GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dituding Ikuti Jejak Resbob, Konten Kreator ini Klarifikasi soal Video Parodinya

Konten kreator Rian Biber mendadak disorot publik. Ia membuat video parodi ucapan seperti YouTuber Resbob atau Muhammad Adimas Firdaus yang viral di media sosial.
Minggu, 21 Desember 2025 - 05:37 WIB
Resbob & Konten Kreator Rian Biber
Sumber :
  • Kolase Istimewa & Instagram/@rianbiberyangbaru

tvOnenews.com - Konten kreator bernama Rian Biber membuat parodi meniru ucapan seperti YouTuber Adimas Firdaus alias Resbob. Video parodi tersebut mendadak viral di media sosial.

Ia menegaskan, video viral diduga seperti menghina suku Sunda adalah fitnah. Dalam video parodi tersebut, ia memang meniru ucapan Resbob, tetapi sebuah akun mengarahkan ucapan itu seperti rasis dengan membuat judul "SEORANG IKUTI JEJAK RESBOB HINA SUKU SUNDA".

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Video gua yang ini dipotong-potong dan disebar di TikTok, Facebook, dan Instagram dengan konteks yang beda," kata Rian Bieber dikutip tvOnenews.com dari Instagram pribadinya, Minggu (21/12/2025).

Ia menjelaskan, video sebenarnya tidak seharusnya begitu. Ia mengatakan, hal tersebut hanyalah sebuah fitnah.

"Dan gua ngata-ngatain suku Sunda, jelas itu sebuah fitnah," tegasnya.

Ia tidak habis pikir kenapa video itu hanya diunggah saat meniru ucapan Resbob. Pasalnya dalam video tersebut, ia hanya menyindir dengan tujuan "Azab Resbob".

"Teman-teman bisa kena UU ITE lho," lanjutnya.

Ia memaparkan tujuan dirinya membuat parodi tersebut sebagai pengingat bahwa, penghinaan terhadap suku tertentu sebagai hukuman telak untuk Resbob.

Ia mengatakan, video tersebut dibuat sebelum Resbob ditetapkan sebagai tersangka. Di tengah-tengah itu, Resbob telah menuai amarah orang-orang Sunda.

Dalam video itu, ia menjelaskan durasi video tersebut selama 20 menit. Sayangnya video yang merebak hanya bagian meniru ucapan Resbob menghina suku Sunda.

"Gua nggak apa-apa dipotong-potong videonya kalau konteksnya masih sama. Gua video kasih makan kucing durasi 20 menit, terus dipotong menjadi semenit. Nih konteksnya masih sama-sama makan kucing, kalau ini udah beda," jelasnya.

Ia menyesali terhadap narasi tersebut. Ia mengatakan, potongan video yang disebar di media sosial rentan menimbulkan amarah publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, video yang merebak di media sosial telah berbeda konteks. Ia tidak mengharapkan hal itu terjadi lantaran tujuan awalnya menyindir Resbob.

"Gua sadar nggak sensor kata anxxxx dan kata Sunda, itu sebuah keinpulsifan gua. Makanya video tersebut cuma tayang 15 menit, itu langsung gua hapus. Kenapa? Karena gua takut ada yang potong video itu dan ternyata benar," paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Nyetir Sendiri, Menteri PU Jajal Lintasan Tol Trans Jawa untuk Arus Balik Lebaran 2026

Nyetir Sendiri, Menteri PU Jajal Lintasan Tol Trans Jawa untuk Arus Balik Lebaran 2026

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo berkesempatan untuk menjajal langsung aspal Tol Trans Jawa dari Kalikangkung hingga Brebes sepanjang 26,4 kilometer untuk memastikan kesiapan infrastruktur arus balik Lebaran 2026.
Beckham Putra Dihujani Kritik, Bung Towel Pasang Badan: Banyak Orang yang Nggak Ngerti Bola

Beckham Putra Dihujani Kritik, Bung Towel Pasang Badan: Banyak Orang yang Nggak Ngerti Bola

Gelandang muda Timnas Indonesia, Beckham Putra berhasil mencetak dua gol ke gawang Saint Kitts and Nevis di laga pembuka FIFA Series 2026, Jumat (27/3/2026).
Pascabencana Sumatera, Pemerintah Percepat Pemulihan Sawah dan Lumpur

Pascabencana Sumatera, Pemerintah Percepat Pemulihan Sawah dan Lumpur

Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana Sumatera terus mempercepat penanganan pembersihan lumpur serta rehabilitasi lahan sawah yang
Jasa Raharja Sosialisasikan Zero Pending Claim Saat Momen Lebaran

Jasa Raharja Sosialisasikan Zero Pending Claim Saat Momen Lebaran

Pemerintah Indonesia terus berupaya maksimal dalam mewujudkan arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 termasuk penyeberangan disejumlah pelabuhan Sumatera.
Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Sanksi FIFA Menghantui! Bosnia Kehilangan Ribuan Suporter Jelang Lawan Italia

Kapasitas Stadion Bilino Polje dipastikan berkurang jelang laga krusial final play-off Piala Dunia 2026 antara Italia melawan Bosnia dan Herzegovina.
Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Aktris Arya Saloka harus mengakui dirinya mengalami trauma pernikahan. Itu terjadi akibat rumah tangganya dengan Putri Anne hancur setelah bercerai pada 2025.

Trending

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Bukan Beckham Putra maupun Mauro Zijlstra, Media Belanda Sebut Ole Romeny Kunci Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Media Belanda, de Gelderlander nilai pemain Timnas Indonesia yang menjadi kunci di FIFA Series 2026 bukan Beckham Putra hingga Mauro Zijlstra, tapi Ole Romeny.
Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Tak Tutup-tutupi Lagi, Arya Saloka Bicara Jujur Trauma Pernikahan usai Pisah dari Putri Anne: Tolong Dirukiah

Aktris Arya Saloka harus mengakui dirinya mengalami trauma pernikahan. Itu terjadi akibat rumah tangganya dengan Putri Anne hancur setelah bercerai pada 2025.
Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Erick Thohir Nilai Kemenangan Timnas Indonesia: Perjuangan Belum Selesai

Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyambut positif kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis dalam ajang FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT