News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Kena OTT KPK, Bupati Pati Sudewo Ternyata Pernah Diperiksa soal Proyek Kereta Api DJKA

Sebelum kena OTT KPK, Bupati Pati Sudewo sudah pernah diperiksa terkait proyek kereta api DJKA dan sempat disita uang Rp3 miliar.
Selasa, 20 Januari 2026 - 19:06 WIB
Bupati Pati Sudewo
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio

tvOnenews.com - Nama Bupati Pati Sudewo kini kembali jadi sorotan publik setelah resmi diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (19/1/2026).

Dalam penindakan itu, tim KPK menangkap Sudewo yang diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, penangkapan Sudewo kali ini bukan pertama kalinya ia berurusan dengan lembaga antirasuah tersebut.

Berdasarkan catatan, sebelum OTT ini dilakukan, Sudewo sudah pernah diperiksa KPK dalam kasus berbeda yang masih berkaitan dengan proyek infrastruktur nasional, yakni pembangunan jalur kereta api Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan.

Pada pertengahan September 2025, KPK memanggil Sudewo untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi.

Itu merupakan pemeriksaan kedua setelah sebelumnya ia juga diperiksa pada Agustus 2025.

Pemeriksaan dilakukan terkait dugaan korupsi pengadaan jalur kereta api wilayah Jawa Tengah/Solo Balapan, proyek besar di bawah tanggung jawab DJKA Kemenhub.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kala itu menjelaskan bahwa pemanggilan Sudewo dilakukan untuk mendalami informasi mengenai aliran dana dan hubungan antara sejumlah pejabat daerah dengan pihak penyedia proyek.

Bupati Pati, Sudewo.
Bupati Pati, Sudewo.
Sumber :
  • Viva

“KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi saudara SDW terkait dugaan tindak pidana korupsi pada pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub,” ujar Budi kepada wartawan pada saat itu.

Meski statusnya masih sebagai saksi, pemeriksaan tersebut menjadi sinyal bahwa Sudewo sempat berada dalam radar penyidik KPK.

Dalam kasus besar DJKA, lembaga antirasuah itu memang mengusut dugaan suap dan pengadaan fiktif di berbagai proyek pembangunan rel kereta api di wilayah Jawa Tengah dan sekitarnya.

Nama Sudewo juga sempat muncul dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang pada November 2023 dalam perkara dengan terdakwa Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Jawa Bagian Tengah Putu Sumarjaya dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Bernard Hasibuan.

Dalam sidang tersebut, jaksa KPK menghadirkan Sudewo sebagai saksi kunci dan menunjukkan sejumlah barang bukti berupa uang tunai yang disita dari rumahnya.

Jaksa memaparkan bahwa uang senilai Rp3 miliar yang ditemukan di kediaman Sudewo terdiri dari pecahan rupiah dan mata uang asing.

Uang itu disita oleh KPK karena diduga berhubungan dengan proyek pengadaan barang dan jasa di lingkungan DJKA Kemenhub.

Namun, Sudewo membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa uang itu merupakan hasil kerja keras pribadi dan gaji yang ia terima saat menjabat sebagai anggota Komisi V DPR RI, sebelum terpilih sebagai Bupati Pati.

Meski demikian, bantahan Sudewo tidak serta-merta menghapus kecurigaan publik.

Terlebih, kasus DJKA kala itu menyeret banyak nama pejabat dan kontraktor dari berbagai wilayah di Jawa Tengah.

KPK pun terus mengembangkan penyelidikan terkait kemungkinan adanya keterlibatan pejabat daerah dalam praktik suap dan gratifikasi proyek kereta tersebut.

Beberapa bulan setelah pemeriksaan dalam kasus DJKA, nama Sudewo kembali muncul, kali ini dalam konteks yang jauh lebih serius.

Pada 19 Januari 2026, tim penindakan KPK melakukan OTT di Kabupaten Pati. Dalam operasi itu, Sudewo diamankan bersama sejumlah pejabat Pemkab Pati.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut bahwa operasi ini dilakukan atas dugaan praktik jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.

“OTT di Pati diduga berkaitan dengan pengisian jabatan perangkat desa. Tim KPK telah mengamankan beberapa orang dan sejumlah uang tunai dari lokasi,” kata Budi kepada awak media.

Penangkapan ini menjadi titik balik baru dalam perjalanan karier politik Sudewo.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, ia dikenal sebagai politisi yang aktif dan memiliki rekam jejak panjang di dunia pemerintahan, termasuk ketika masih duduk di kursi parlemen.

Namun, keterlibatannya dalam berbagai kasus dugaan korupsi membuat reputasinya kini berada di ujung tanduk. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top skor akhir Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) mengakhiri perjuangan dengan mempertahankan rekor sebagai satu-satunya pemain lokal yang tembus 10 besar.
Harga Elpiji 12 Kg Tembus Rp228 Ribu, Dedi Mulyadi Sarankan Warga Masak Pakai Kotoran Sapi

Harga Elpiji 12 Kg Tembus Rp228 Ribu, Dedi Mulyadi Sarankan Warga Masak Pakai Kotoran Sapi

Menurut Dedi, masyarakat memiliki banyak pilihan untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar konvensional, mulai dari mengolah sampah menjadi energi
Dua Laga Tanpa Kemenangan, Persib Bandung Dihantui Kutukan untuk Cetak Hattrick Gelar Juara Liga Indonesia

Dua Laga Tanpa Kemenangan, Persib Bandung Dihantui Kutukan untuk Cetak Hattrick Gelar Juara Liga Indonesia

Upaya Persib Bandung mencatatkan sejarah baru di kompetisi Liga Indonesia kini memasuki fase krusial. Peluang meraih tiga gelar beruntun masih terbuka, tetapi jalannya semakin berat seiring tekanan dan konsistensi tim pesaing.
Media Italia Terheran-heran, Kok Emil Audero Tetap Bersinar Meski Cremonese Dihajar Napoli

Media Italia Terheran-heran, Kok Emil Audero Tetap Bersinar Meski Cremonese Dihajar Napoli

Emil Audero tampil gemilang saat Cremonese dihajar Napoli 0-4. Gagalkan penalti dan catat banyak penyelamatan, hingga bikin media Italia terpukau.
Pengakuan Orang Tua yang Titipkan Anaknya di Daycare Little Aresha: Tidur Tanpa Bantal dan Kasur, Anak Demam tapi Enggak Bilang ke Kami

Pengakuan Orang Tua yang Titipkan Anaknya di Daycare Little Aresha: Tidur Tanpa Bantal dan Kasur, Anak Demam tapi Enggak Bilang ke Kami

Khoirunisa, salah satu orang tua yang menitipkan anaknya di Daycare Little Aresha Yogyakarta, tak menyangka dugaan kekerasan dialami anaknya. 
Dedi Mulyadi Beberkan Kronologi Pemberian Bonus Rp5 Miliar untuk Pemain Persib dari Maruarar Sirait, Ternyata..

Dedi Mulyadi Beberkan Kronologi Pemberian Bonus Rp5 Miliar untuk Pemain Persib dari Maruarar Sirait, Ternyata..

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi ungkap kronologi terkait bonus Rp5 miliar untuk pemain Persib Bandung yang bersumber dari Menteri PKP RI Maruarar Siarait.

Trending

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Garuda Calling Belum Diumumkan, John Herdman Sudah Harus Mencoret 2 Pemain Timnas Indonesia Sekaligus Jelang Lawan Oman di FIFA Matchday Juni

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, sudah harus mencoret dua pemain penting padahal belum melakukan Garuda Calling jelang lawan Oman di FIFA Matchday Juni.
Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Bukan Red Sparks, Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung Justru Pantau Langsung 'Level' Megawati Hangestri di Grand Prologa 2026

Kehadiran Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung di arena pertandingan menjadi sinyal kuat bahwa Hyundai Hillstate serius mempertimbangkan Megawati Hangestri 
Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Alasan Resmi Megawati Hangestri Kembali ke Liga Voli Korea, Siap Kejar Gelar Juara di Musim 2026-2027

Kabar gembira bagi seluruh pecinta voli Indonesia. Bintang voli kebanggaan tanah air, Megawati Hangestri Pertiwi, akhirnya memberikan kepastian mengenai masa ..
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT