News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Syafiq Ali, Tim SAR Kenang Proses Evakuasi Marcel yang Wafat Jatuh ke Jurang Gunung Slamet

Sebelum Syafiq Ali, pendaki Marcel juga tewas jatuh ke jurang di Gunung Slamet. Tim SAR kenang proses evakuasi mencekam di tengah kabut tebal.
Rabu, 14 Januari 2026 - 18:44 WIB
Evakuasi Marcel di Gunung Slamet
Sumber :
  • YouTube/@BESOKPAGICH

tvOnenews.com - Gunung Slamet kembali berduka setelah seorang pendaki muda, Syafiq Ridhan Ali Razan (18), ditemukan meninggal dunia di jalur pendakian.

Kabar duka itu dikonfirmasi oleh Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno, pada Rabu (14/01/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syafiq ditemukan oleh tim pencarian tahap II pada pukul 10.22 WIB di jalur punggungan Gunung Malang, dekat area Batu Watu Langgar.

“Kami sampaikan bahwa survivor atas nama Ali Syafiq telah diketemukan dalam kondisi MD (meninggal dunia),” ujar Sutrisno dalam sebuah rekaman video.

Tragedi yang menimpa Syafiq mengingatkan kembali pada insiden serupa yang terjadi setahun sebelumnya.

Kala itu, seorang pendaki bernama Marcel (16) juga ditemukan meninggal dunia setelah terjatuh ke jurang di kawasan puncak Gunung Slamet.

Tim SAR dan relawan yang pernah terlibat dalam proses evakuasi Marcel mengaku masih mengingat betul bagaimana beratnya medan pencarian dan suasana mencekam saat proses evakuasi berlangsung.

Relawan Tohani, salah satu anggota SAR Gunung Slamet, membagikan kisahnya yang terekam dalam kanal YouTube Besokpagich.

Ia menuturkan bahwa kejadian jatuhnya Marcel ke jurang terjadi pada Minggu (23/2/2025) di jalur pendakian Bambangan, Purbalingga.

Pak Tohani, TIM SAR saat evakuasi Marcel
Pak Tohani, TIM SAR saat evakuasi Marcel
Sumber :
  • YouTube@BESOKPAGICH

“Informasi awal menyebutkan korban terjatuh dari puncak ke jurang. Dari pengalaman kami, jatuh dari ketinggian seperti itu hampir pasti menyebabkan cedera berat,” kata Tohani.

Ia menjelaskan bahwa proses pencarian dilakukan dalam kondisi cuaca buruk. Hujan lebat dan kabut tebal membuat jarak pandang terbatas hanya sekitar satu meter.

“Perjalanan dari basecamp ke Pelawangan kami tempuh sekitar tiga jam. Kami bagi tim menjadi dua, ada yang menyisir dari puncak dan ada yang turun ke sisi kanan karena jurang paling terjal berada di sana,” ungkapnya.

Hal yang paling diingat oleh Tohani dan tim adalah suara misterius yang terdengar selama proses evakuasi.

"Suaranya bukan seperti orang minta tolong, tapi lebih seperti erangan berat. Memang suaranya keluar dari mulut korban, tapi terdengar aneh, seperti bukan manusia,” katanya.

Menurutnya, suara erangan itu terus terdengar hingga proses pengangkatan korban dari jurang ke jalur utama.

“Selama kita evakuasi, suara itu masih terdengar sampai di Pos 6,” lanjutnya.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang di dasar jurang dengan kedalaman sekitar 100 meter.

Saat dicek, tanda-tanda vital seperti denyut nadi dan napas sudah tidak terdeteksi. Tangan korban juga diduga patah akibat benturan keras.

Namun yang membuat tim SAR terkejut, meski secara medis sudah dinyatakan tidak bernyawa, suara erangan masih terdengar samar.

“Makanya waktu itu kami berhati-hati, bahkan warga sesepuh sempat mengingatkan untuk tetap tenang dan berdoa sepanjang proses evakuasi,” tutur Tohani.

Perjalanan mengangkat tubuh Marcel dari jurang ke jalur utama memakan waktu sekitar dua jam.

Proses berlangsung sangat hati-hati karena kondisi medan yang licin dan curam.

Sekitar pukul 21.00 WIB, tubuh korban akhirnya berhasil dibawa ke area Pelawangan.

Namun hingga tiba di Pos 6, korban masih tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. Setelah dilakukan koordinasi dengan tim medis dan pihak basecamp, sekitar pukul 23.00 WIB, Marcel resmi dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan rekan-rekannya, Marcel mendaki bersama empat orang teman pada Sabtu (22/2/2025).

Mereka berhasil mencapai puncak pada Minggu pagi dan mulai turun sekitar pukul 07.30 WIB.

Dalam perjalanan turun, Marcel berjalan lebih cepat karena terburu-buru ingin mengejar jadwal kereta pulang.

Rekannya sempat melihat Marcel tersandung sebelum jatuh dan hilang di balik kabut tebal. Upaya pemanggilan berulang kali dilakukan, namun tidak ada respons yang terdengar.

Pencarian pun dilakukan oleh tim gabungan hingga akhirnya Marcel ditemukan di dasar jurang antara Batu Merah dan batas vegetasi Pos 9.

Saat pertama kali ditemukan, Marcel masih bernapas lemah, namun kondisinya sudah tidak sadarkan diri.

Setelah diberikan pertolongan pertama dan dievakuasi menuruni jalur, Marcel mengembuskan napas terakhir di Pos 6 jalur Bambangan pada sekitar pukul 23.30 WIB.

Kisah pilu yang dialami Marcel kini kembali menjadi sorotan setelah insiden Syafiq Ali.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim SAR Gunung Slamet mengenang keduanya sebagai pengingat bahwa medan pendakian gunung tertinggi di Jawa Tengah itu menyimpan tantangan besar.

Mereka juga mengimbau para pendaki untuk selalu memperhatikan kondisi fisik, cuaca, serta tidak memaksakan diri saat melakukan pendakian. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kemenhaj Respons Cepat Insiden Kecelakaan Bus di Madinah, Tegaskan Disiplin Layanan dan Kepatuhan KBIHU

Kemenhaj Respons Cepat Insiden Kecelakaan Bus di Madinah, Tegaskan Disiplin Layanan dan Kepatuhan KBIHU

Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia merespons cepat insiden kecelakaan bus yang melibatkan jemaah haji Indonesia di Madinah pada 28 April 2026 pukul 10.30 Waktu Arab Saudi (WAS).
Masih Ingat Slamet Suradio? Masinis Kereta Tragedi Bintaro 1987 yang Sempat Dituduh Bersalah, Kini Hidupnya Memprihatinkan

Masih Ingat Slamet Suradio? Masinis Kereta Tragedi Bintaro 1987 yang Sempat Dituduh Bersalah, Kini Hidupnya Memprihatinkan

Slamet Suradio adalah masinis KA 225 yang selamat dari Tragedi Bintaro 1987, tapi harus menghabiskan sisa hidupnya dalam bayang-bayang tuduhan dan kemiskinan.
Program Nyata Terasa, Anwar Hafid Gubernur Berkinerja Paling Memuaskan Anak Muda

Program Nyata Terasa, Anwar Hafid Gubernur Berkinerja Paling Memuaskan Anak Muda

Kinerja Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Anwar Hafid mendapat perhatian positif dari kalangan muda dalam survei nasional Muda Bicara ID terbaru.
YouTuber Resbob Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara Kasus Ujaran Kebencian Suku Sunda dan Viking

YouTuber Resbob Divonis 2 Tahun 6 Bulan Penjara Kasus Ujaran Kebencian Suku Sunda dan Viking

Sidang putusan kasus ujaran kebencian dengan terdakwa Muhamad Adimas Firdaus alias Resbob digelar di Pengadilan Negeri Bandung pada Rabu  (29/4/2026) siang.
Jadwal Perempat Final Piala Uber 2026, Kamis 30 April: Satu-satunya Harapan Indonesia, Putri KW Cs Hadapi Denmark

Jadwal Perempat Final Piala Uber 2026, Kamis 30 April: Satu-satunya Harapan Indonesia, Putri KW Cs Hadapi Denmark

Jadwal perempat final Piala Uber 2026, di mana Indonesia akan berhadapan dengan Denmark. Putri KW dan kawan-kawan siap tampil maksimal demi lolos ke semifinal.
AMPG Apresiasi Respons Cepat Presiden Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan KA Bekasi

AMPG Apresiasi Respons Cepat Presiden Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan KA Bekasi

Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) mengapresiasi langkah cepat pemerintah, termasuk kehadiran langsung Presiden Prabowo Subianto yang meninjau

Trending

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Dua Musim Bersinar Bersama Red Sparks, Megawati Hangestri Siap Kembali Jadi Ancaman di Liga Voli Korea?

Lebih dari sekadar pulih, keputusan Megawati Hangestri kembali ke liga voli Korea juga didorong oleh ambisi yang belum tuntas. Dua musim bersama Red Sparks
Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Jalan Diponegoro Bandung Ditutup? Dedi Mulyadi Tak Habir Pikir Pemasangan Spanduk Penutupan Tanpa Izin Gubernur

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) tidak memperintahkan pemasangan spanduk penutupan Jalan Diponegoro, Kota Bandung pada 30 April hingga 7 Agustus 2026.
Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Minta Maaf Soal Pernyataan Usulan Gerbong KRL Perempuan Dipindah ke Tengah, Menteri PPPA: Saya Mohon Maaf Sebesar-besarnya

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, secara terbuka menyampaikan penyesalannya atas pernyataan yang dinilai kurang tepat setelah peristiwa kecelakaan kereta api di Bekasi.
Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Tak Tanggung-tanggung Jamin Keselamatan Publik, KDM Desak Polisi Tindak Ormas Penguasa Pintu Kereta Api

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM, secara tegas mendesak polisi untuk tindak tegas dan menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang
Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Viral, Detik-detik Pemuka Agama Diduga Cabuli 50 Siswi di Pati, Kuasa Hukum Korban: Ada yang SMP

Mencuat kabar terkait detik-detik pemuka gama di Pati, Jateng diduga cabuli 50 siswi. Kabar itu viral di media sosial, hingga menyedot perhatian dan komentar
Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati Hangestri MVP Proliga 2026, Kalahkan Dominasi Irina Voronkova?

Megawati tampil sebagai motor serangan utama Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026. Meski begitu, Irina Voronkova hadir sebagai pembanding ideal dua pemain
Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Tolak Bela Timnas Indonesia, Winger Berdarah Surabaya Rp86 Miliar Kini Jadi Rebutan Ajax dan Klub Elite Inggris

Nama Million Manhoef kembali mencuri perhatian. Winger yang pernah tolak bela Timnas Indonesia itu kini jadi buruan klub Eropa, termasuk raksasa Belanda, Ajax.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT