News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Riba, Film Horor Paling Mencekam 2025? Kisah Nyata, Kutukan, dan Teror Getih Anak

Salah satu aspek menarik film Riba adalah fokusnya pada dinamika keluarga. Teror dalam “Riba” tidak berdiri sendiri, tetapi tumbuh dari hubungan yang retak, rasa
Minggu, 30 November 2025 - 02:23 WIB
Riba, Film Horor Paling Mencekam 2025? Kisah Nyata, Kutukan, dan Teror Getih Anak
Sumber :
  • Tangkapan layar Cineplex

tvOnenews.com - Perkembangan film horor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan kecenderungan yang menarik: semakin banyak karya yang berani mengeksplorasi kisah nyata, trauma keluarga, serta unsur budaya lokal sebagai sumber teror. 

Fenomena ini terlihat dari meningkatnya minat penonton terhadap cerita horor yang bukan hanya mengejutkan, tetapi juga relevan secara emosional dan sosial. Film “Riba” hadir sebagai salah satu contoh terbaru dari tren tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan maraknya adaptasi thread viral menjadi film layar lebar, kreativitas sineas lokal semakin diuji untuk menghadirkan pengalaman sinema yang tetap autentik namun tidak kehilangan kedalaman. 

Melansir dari berbagai sumber, banyak thread yang populer di platform seperti X (sebelumnya Twitter) akhirnya diangkat ke layar, termasuk kisah “Getih Anak” dari akun @mitologue yang telah dibaca lebih dari 3,9 juta kali. Tingginya antusiasme terhadap cerita ini menunjukkan bagaimana konten digital kini menjadi bahan bakar baru bagi industri film horor Indonesia.

“Riba” kemudian muncul sebagai interpretasi sinematik dari kisah tersebut. Di tangan Verona Films dan sutradara Adhe Dharmastriya, cerita yang semula viral di dunia maya ini diolah menjadi narasi yang lebih terstruktur dengan pendekatan emosional yang kuat. 

Film ini tidak hanya menyoroti horor supranatural, tetapi juga menyentuh sisi gelap ambisi manusia, tekanan ekonomi, dan pilihan moral yang menghancurkan.

Teror yang Lahir dari Kesalahan Manusia

Secara garis besar, film ini mengikuti perjalanan Sugi, seorang ayah muda yang diperankan Ibrahim Risyad. Hidupnya pada awalnya berjalan damai bersama istrinya, Rohmah (Fanny Ghassani), kedua anak mereka, Dimas dan Bening, serta ibu mertuanya, Lastri (Jajang C. Noer). Namun kestabilan itu runtuh saat Sugi terjerat hutang riba dari seorang juragan yang bengis.

Dalam kondisi terdesak, Sugi menerima bujukan sahabat lamanya, Muji (Wafda Saifan), untuk mencoba ritual pesugihan “Getih Anak”. Janji kekayaan instan justru menjadi awal dari teror kelam, menghadirkan konsekuensi berdarah dan kutukan yang menyasar seluruh anggota keluarga.

Cerita ini memperlihatkan bagaimana keputusan yang lahir dari keputusasaan bisa membawa bencana yang tak terbayangkan, tema yang terasa dekat dengan fenomena sosial di Indonesia.

Walau proses produksi film ini turut dipublikasikan dalam berbagai kegiatan promosi sebelumnya, esensi utama pernyataan para pembuat film tetap relevan ketika membahas arah dan niat kreatif mereka.

“Kami ingin menghadirkan cerita horor yang menegangkan sekaligus menggugah hati penonton. Tidak disangka, reaksi penonton ternyata seperti yang kami harapkan. Kami berharap film Riba bisa menghadirkan pengalaman menonton horor yang berbeda di hati para penikmat film Indonesia,” ujar Produser Titin Suryani.

Pernyataan ini terasa konsisten dengan nuansa film yang tidak hanya menawarkan jumpscare, tetapi juga membangun horor dari konflik keluarga, tekanan ekonomi, dan ketakutan manusia yang sangat realistis.

Salah satu aspek menarik film ini adalah fokusnya pada dinamika keluarga. Teror dalam “Riba” tidak berdiri sendiri, tetapi tumbuh dari hubungan yang retak, rasa bersalah, dan ketakutan kehilangan.

Sugi digambarkan sebagai ayah yang terjebak antara ambisi dan kenyataan pahit. Rohmah membawa kekuatan emosional tersendiri dengan berbagai tekanan yang ia alami. Kehadiran karakter Lastri dan anak-anak menambah kedalaman sisi kemanusiaan dalam cerita.

Konflik batin, tekanan ekonomi, dan godaan pesugihan menjadi inti yang membuat film ini lebih dari sekadar horor bertema supranatural; ia menyentuh isu nyata di masyarakat.

Sutradara Adhe Dharmastriya, yang dikenal melalui “Modus”, “Iblis dalam Kandungan”, dan “Bangsal Isolasi”, menunjukkan sentuhan khas: horor yang dibangun dari atmosfer, bukan semata-mata kejutan visual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pencahayaan gelap, ambience mencekam, serta desain suara memainkan peran besar dalam memandu emosi penonton. Adaptasi dari thread ke film juga dilakukan cukup rapi, membuat narasi tetap mudah diikuti meski membawa banyak elemen dari sumber asli.

Bukan hanya film horor yang menakuti, tetapi juga mengajak penonton merenung tentang pilihan dan konsekuensi. Dengan cerita yang diangkat dari kisah nyata viral, film ini menghadirkan pengalaman menonton yang personal, emosional, dan mengusik. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Puluhan Perwira Naik Pangkat hingga Pecah Bintang, Kadiv Humas Polri: Ini Bentuk Penghargaan

Puluhan Perwira Naik Pangkat hingga Pecah Bintang, Kadiv Humas Polri: Ini Bentuk Penghargaan

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memimpin upacara Laporan Korprapot Perwira Tinggi (Pati) dan PNS Polri di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Jumat
Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia dari Angkat Besi Kelas 75kg Asian Games 2026

Rahmat Erwin Abdullah Persembahkan Medali Emas Kedua untuk Indonesia dari Angkat Besi Kelas 75kg Asian Games 2026

Indonesia berhasil meraih medali emas keduanya pada gelaran Asian Games 2026 lewat Rahmat Erwin Abdullah di cabang olahraga angkat besi, Sabtu 26 September.
4 Drakor Terbaru Oktober 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Bertabur Bintang Besar

4 Drakor Terbaru Oktober 2026 yang Wajib Masuk Watchlist, Bertabur Bintang Besar

Drakor terbaru Oktober 2026 menghadirkan empat judul dengan cerita menarik dan jajaran bintang besar, dari Kim So-hyun hingga Kim You-jung.
Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Tegaskan Sudah Resmi Jadi Anggota PSI sejak Oktober 2025: Angka Tujuhnya Banyak Sekali

Jokowi Pamer KTA PSI di Bandung, Tegaskan Sudah Resmi Jadi Anggota PSI sejak Oktober 2025: Angka Tujuhnya Banyak Sekali

Jokowi pamer KTA PSI saat Rakorda DPD PSI Kota Bandung. Ia menegaskan telah resmi menjadi anggota PSI sejak 14 Oktober 2025 dan membacakan nomor keanggotaannya.
Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar Tim, Megawati Hangestri Jadi Tumpuan Baru

Pelatih Hyundai Hillstate Bongkar Perubahan Besar Tim, Megawati Hangestri Jadi Tumpuan Baru

Hyundai Hillstate menyiapkan perubahan besar jelang musim 2026/2027 setelah kehilangan Yang Hyo-jin. Dalam strategi barunya, Megawati Hangestri diproyeksikan.
Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

Program MBG Berbenah, BGN Pelajari MBG Negeri Sakura

BGN terus berbenah demi mematangkan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi para siswa di Indonesia. Tak cuma berpatokan pada sistem dalam negeri,

Trending

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Susana Florika Angkat Bicara Soal Namanya Dicatut dalam Undangan Pelantikan PP PMKRI

Sikap ini bukan ditujukan untuk memperpanjang perbedaan, apalagi mengambil posisi untuk salah satu pihak. Justru sebaliknya,
Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Top 3 Voli: Media Korea Soroti Perubahan Megawati Hangestri, Veteran Hyundai Hillstate Ungkap Harapan, hingga Zhong Hui Tinggalkan China

Redaksi tvOnenews.com memilih tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar olahraga voli dan Megawati Hangestri. Berikut rangkuman artikelnya.
Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Lepas Kepergian Guruh Soekarnoputra Erick Thohir Kirim Doa Tulus: Selalu Jadi Bagian dari Perjalanan Bangsa

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Perjalanan Kasus Indra Kenz Divonis 10 Tahun Penjara di Lapas Cibinong Imbas Kasus Penipuan Binomo hingga Bebas Bersyarat

Berikut jejak kasus Indra Kesuma alias Indra Kenz, mulai dari dilaporkan 8 korban ke polisi atas kasus investasi bodong aplikasi Binomo hingga bebas bersyarat.
Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Tanpa Ditutup-tutupi, Megawati Hangestri dengan Jujur Ungkap Kesan Pertamanya soal Pelatih Hyundai Hillstate

Megawati Hangestri akan membuka lembaran baru bersama Hyundai Hillstate pada gelaran Liga Voli Korea 2026/2027.
Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Fakta-fakta Kondisi Guruh Soekarnoputra Sebelum Dikabarkan Meninggal Dunia

Media sosial dan pemberitaan diramaikan dengan kabar meninggal dunianya tokoh publik, Guruh Soekarnoputra. Berikut fakta-fakta kondisi almarhum sebelum wafat
Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Ramalan Zodiak Cinta Besok Minggu 27 September 2026: Libra Full Senyum Dapat Kejutan Romantis, Scorpio Stop Curiga Tanpa Bukti

Berdasarkan pergerakan rasi bintang zodiak, esok hari Minggu, 27 September 2026, membawa energi yang menuntut keseimbangan antara empati dan keterbukaan. Bebera
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT