Kuasa Hukum Ressa Rizky Siap Bongkar Fakta Baru soal Denada usai Kembali Mangkir Mediasi
- Tangkapan layar
tvOnenews.com – Konflik antara pedangdut Denada dan Ressa Rizky Rosano, pria yang mengklaim sebagai anak kandungnya, kembali berlanjut dan memasuki fase baru.
Denada kembali tidak menghadiri agenda sidang mediasi yang telah dijadwalkan oleh pengadilan. Sikap tersebut membuat pihak Ressa Rizky menyatakan siap mengungkap seluruh fakta yang selama ini belum terpublikasi di persidangan.
Akibat ketidakhadiran Denada, sidang mediasi pun harus kembali dijadwalkan ulang oleh majelis hakim.

- Kolase tvOnenews.com/ Instagram @denadaindonesia
Kuasa hukum Ressa Rizky Ronald Armanda menyayangkan langkah Denada yang dinilainya menyia-nyiakan kesempatan mediasi yang digelar secara tertutup.
Ronald menilai, sebagai figur publik, proses mediasi tertutup sejatinya dapat memberikan keuntungan tersendiri bagi Denada karena menjaga ranah privasi.
Namun, karena berulang kali mangkir, Ronald menilai Denada tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan perkara tersebut.
"Kalau mereka sudah gak ada itikad (hadiri sidang), berarti bisa disimpulkan bahwa pihak tergugat sudah siap untuk membedah perkara ini hingga sampai ke mana pun di ruang publik," ucap Ronald, melansir dari tayangan Intens Investigasi, Kamis (22/1/2026).

- Kolase tvOnenews.com / tvOne - Happy Oktavia / Instagram @denadaindonesia
Ronald mengungkapkan, agenda persidangan selanjutnya kemungkinan besar akan digelar secara terbuka untuk umum. Dengan demikian, berbagai fakta hukum yang selama ini belum terungkap berpotensi diketahui publik secara luas.
Ia juga mengingatkan bahwa jika proses sudah masuk ke tahap tersebut, bukan tidak mungkin hal-hal sensitif di masa lalu Denada akan ikut terungkap.
"Kalau memang mereka sudah siap, Insyaallah kami lebih siap. Nanti kalau peristiwa hukum ini sudah pure bisa diketahui oleh publik sampai apa yang terjadi," beber Ronald.
"Dan kemudian mohon maaf ya, dalam koridor ini sampai membuka aib ke mana-mana, ya jangan salahkan saya. Karena sistem persidangan itu kan pastinya terbuka untuk umum," imbuhnya.
Karena terus absen dalam agenda mediasi, Ronald menilai Denada telah siap menghadapi segala konsekuensi hukum yang mungkin timbul dalam persidangan.
Load more