News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harapan Tersembunyi Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone, Penantian Hasil Identifikasi yang Menunggu sampai 2 Hari

Keluarga korban kebakaran Terra Drone menyampaikan harapan yang tak diketahui orang banyak.
Rabu, 10 Desember 2025 - 15:38 WIB
Harapan Tersembunyi Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone, Penantian Hasil Identifikasi yang Menunggu sampai 2 Hari
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/Julio

Jakarta, tvonenews.com- Salah satu dari keluarga korban kebakaran Gedung Terra Drone menyampaikan harapannya. Peristwa ini masih didalami Kepolisian. 

Petugas membawa baterai diduga jadi penyebab kebakaran gedung Terra Drone
Petugas membawa baterai diduga jadi penyebab kebakaran gedung Terra Drone
Sumber :
  • Julio Trisaputra/tvOnenews

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gedung Terra Drone terletak di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Dikabarkan terbakar pada Selasa (9/12) kemarin memakan 22 korban.

Keluarga korban menyampaikan harapan yang tak diketahui orang banyak. Hal tersebut disampaikan adik dari korban kebakaran Terra Drone, ingin semua proses cepat selesai.

Pihak keluarga disampaikan Ratih masih menunggu hasil identifkasi polisi. Sebab jasad dari kakaknya hingga sekarang belum dilihat olehnya dan keluarga.

Harapan Tersembunyi Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone, Penantian Hasil Identifikasi yang Menunggu sampai 2 Hari
Harapan Tersembunyi Keluarga Korban Kebakaran Terra Drone, Penantian Hasil Identifikasi yang Menunggu sampai 2 Hari
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/Julio

"Harapan kelaurga ya pengen cepat selesai aja," katanya dalam wawnacara Kabar Utama Tvone, dikutip Rabu (10/12).

"Kita juga nggak tahu masih abu-abu, apakah benar jadi korban atau tidak. Kami juga tahunya baru dari media, masih belum tahu apakah jadi korban atau tidak," sambungnya.

Sekalipun ia dan keluarga berharap sang kakak bukanlah bagian dari 22 korban tersebut. Ratih dengan menahan tangis kalau pihak keluarga sudah mendapatkan informasi lanjutan.

Jika prosesnya lagi di bawa. Maksudnya, sang kakak sudah diidentifikasi dalam keadaan meninggal dunia.

Terlebih ia dan keluarga, diminta pihak Polisi untuk melengkapi data. Dengan membawa identitas diri, seperti KTP, KK dan disuruh melakukan tes DNA yang hasilnya keluar 1-2 hari atau paling cepat malam ini.

"Tapi kemungkinan katanya, sudah tadi dapat info katanya sudah dibawah ke sini. berarti kemungkinan sudah meninggal dunia," jelas Ratih.

"Tadi om saya sudah ke tkp, jadi belum benar-benar tahu (kondisi adek). soalnya dapat foto juga kan pas evakuasi. Katanya masih utuh, seharusnya sudah selesai katanya," katanya lagi.

Seperti diketahui dari 22 korban yang diketahui Polisi. Baru 3 jasad teridentifikasi lengkap.

1. Rufaidha Lathiifunnisa (22), dikenali sidik jari, catatan medis dan properti pribadi 

2. Novia Nurwana (28), teridentifikasi melalui sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis dan properti

3. Yoga Valdier Yaseer (28), identitasnya berdasarkan sidik jari, pemeriksaan gigi, data medis dan properti

Fakta Lain dari Kebakaran Terra Drone

Sehubungan dengan ini, tim Puslabfor Bareskrim Polri telah menemukan kondisi yang diduga memperparah situasi saat api membesar, dimana gedung tersebut ternyata hanya memiliki satu pintu untuk keluar dan masuk. 

"Jika teman-teman melihat memang tadi sejak siang atau sore hari untuk akses hanya satu ya," kata Kabid Fiskomfor Puslabfor Bareskrim Polri, Komisaris Besar Polisi Romylus Tamtelahitu dikutip Rabu, 10 Desember 2025. 

Hal ini yang menjadi perbincangan di tengah publik, karena sebuah kantor hanya memiliki satu akses masuk dan keluar.

Bahkan ini juga, menjadi perhatian serius penyidik. Romylus menegaskan pihaknya juga tengah menelusuri dugaan lain terkait ukuran tangga gedung yang dinilai terlalu sempit dan membuat proses evakuasi korban menjadi terhambat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Memang itu (dugaan tangga sempit) menjadi salah satu instrumen yang nanti akan kita uji dan kita lakukan pemeriksaan secara forensik," ucap Romy.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Ada Eks Polri hingga TNI, 58 WNI Jadi Korban TPPO Modus Tentara Bayaran di Rusia

Menurut Brigjen Pol Nurul Azizah selaku Dirtipid PPA-PPO Bareskrim Polri ada 58 WNI yang menjadi korban TPPO bahkan tak sedikit dari mantan TNI hingga Polisi.

Trending

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Herri Pras Lapor Polisi setelah Dirinya Viral Digeruduk oleh Sekelompok OTK

Konten kreator Herri Pras melaporkan peristiwa dirinya digeruduk hingga diduga mendapat aksi provokasi oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK) ke polisi.
Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

Ahli Waris Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Bekasi Terima Santunan

PT Jasa Raharja (Persero) pun menyerahkan santunan kepada ahli waris dua korban meninggal dunia yakni Siti Habibah dan anaknya Adisha Raiqa Shafiya.
Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Ada Penghubung Langsung ke Agen Rusia, Tersangka TPPO WNI Jadi Tentara Bayaran Sebar Lowongan di Medsos

Modus perekrutan WNI TPPO sebagai tentara bayaran di Rusia ternyata dipromosikan melalui media sosial TikTok, Facebook, serta grup info loker oleh dua tersangka
Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Siap-siap Kapolda Jabar Minta Propam Tindak Tegas Anggota yang Nakal Pakai Vape

Hengki menegaskan larangan vape ini tak hanya berlaku saat dinas di kantor, tetapi juga di luar lingkungan kerja Polri bagi seluruh Pegawai Negeri pada Polri.
Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Konflik Semakin Panas! Rusia Tembak Jatuh Serangan Puluhan Ribu Drone Tempur Ukraina

Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan militernya berhasil menggagalkan sekitar 28.000 serangan pesawat tak berawak (drone) milik Ukraina selama Oktober 2026.
Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Viral Nasabah Bank Swasta Keluhkan Tarik Tunai Dibatasi Rp2 Juta per Hari: Transfer hingga QRis Gak Bisa Semua

Melalui unggahannya di Threads, netizen tersebut mengungkapkan kekecewaannya lantaran transaksi tarik tunai dari rekening miliknya dibatasi sepihak oleh bank.
Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Profil Prof. Endang Warsiki yang Meninggal Dunia, Guru Besar IPB University dengan Segudang Prestasi

Prof. Endang Warsiki, Guru Besar IPB University, meninggal dunia pada 2 November 2026. Simak profil, pendidikan, perjalanan hidup, dan kontribusinya di bidang agroindustri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT