GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sosok Ressa Rizky Rossano di Mata Mamanya di Tengah Gugat Denada atas Dugaan Penelantaran Anak

Sang ibu, Ratih Puspita Dewi mengungkap kepribadian Al Ressa Rizky Rossano, pemuda Banyuwangi yang mengaku anak kandung Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan
Selasa, 20 Januari 2026 - 23:18 WIB
Ibu angkat Al Ressa Rizky Rossano sekaligus bibi Denada Tambunan, Ratih Puspita Dewi (kiri)
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Cumicumi & tvOne/Happy Oktavia

Jakarta, tvOnenews.com - Sang ibu, Ratih Puspita Dewi mengungkap kepribadian Al Ressa Rizky Rossano, pemuda asal Banyuwangi yang mengaku sebagai anak kandung Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan.

Ratih Puspita Dewi merupakan sosok istri adik kandung almarhumah Emilia Contessa, Dino Rossano Hansa. Ia telah mengasuh Ressa sejak baru dilahirkan diduga oleh Denada Tambunan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ratih mengatakan, Ressa Rizky dinilai sosok anak yang baik. Bahkan ia bahagia anak asuhnya selalu menurut dengan dirinya dan Dino Rossano Hansa.

"Baik, anaknya baik. Saya tuh disayang-sayang, dimanja-manja, sayang banget," ungkap Ratih dilansir tvOnenews.com dari Cumicumi, Selasa (20/1/2026).

Ratih Puspita Dewi Ungkap Sosok Ressa Rizky Rossano sebagai Anak Sederhana

Ratih Puspita Dewi, istri Dino Rossano Hansa sekaligus ibu angkat Al Ressa Rizky Rossano bicara dugaan penelantaran anak oleh Denada Tambunan
Ratih Puspita Dewi, istri Dino Rossano Hansa sekaligus ibu angkat Al Ressa Rizky Rossano bicara dugaan penelantaran anak oleh Denada Tambunan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube CumiCumi

Lebih lanjut, Ratih ditanya lebih dalam terkait kepribadian sosok Ressa. Ia menegaskan bahwa, pemuda asal Banyuwangi itu dinilai sebagai anak yang sederhana.

"Nggak (banyak maunya)," kata Ratih.

Mama Ratih sapaan akrabnya mencontohkan salah satu kesederhanaan Ressa Rizky. Pemuda yang mengaku sebagai anak biologis Denada itu tidak pernah menjadi sosok anak manja.

Ressa sebelumnya pernah mengaku hidupnya di tengah keterbatasan ekonomi. Kesulitan tersebut tak menghalangi dirinya tetap menjadi pribadi yang sederhana.

Ressa tidak ingin menyusahkan kedua orang tuanya. Pemuda berusia 24 tahun itu telah merasakan hidup pahit sejak dini.

"Mohon maaf ini ya, beli paket mau buat bayar kemarin? Dia bilang, 'saya kan masih ada uang sekarang'," tuturnya sambil mengulas percakapan dengan Ressa.

Ressa Sayang dengan Keluarga

Ratih tidak bisa membantah Ressa selain menjadi anak penurut, ia juga selalu menunjukkan rasa sayang kepada orang tuanya. Ia bahkan sangat bahagia Ressa menyayangi keluarganya.

"Sayang, sampai gini, 'kentut Mama ini wangi'. Minta sampai kentutnya Mama wangi," jelasnya.

Selain anak yang mandiri, Ressa juga memiliki impian agar kedua orang tua angkatnya selalu bahagia. Ia rela menabung seluruh uang dari jerih payahnya demi Ratih dan Dino.

"'Kalau aku kerja, Mama tak beliin mobil sama (menghadirkan) sopir ya'," lanjutnya.

Sering Jatuh Sakit

Lebih lanjut, Ressa bersyukur mendapat bantuan sedikit uang jajan dari kakaknya. Hal itu sangat membantu untuk keperluan saat dirinya sakit.

Ratih mengabarkan, Ressa sering jatuh sakit sejak kecil. Walau begitu, hal itu tidak melunturkan semangatnya mengasuh pemuda tersebut.

"Karena nggak tahu katanya kemasukan air ketutupan. Saya itu susah tidur, kalau dia sakit, saya nggak tidur. Mau menidurkan Ressa (butuh kesabaran)," jelas Ratih dengan suara bergetar.

Namun, ia menganggap Ressa sudah menjadi anaknya sendiri. Walau diduga berasal dari rahim Denada, kehadiran Ressa merupakan anugerah bagi hidupnya maupun keluarga kecilnya.

Awal Mula Denada Tambunan Digugat Ressa Rizky Rossano

Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Pemuda asal Banyuwangi ngaku anak kandung, Al Ressa Rizky Rosano
Denada Elizabeth Anggia Ayu Tambunan & Pemuda asal Banyuwangi ngaku anak kandung, Al Ressa Rizky Rosano
Sumber :
  • Kolase Instagram/@denadaindonesia & tvOne/Happy Oktavia

Sebelumnya, Ressa Rizky Rossano didampingi kuasa hukumnya, Moh Firdaus Yulianto muncul ke ruang publik. Firdaus mengatakan, Ressa menggugat perdata terhadap Denada atas kasus dugaan penelantaran anak.

Dalam kesempatan yang sama, Ressa menceritakan hidupnya di bawah bayang-bayang kesulitan ekonomi. Ia bahkan menceritakan dirinya tidak seberuntung dengan anak-anak lainnya.

Ressa pernah mengenyam pendidikan tinggi di salah satu swasta di Banyuwangi, Jawa Timur. Meski sebelumnya, ia disebut dijanjikan akan kuliah di kampus di Ibu Kota.

Alih-alih menamatkan pendidikannya, Ressa harus berhenti kegiatan belajarnya di semester 4. Penyebabnya lantaran tidak mampu bayar karena terbentur ekonomi.

Ressa saat ini tinggal di sebuah rumah yang dulunya sempat menjadi gudang. Ia juga sembari bekerja sebagai penjaga toko kelontong 24 jam.

"Tidak hanya menjaga toko saja," ungkap Ressa.

Ia menjelaskan, dirinya sering bantu majikannya belanja ke distributor hingga bantu menyuplai barang ke sejumlah toko yang sudah menjadi langganan bosnya.

"Sering bantu-bantu belanja setelah sejumlah barang dagangan habis. Itu saya dapat ceperan," terangnya.

Sebelum bekerja di toko, Ressa juga pernah bergelut di jalanan. Ia sempat menarik ojek online (ojol) untuk mencari sesuap nasi.

"Saya pernah jadi Grab," ucap dia.

Perekonomian keluarga Dino dan Ratih semakin di ujung tanduk. Kata kuasa hukum Ressa lainnya, Ronald Armada, hal itu terjadi sejak almarhumah Emilia Contessa wafat pada awal 2025.

Pada momen inilah, Ressa semakin resah dengan keadaannya karena baru mengetahui keluarga Dino bukanlah orang tua kandungnya. Ia pun mencari kebenaran siapa sosok ibu kandungnya.

Ressa meyakini Denada merupakan ibu kandung aslinya. Hal ini mengingat setelah lahir, ia langsung diboyong ke Banyuwangi, untuk diasuh oleh keluarga paman Denada.

"Saya pernah bertemu sekali, saya panggil dia, Mbak Denada," katanya.

Ressa pun melayangkan gugatan minta ganti rugi sebesar Rp7 miliar ke PN Banyuwangi. Proses sidang mediasi telah berlangsung sebanyak 2 kali.

Saat sidang mediasi kedua, Denada kembali tidak hadir dengan alasan sibuk bekerja lantaran ia adalah publik figur.

Sementara, kuasa hukum Denada, Muhammad Ikbal sebelumnya menegaskan, kliennya tidak memiliki kewajiban hadir dalam proses mediasi. Sebab, ia juga telah menerima surat kuasa untuk datang dalam persidangan tersebut.

"Kalau merujuk pada Peraturan Mahkamah Agung Nomor 1 Tahun 2016 tentang mediasi, tergugat memang tidak wajib hadir secara langsung. Yang wajib hadir itu penggugat," ucap Ikbal, Kamis (15/1/2026).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PN Banyuwangi rencananya kembali membuka proses sidang mediasi. Adapun waktu gelaran tersebut ditentukan pada 22 Januari 2026.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Skandal Pelatih Nasional Terbongkar! Erick Thohir Tegas: Kekerasan dan Pelecehan Atlet Adalah Perbuatan Jahanam

Skandal Pelatih Nasional Terbongkar! Erick Thohir Tegas: Kekerasan dan Pelecehan Atlet Adalah Perbuatan Jahanam

Erick Thohir, menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen kuat untuk melindungi atlet dari segala bentuk kekerasan maupun pelecehan seksual.
Naskah Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Sebentar Lagi Lebaran, Ramadhan Melambatlah, Jangan Cepat Pergi

Naskah Khutbah Jumat 13 Maret 2026: Sebentar Lagi Lebaran, Ramadhan Melambatlah, Jangan Cepat Pergi

Berikut tema naskah khutbah Jumat singkat terbaru untuk pelaksanaan shalat Jumat, bertajuk "Sebentar Lagi Lebaran, Ramadhan Melambatlah, Jangan Cepat Pergi".
Hasil Swiss Open 2026: Langkah Ana/Meilysa Terheti di Babak 16 Besar Setelah Digulung Wakli China Straight Gim

Hasil Swiss Open 2026: Langkah Ana/Meilysa Terheti di Babak 16 Besar Setelah Digulung Wakli China Straight Gim

Hasil Swiss Open 2026 di sektor ganda putri yang menyajikan duel wakil Indonesia Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari menghadapi pasangan China
Jelang Lebaran Idulfitri 2026, Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Ramah Pemudik di Jalur Mudik Nasional

Jelang Lebaran Idulfitri 2026, Kemenag Siapkan 6.859 Masjid Ramah Pemudik di Jalur Mudik Nasional

Demi mendukung kelancaran mudik 2026, ribuan masjid disiapkan agar tidak hanya digunakan untuk kegiatan ibadah rutin, tetapi juga memberikan manfaat lebih untuk para pemudik.
Hasil Swiss Open 2026: Sukses Atasi Perlawanan Wakil Malaysia, Putri KW Segel Satu tempat di Babak Perempat Final

Hasil Swiss Open 2026: Sukses Atasi Perlawanan Wakil Malaysia, Putri KW Segel Satu tempat di Babak Perempat Final

Hasil Swiss Open 2026 antara tunggal putri andalan Indonesia, Putri Kusuma Wardani yang menghadapi wakil Malaysia, Wong Ling Ching.
Gerak Cepat, Ducati segera Uji Prototipe Motor 850cc untuk MotoGP 2027

Gerak Cepat, Ducati segera Uji Prototipe Motor 850cc untuk MotoGP 2027

Tim pabrikan Ducati dikabarkan akan segera memulai pengujian motor prototipe berkapasitas 850cc sebagai persiapan menghadapi regulasi baru MotoGP yang akan berlaku mulai musim 2027.

Trending

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Resmi Dicoret John Herdman dari Timnas Indonesia di FIFA Series 2026, Thom Haye Pamit Tinggalkan Persib Bandung

Thom Haye pamit dari Persib Bandung setelah dicoret dari skuad Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026. Gelandang naturalisasi itu memilih pulang ke Belanda.
Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Susul Beckham Putra hingga Eliano Reijnders yang Masuk Skuad Timnas Indonesia, Kini Bek Persib Ini Ikut Dipanggil Timnas

Bek Persib Frans Putros menyusul 3 rekannya yang dipanggil Timnas Indonesia. Ia kini dipanggil Irak untuk play-off Piala Dunia 2026.
Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Top 3 News: Izin Operasional SMK IDN Bogor Dicabut Gubernur Jabar KDM, PP 9 Tahun 2026 Terbit hingga Abu Janda Mengamuk

Pemberitaan penerbitan SK Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) cabut izin operasional SMK IDN Bogor, aturan THR dan gaji ke-13 dalam PP 9 Tahun 2026, dan Abu Janda mengamuk berujung diusir terpopuler di kanal News tvOnenews.com.
Top 3 Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit, Bek Persib Ikut Dipanggil ke Skuad Garuda, Pemain Keturunan Solo Jadi Kunci di Klub Thailand

Top 3 Timnas Indonesia: Thom Haye Pamit, Bek Persib Ikut Dipanggil ke Skuad Garuda, Pemain Keturunan Solo Jadi Kunci di Klub Thailand

Tiga topik hangat mengenai nasib, nilai jual, dan konsistensi para pemain keturunan Timnas Indonesia jadi informasi yang paling banyak dibaca di tvOnenews.com.
Kedubes AS: Iran Mungkin Serang Infrastruktur Energi Amerika di Irak

Kedubes AS: Iran Mungkin Serang Infrastruktur Energi Amerika di Irak

Kedutaan Besar AS di Baghdad memperingatkan warganya pada Rabu bahwa Iran mungkin menargetkan infrastruktur minyak dan energi milik Amerika di Irak di tengah operasi militer AS-Israel terhadap Republik Islam Iran
Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal Bela Timnas Indonesia, Pemain Keturunan Solo Ini Kini Menjadi Kunci di Klub Thailand

Gagal bela Timnas Indonesia, winger keturunan Solo, Ilias Alhaft, kini menjadi pemain kunci Bangkok United di Thailand, menorehkan gol penting di ajang ACL 2.
Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Akui Salah, Rismon Sianipar Kini Nyatakan Ijazah Jokowi Asli Usai Jadi Tersangka: Watermark dan Embos Memang Ada

Hal itu disampaikan setelah Rismon melakukan penelitian ulang selama kurang lebih dua bulan terakhir terhadap dokumen yang menjadi perdebatan publik tersebut.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT