hubungan Sarwendah dan Gio.

Namun, ketika melihat interaksi anak-anaknya dengan pria lain, perasaan campur aduk muncul antara cemburu, kehilangan, dan penyesalan.

“Dia sebenarnya berusaha sabar selama ini karena sadar bahwa dia sudah bercerai dengan Sarwendah. Tapi di sisi lain, ada rasa bimbang dan bingung dengan kehidupan yang dijalaninya sekarang,” ungkap Jeng Nimas lagi.

Dalam pembacaan tarot tersebut, muncul pula simbol kebimbangan dan refleksi diri.

“Ruben ini juga harus introspeksi diri loh ya. Yang kekeh untuk bercerai dulu siapa? Tidakkah kamu mempertimbangkan efeknya kalau bercerai itu seperti apa, bagaimana nasib anak-anakmu?” tutur Jeng Nimas.

Ia juga menegaskan bahwa anak-anak tetap membutuhkan kehadiran sosok ayah secara utuh di keseharian mereka.

“Sekalipun hubungan sudah berakhir, anak-anak tetap haus akan kasih sayang. Tidak cukup kalau hanya sebulan sekali ketemu ayah kandung. Kalau Ruben sibuk, ya itu konsekuensi dari pilihannya,” kata Jeng Nimas menambahkan.

Ia menyarankan agar Ruben lebih sering hadir dalam momen-momen penting anak-anaknya, bahkan bila Sarwendah dan Gio juga ada di sana.

Menurutnya, kehadiran fisik Ruben bisa menjadi bentuk nyata kasih sayang yang selama ini mungkin hilang karena jarak dan waktu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Netizen pun kini terbelah dua kubu: sebagian mendukung Ruben yang dianggap hanya ingin melindungi privasi anak-anaknya.

Sementara sebagian lain menilai bahwa sikap emosionalnya mungkin muncul dari perasaan belum bisa sepenuhnya merelakan Sarwendah dan kehidupan barunya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Rupiah Melemah 12 Poin Menjadi Rp17.935 per Dolar AS

Rupiah Melemah 12 Poin Menjadi Rp17.935 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah menjadi Rp17.935 per dolar AS, padahal penutupan sebelumnya di level Rp17.923 per dolar AS.
IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Bergerak Variatif sementara Wall Street Melemah

IHSG Dibuka Menghijau saat Bursa Asia Bergerak Variatif sementara Wall Street Melemah

IHSG dibuka menguat 8 poin atau 0,14 persen di level 6.352 pada pembukaan perdagangan Jumat, 7 Agustus 2026.
Kunjungi Korban Musibah Tumpahan Minyak Montara di NTT, Purbaya Janji Tangani Dampak Sosial-Ekonomi

Kunjungi Korban Musibah Tumpahan Minyak Montara di NTT, Purbaya Janji Tangani Dampak Sosial-Ekonomi

Purbaya berdialog dengan masyarakat yang selama 16 tahun terakhir menghadapi berbagai konsekuensi akibat tumpahan minyak Montara yang terjadi pada tahun 2009.
Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba di Tangerang, Dua Pria Bawa Dua Paket Ganja Diciduk

Polda Metro Gagalkan Peredaran Narkoba di Tangerang, Dua Pria Bawa Dua Paket Ganja Diciduk

Pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya pengiriman ganja dari Sumatera Utara yang akan tiba di terminal bus ALS, di Jalan Daan Mogot. 
Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia Pada Jumat

Kualitas Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk di Dunia Pada Jumat

Kualitas udara di Jakarta pada Jumat pagi menduduki posisi 10 besar sebagai kota dengan udara terburuk di dunia dan masuk ke dalam kategori udara tak sehat.
KDM Ajak Warga Jabar Tidak Takut Melapor atau Memviralkan Kasus Kejahatan dan Penjualan Tramadol

KDM Ajak Warga Jabar Tidak Takut Melapor atau Memviralkan Kasus Kejahatan dan Penjualan Tramadol

Gubernur Jawa Barat, KDM membagikan informasi berupa sayembara untuk masyarakat umum, terutama warga Jabar, simak

Trending

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Terbongkar, Ini Alasan Mengejutkan Kenapa Ada 995 Senjata di Dalam Sekolah Jaksel Sejak 2020

Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin serta Kuasa Hukum Eks Ketua Yayasan, IWD, yakni Alhadid Endar Putra buka suara soal temuan 995 senjata airsoft gun di sebuah sekolah swasta, Pondok Pinang, Jakarta Selatan.
Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Roy Suryo Ajukan Praperadilan Keempat Soal Status Cekal

Usai gugatan praperadilan ketiga soal ganti rugi, tersangka tudingan ijazah palsu Jokowi, Roy Suryo mengajukan kembali praperadilan terkait pencekalan. 
Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Fakta Baru Pelaku Mutilasi di Depok: Mendadak Resign Kerja Goreng Piscok Usai Izin Interview di Mal

Di balik kasus pembunuhan disertai mutilasi yang menggegerkan Depok, muncul cerita dari tempat terakhir Saepul alias Saepullah (26) mencari nafkah.
Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Geger! PSSI-nya Korea Selatan Dituding Biayai Hiburan Seks untuk Wasit Asing, KFA Buka Suara

Setelah kegagalan Timnas Korea Selatan di Piala Dunia hingga keputusan aneh pada sanksi pelatih Persija, Shin Tae-yong, kali ini KFA terkena skandal seksual. 
Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Heboh Usulan MBG Raih Nobel Perdamaian 2026, Istana Akhirnya Buka Suara

Istana Kepresidenan merespons isu yang beredar mengenai usulan agar Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memperoleh Nobel Perdamaian 2026.
KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

KPK Bakal Panggil Kakanim Jaksel Usai Ditemukan Uang 8.500 Dolar Singapura Hasil Penggeledahan 

Kepala Kantor Imigrasi (Kanim) Jakarta Selatan, Winarko akan dipanggil KPK usai ditemukannya uang 8.500 Dolar Singapura di dalam ruangannya oleh penyidik. 
Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Lewat Diskusi Persoalan Bangsa di Yogyakarta, Gerakan Iqra Indonesia Terbentuk

Puluhan peserta dari berbagai universitas dan organisasi ekstra kampus di Yogyakarta mengikuti kegiatan focus group discussion (FGD) '81 Tahun Merdeka, 19 Tahun Menuju Indonesia 2045'.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT