Tanpa Tedeng Aling-aling Sarwendah Lempar Sindiran ke Orang yang Sibuk Bayar Buzzer Ketimbang Utang, Siapa?
- YouTube/MaiaAlElDul
tvOnenews.com - Sarwendah pernah melontarkan sindiran tajam saat melakukan siaran langsung di media sosial.
Dalam kesempatan itu, Sarwendah yang tengah berjualan bersama Giorgio Antonio tiba-tiba menyinggung seseorang yang disebut-sebut sibuk membayar buzzer untuk menjatuhkannya ketimbang melunasi utang.
Momen itu terekam dalam potongan video yang viral di TikTok dan Instagram.
Dengan ekspresi tenang namun nada suara tegas, Sarwendah berkata,
“Eh tapi kalian udahlah mendingan daripada kalian bayar buzzer mending bayar utang dulu. Jangan bayar buzzer, bener deh sayang duitnya,” ujar Sarwendah di tengah sesi live-nya.
Ucapan tersebut langsung memicu berbagai spekulasi.

- TikTok
Meski tidak menyebut nama, publik menduga bahwa sindiran itu diarahkan kepada seseorang yang belakangan ini santer dikaitkan dengannya.
Publik ramai memberikan komentar di unggahan akun yang membagikan potongan live tersebut.
Banyak yang menilai Sarwendah sudah cukup gerah dengan hujatan yang datang bertubi-tubi dari akun-akun buzzer di media sosial.
"Berarti mamio tau itu buzzer siapa, sampe pada kaget loh timnya,” tulis salah satu komentar netizen di akun TikTok @sargio.bebio.
Sementara yang lain justru memberikan dukungan.
“Udah saking keselnya bunda sampe ditanggepin gitu. Semangat bunda," kata yang lain.
Namun, di tengah viralnya sindiran tersebut, publik tengah digegerkan oleh kabar bahwa Sarwendah sempat didatangi debt collector di rumahnya.

- YouTube Reyben Entertainment
Kejadian itu terjadi pada Jumat, 7 November lalu sekitar pukul lima sore.
Dua orang penagih utang datang ke kediaman Sarwendah untuk mencari satu unit mobil mewah jenis Range Rover yang diduga menunggak cicilan atas nama mantan suaminya, RSO (Ruben Samuel Onsu).
Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu dan Abraham Simon, membenarkan adanya insiden tersebut.
Mereka menyebut kejadian itu sebagai salah sasaran karena mobil yang dimaksud dibeli setelah masa perceraian Sarwendah dan Ruben Onsu selesai.
“Klien kami tidak pernah berutang terhadap mobil yang dimaksud. Mobil itu dibeli setelah masa pernikahan selesai. Jadi sudah di luar tanggung jawab klien kami,” ujar Chris Sam Siwu dikutip dari YouTube Intens Investigasi.
Abraham Simon menambahkan bahwa unit mobil yang dicari tidak terdaftar atas nama Sarwendah dan tidak ada hubungan dengan aset-aset miliknya.
“Unit ini bukan atas nama klien kami dan diperoleh di luar masa perkawinan. Jadi ini salah sasaran,” jelasnya.
Lebih lanjut, kuasa hukum menyebut kedatangan penagih utang itu sempat mengganggu kenyamanan Sarwendah dan anak-anaknya.
Walaupun tidak ada kekerasan fisik, nada bicara para penagih utang disebut cukup tinggi dan membuat suasana di rumah menjadi tegang.
“Di rumah itu ada anak kecil, dan maaf ya, nada bicara penagih utang itu kurang baik. Ada penekanan-penekanan di akhir video yang sempat direkam,” tutur Chris.
Pihak Sarwendah menyayangkan kenapa urusan pribadi mantan suaminya masih dikaitkan dengan dirinya, terlebih sejak putusan cerai resmi keluar.
Ia bahkan memperlihatkan itikad baik dengan mempersilakan para penagih utang memeriksa rumahnya untuk membuktikan bahwa mobil yang dicari memang tidak ada di sana.
Kuasa hukum pun menegaskan bahwa mereka telah berkoordinasi dengan pihak pengacara RSO untuk mengklarifikasi masalah tersebut.
Mereka juga tidak menutup kemungkinan menempuh jalur hukum jika insiden seperti ini kembali terjadi dan mengganggu privasi keluarga Sarwendah.
Di sisi lain, sindiran Sarwendah soal buzzer yang ramai diperbincangkan publik dianggap sebagai luapan kekesalan atas tekanan yang terus ia terima sejak perceraiannya.
Warganet menilai, live itu merupakan salah satu bentuk keberanian Sarwendah menegaskan posisinya di tengah derasnya komentar miring dan isu yang menyeret namanya belakangan ini. (adk)
Load more