News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

6 Tragedi Kematian Pendaki di Gunung Slamet, Kasus Terbaru Menimpa Syafiq Ali Setelah Hilang 17 Hari

Gunung Slamet simpan tragedi pendaki tewas, dari kasus Mapagama UGM 2001 hingga Syafiq Ali yang hilang 17 hari dan ditemukan meninggal di Pos 9.
Rabu, 14 Januari 2026 - 20:29 WIB
Ilustrasi Gunung Slamet
Sumber :
  • Instagram/alamcaputra/gunungslamet_viadesaguci

Seorang mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, Sadewa Natha Radya, meninggal dunia saat mendaki lewat jalur Guci, Kabupaten Tegal.

Anggota UPL Mapala Unsoed ini mengalami hipotermia parah saat pendakian pada 26 Februari 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tim SAR yang mengevakuasi jasadnya menghadapi badai hebat dan membutuhkan waktu enam jam untuk menurunkan korban ke bawah.

Sadewa juga diketahui memiliki riwayat asma, yang diduga memperparah kondisinya di suhu ekstrem gunung.

4. Juni 2022 - Hardiat Hidayatullah (Cimahi)

Tragedi berikutnya menimpa Hardiat Hidayatullah, pendaki asal Cimahi, Jawa Barat. Ia mendaki bersama dua rekannya dan seorang porter melalui jalur Bambangan pada 18 Juni 2022.

Saat menuju Pos 8, Hardiat mendadak pingsan dan kritis. Tim SAR yang tiba di lokasi sempat memberikan napas buatan, namun nyawanya tidak tertolong.

Pemeriksaan medis menunjukkan Hardiat meninggal karena gagal jantung. Jasadnya kemudian dibawa ke RSUD Goeteng Tarunibrata, Purbalingga, sebelum diserahkan kepada keluarga.

5. Mei 2021 - Sumardi (47)

Pada 24 Mei 2021, seorang pendaki berusia 47 tahun bernama Sumardi asal Kabupaten Magelang ditemukan meninggal dunia di Pos 5 jalur Bambangan.

Berdasarkan laporan BPBD Purbalingga, Sumardi meninggal akibat hipotermia tanpa adanya tanda kekerasan.

Ia sempat pingsan saat hendak melanjutkan perjalanan ke Pos 6 dan kemudian tidak menunjukkan tanda-tanda vital meski sudah diberi pertolongan pertama oleh rekan-rekannya.

6. Februari 2001 - Tragedi Mapagama UGM

Kisah paling memilukan terjadi pada Februari 2001, ketika lima anggota Mahasiswa Pecinta Alam Universitas Gadjah Mada (Mapagama) meninggal dunia akibat terjebak badai di puncak Gunung Slamet.

Tujuh anggota tim awalnya melakukan pendakian melalui jalur Kaliwadas, Brebes. Namun, pada perjalanan menuju puncak, mereka diterpa badai besar selama tiga hari.

Salah satu anggota, Masrukhi, meninggal lebih dulu karena hipotermia, sementara lima lainnya tewas saat berusaha turun mencari pertolongan.

Tragedi ini menjadi salah satu peristiwa paling kelam dalam sejarah pendakian Gunung Slamet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Enam peristiwa di atas menjadi pengingat bahwa Gunung Slamet, meski menawan, juga menyimpan bahaya besar bagi siapa pun yang tidak siap secara fisik maupun mental.

Medan ekstrem, cuaca cepat berubah, serta suhu yang dapat turun drastis menjadi faktor utama penyebab banyaknya korban di gunung yang dijuluki sebagai “gunung tertinggi di jantung Jawa Tengah” ini. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Minta Gunung Ditutup Bagi Pendaki, Pasalnya Karhutla di Jabar Terus Meningkat

KDM Minta Gunung Ditutup Bagi Pendaki, Pasalnya Karhutla di Jabar Terus Meningkat

Luas lahan dan hutan di Jawa Barat yang terbakar meningkat dari 196,40 hektar jadi 228,07 hektar dalam sepekan terakhir. KDM minta gunung ditutup untuk pendaki.
Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Anggaran tambahan itu, akan diarahkan Amran untuk pengembangan kelapa, lada, pala, tebu, kopi, kakao, dan jambu mete, termasuk penyediaan 1.250 unit traktor.
Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif "Eddy" Hiariej menjelaskan pihaknya mengusulkan pagu indikatif tahun 2027 untuk Kemenkum sebesar Rp4,492 triliun.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Usman Hamid juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aksi kekerasan oleh sekelompok massa dalam kericuhan di Pejompongan pasca demo 27 Agustus 2026 lalu.
Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Salah satu orang tua siswa, Yuda Fajrin mengatakan, grup tersebut diketahui memiliki nama 'Add people as much as you can' dan di dalamnya ada beberapa siswa.

Trending

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Polisi Didesak Tangkap Pembunuh Pedagang Cermin hingga Usut Aksi Ormas dalam Kerusuhan Pejompongan

Usman Hamid juga meminta aparat kepolisian mengusut tuntas aksi kekerasan oleh sekelompok massa dalam kericuhan di Pejompongan pasca demo 27 Agustus 2026 lalu.
Berlaku 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Green 95

Berlaku 2 September 2026, Pertamina Patra Niaga Sesuaikan Harga Pertamax Green 95

Harga Pertamax Green 95 resmi mengalami penyesuaian per 2 September 2026 mengikuti kenaikan BBM nonsubsidi sebelumnya. Berikut daftar harga BBM Pertamina nonsubsidi terbaru.
Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Top 3 Voli: Megawati Hangestri Buka Peluang Main di Eropa dan Siap Digeser Jadi Outside, hingga Omongan Legenda Hyundai Hillstate soal Megatron

Redaksi tvOnenews.com mencatat tiga artikel terpopuler yang paling banyak dibaca seputar perkembangan terbaru atlet berjuluk Megatron ini. Berikut rangkumannya.
Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Tambahan Anggaran Kemenkum Rp837 Miliar Disetujui Komisi XIII DPR

Wakil Menteri Hukum Edward Omar Sharif "Eddy" Hiariej menjelaskan pihaknya mengusulkan pagu indikatif tahun 2027 untuk Kemenkum sebesar Rp4,492 triliun.
Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Berawal Salah Invite Orang Tua, Diduga Grup WhatsApp LGBT Berisi Siswa Sekolah Terbongkar

Salah satu orang tua siswa, Yuda Fajrin mengatakan, grup tersebut diketahui memiliki nama 'Add people as much as you can' dan di dalamnya ada beberapa siswa.
Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Amran Minta Tambahan Anggaran Rp5 Triliun Bagi Kementerian Pertanian untuk Perkuat Perkebunan

Anggaran tambahan itu, akan diarahkan Amran untuk pengembangan kelapa, lada, pala, tebu, kopi, kakao, dan jambu mete, termasuk penyediaan 1.250 unit traktor.
KDM Minta Gunung Ditutup Bagi Pendaki, Pasalnya Karhutla di Jabar Terus Meningkat

KDM Minta Gunung Ditutup Bagi Pendaki, Pasalnya Karhutla di Jabar Terus Meningkat

Luas lahan dan hutan di Jawa Barat yang terbakar meningkat dari 196,40 hektar jadi 228,07 hektar dalam sepekan terakhir. KDM minta gunung ditutup untuk pendaki.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT