GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dewi Perssik Kembali Jadi Sorotan Netizen, Buntut Bandingkan Bencana Banjir di Aceh dan Jember

Dewi Perssik menuai sorotan tajam dari publik. Ia membandingkan kunjungan Presiden terhadap korban bencana banjir di Aceh dengan daerahnya di Jember, Lumajang.
Selasa, 23 Desember 2025 - 09:57 WIB
Dewi Perssik
Sumber :
  • Instagram @dewiperssik9

Jakarta, tvOnenews.com - Penyanyi dangdut Dewi Perssik kembali menuai sorotan tajam dari publik. Kali ini ia membicarakan terkait bencana banjir di Sumatera khususnya di Aceh.

Belum lama ini, Dewi Perssik sempat melakukan siaran langsung di TikTok miliknya. Dalam momen itu, ia membahas seputar bencana alam terutama di Pulau Sumatera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dewi Perssik pun tiba-tiba membahas kunjungan Presiden terhadap korban bencana alam. Ia tiba-tiba membandingkan bencana banjir bandang di Aceh dengan daerahnya di Jember, Jawa Timur.

Depe sapaan akrabnya dinilai telah mengeluarkan pernyataan kontroversi. Ia membandingkan bahwa, Aceh masih diperhatikan, sementara daerahnya sama sekali tidak dilirik Presiden.

"Masih mending kamu didatengin ke Aceh sama Presiden tiga kali.  Kita Lumajang, Jember belum didatangi tapi nggak berisik," ucap Dewi Perssik dalam siaran langsung diunggah ulang oleh Instagram @bewara_pangalengan dikutip, Selasa (23/12/2025).

Dewi Perssik
Dewi Perssik
Sumber :
  • VIVA

Ia juga menjelaskan soal bencana Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur. Hingga kini, banyak warga masih bertahan meski telah terdampak bencana gunung meletus.

"Yang Gunung Semeru coba," lanjut dia.

Pedangdut itu ingin menengahi agar tidak salah kaprah terhadap Presiden. Ia menyarankan agar publik tak lagi berspekulasi yang mengarah pada perspektif negatif.

Menurutnya, langkah terbaik dilakukan oleh netizen turut membantu, bukan sibuk berkomentar. Ia meyakini dengan hal-hal baik seperti donasi tidak membuang energi secara sia-sia.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ia menambahkan, banyak korban terdampak bencana saat ini membutuhkan bantuan. Setidaknya dari donasi masyarakat, bisa membahagiakan mereka.

"Setidaknya kalau nggak ngasih bantuan secara energinya buat korban-korban bencana, ya donasi lah. Kalau misalnya nggak punya duit, jarinya dipakai yang baik-baik, bukan malah memecah belah rakyat," tegas dia.

Sontak, siaran langsung tersebut langsung menuai kritik keras. Netizen menyayangkan atas sikap Depe yang membanding-bandingkan daerah terdampak bencana alam.

"Mbak, jangan gitu ngomongnya. Nggak usah banding-banding, mending saling support aja sama-sama rakyat, masa sekelas artis ngomongnya asbun," kata @chanxxx.

"Sini Mbak main-main ke Aceh, tempat yang terkena dampak. Aceh tidak dalam kondisi yang baik. Banjir telah menyebabkan kerugian dan penderitaan yang mendalam. Mohon jangan berpaling matanya," terang @ummsxxx.

"Turun dulu deh Anda (Dewi Perssik) ke Aceh, Sumbar, Sumut, baru bicara. Dalam situasi seperti ini lebih baik banyak berdoa, ikut berdonasi atau diam lebih bijak daripada mengeluarkan statemen kayak gini," papar @marlinxxx.

Klarifikasi Dewi Perssik

Depe menjelaskan, tujuannya membuat pernyataan tersebut agar menghindari fitnah terhadap Presiden. Sayangnya video yang merebak hanya sepotong saja.

Ia menganggap potongan video tersebut menimbulkan spekulasi liar. Ia menyayangkan banyak kabar hoaks akibat pernyataannya dipotong oleh netizen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kerjaan siapa sih yang doyan motong-motong video dan sebarin berita hoaks? Komen ya gaes, nggak ada angin tiba-tiba nyerang yang nggak-nggak," kata Depe.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kepada Media Belanda, Maarten Paes Bicara soal Masalah yang Dihadapi usai Tukar Paspor Belanda untuk Indonesia

Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, berbicara secara terang-terangan soal menukar paspor Belanda miliknya untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Itu sempat menjadi skandal di sepak bola Belanda baru-baru ini.
PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

PBB-P2 2026 Lebih Ringan, Warga Jakarta Tak Perlu Ajukan Permohonan Diskon

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali menghadirkan keringanan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan atau PBB-P2 bagi wajib pajak.
Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Jordan Wilson Singgung Megawati Hangestri, Siap Bawa Hyundai Hillstate Juara di Liga Voli Korea 2026-2027

Pemain asing baru Hyundai Hillstate, Jordan Wilson menyinggung nama Megawati Hangestri sekaligus mengungkapkan harapannya jelang debut di Liga Voli Korea 2026-2027.
PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

PAN Jatim Target Masuk Tiga Besar Pemilu 2029, Zulhas Tegaskan Loyal Dukung Prabowo

Selain menargetkan peningkatan elektoral Zulhas juga menegaskan sikap politik PAN yang tetap mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Waketum MUI Buya Anwar Abbas soal Pelaku Pelecehan di Ponpes: Berdasarkan Syariat, Ini Orang Harus Dirajam

Reaksi Buya Anwar Abbas soal maraknya kasus pelecehan di Ponpes jadi sorotan. Waketum MUI minta pelaku dihukum berat demi memberi efek jera. Simak beritanya!
Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev Terbukti: Sean Strickland Tumbangkan Khamzat Chimaev di UFC 328

Prediksi Islam Makhachev akhirnya benar-benar menjadi kenyataan setelah Sean Strickland sukses menumbangkan Khamzat Chimaev dalam duel sengit di UFC 328. 11/5

Trending

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari Ternyata Sudah Lama Dinilai Janggal, Santriwati Sering Diajak Lakukan Ini saat Malam Hari

Gerak-gerik Kiai Ashari pengasuh Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah ternyata sudah lama dinilai janggal, santriwati sering diajak lakukan ini saat malam.
KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM Tak Habis Pikir, Sudah Ditawari Jadi Pegawai PU Jabar, Ribuan Eks Pekerja Tambang Bogor Tidak Ada yang Daftar

KDM mengaku telah menawarkan solusi agar para eks pekerja tambang tersebut beralih profesi menjadi tenaga kebersihan di bawah naungan Dinas Pekerjaan Umum Jabar
Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, TPST Bantargebang Hanya Terima Sampah Residu: Warga Jakarta Wajib Pilah dari Rumah

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang direncanakan hanya akan menampung sampah residu. 
Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Demi Lancarkan Aksi Bejatnya, Kiai Cabul Minta Santri Pijat hingga Tidur Bersama, Korban: Katanya Ajaran Guru

Aksi bejat yang dilakukan Kiai Ashari di Ponpes Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah perlahan terbongkar oleh kesaksian para korban. Kini oknum telah jadi tersangka
Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Sejak Awal Ponpes Berdiri, Orangtua Korban Sudah Curiga dengan Kelakuan Kiai Cabul: yang Diajak Selalu Santriwati

Oknum Kiai berinisial AS (51) atau Ashari ditetapkan sebagai tersangka. Korban merupakan santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo, Pati, Jawa Tengah
Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

Terbongkar Modus "Pesan Tengah Malam" Kiai Ashari di Ponpes Pati dan Dugaan Adanya Upaya Suap Tutup Kasus

LPSK mengambil langkah proaktif untuk melindungi puluhan santriwati yang menjadi korban dugaan pencabulan di Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndholo Kusumo, Pati. 
Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah Santriwati Beberkan Kejanggalan di Ponpes Pati, Sebut Anaknya Dikeluarkan usai Tolak Temani Pelaku Tidur

Ayah santriwati bongkar kejanggalan di Ponpes Pati. Anaknya disebut dikeluarkan usai menolak temani tidur pelaku di pesantren. Simak cerita selengkapnya!
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT